Salin Artikel

Polres dan Pemkot Jakarta Utara Larang Festival Kembang Api Saat Malam Tahun Baru

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolres Jakarta Utara Kombes Pol Guruh Arif Darmawan mengatakan, kepolisian bersama Pemerintah Kota Jakarta Utara mengimbau setiap mal untuk tidak menggelar festival kembang api saat mala tahun baru.

Hal tersebut karena kegiatan tersebut dinilai rawan penularan Covid-19 nanti.

"Agar saat tahun baru masyarakat tidak melakukan kerumunan tapi di rumah saja agar tidak menularkan Covid-19," kata Guruh usai memimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Perayaan Natal dan Tahun Baru di Ancol, Jakarta Utara, Jumat (31/12/2021).

Oleh karena itu, personel gabungan yang masuk dalam tim operasi pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru di Jakarta akan melakukan patroli.

Guruh mengatakan, operasi pengamanan gabungan yang dilakukan tersebut merupakan antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19 pada libur pergantian tahun.

Beberapa titik yang diperhatikan untuk pengamanan antara lain Ancol, Pantai Indah Kapuk (PIK), Kelapa Gading Boulevard, dan Danau Sunter.

Danau Sunter bahkan akan ditutup, kata dia, untuk mencegah adanya kerumunan.

"Kemudian lokasi yang difokuskan (operasi) adalah tempat keramaian, tempat hiburan pada pukul 22.00 sudah ditutup, selesai melaksanakan kegiatan, pusat kuliner, perbelanjaan," kata dia.

Adapun sebanyak 566 personel gabungan akan melakukan pengamanan pada malam tahun baru 2022 mulai Jumat (31/12/2021) di kawasan Ancol, Jakarta Utara.

Ke-566 personel gabungan tersebut terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan unsur lainnya.

"Ini kita antisipasi. Kami tidak bekerja sendiri tapi dibantu teman-teman dari TNI dan Polri, Dishub, Satpol PP, dan masyarakat. Kami kerahkan 566  khusus di Ancol saja dari Brimob, Satpol PP, TNI, Dishub dan pengelola Ancol," ucap dia.

Sebelumnya, Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim juga mengingatkan agar tidak.ada masyarakat yang menggelar pesta kembang api.

"Untuk pemukiman-pemukiman diimbau merayakan pergantian tahun baru bersama keluarga. Satu yang harus diingatkan adalah jangan memasang petasan," kata dia.

https://megapolitan.kompas.com/read/2021/12/31/15374301/polres-dan-pemkot-jakarta-utara-larang-festival-kembang-api-saat-malam

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lokasi Urus Bea Balik Nama Kendaraan Gratis di Bodetabek

Lokasi Urus Bea Balik Nama Kendaraan Gratis di Bodetabek

Megapolitan
Kontrakan yang Roboh Diterjang Angin Kencang di Jelambar Bermaterial Seperti Styrofoam

Kontrakan yang Roboh Diterjang Angin Kencang di Jelambar Bermaterial Seperti Styrofoam

Megapolitan
Satpol PP Pura-pura Bertransaksi Via MiChat Sebelum Grebek Kos Prostitusi di Cilodong Depok

Satpol PP Pura-pura Bertransaksi Via MiChat Sebelum Grebek Kos Prostitusi di Cilodong Depok

Megapolitan
Cuma Sehari di GBK, Relawan Jokowi Produksi Sampah hingga 31 Ton

Cuma Sehari di GBK, Relawan Jokowi Produksi Sampah hingga 31 Ton

Megapolitan
Warga Ratapi Barang Berharga yang Hancur Diterjang Angin Kencang di Jelambar

Warga Ratapi Barang Berharga yang Hancur Diterjang Angin Kencang di Jelambar

Megapolitan
Ketua RT Sudah Lama Tahu Rumah Kos di Cilodong Depok jadi Tempat Prostitusi

Ketua RT Sudah Lama Tahu Rumah Kos di Cilodong Depok jadi Tempat Prostitusi

Megapolitan
Angin Bak Puting Beliung Robohkan 16 Kontrakan di Jelambar, Warga Bingung Tidur Dimana Malam Ini

Angin Bak Puting Beliung Robohkan 16 Kontrakan di Jelambar, Warga Bingung Tidur Dimana Malam Ini

Megapolitan
Rumah Kos di Cilodong Depok Digrebek terkait Prostitusi, Warga Tidak Kaget

Rumah Kos di Cilodong Depok Digrebek terkait Prostitusi, Warga Tidak Kaget

Megapolitan
Fakta Baru Kematian Sekeluarga di Kalideres, Putri Pemilik Rumah Diduga Tewas Terakhir

Fakta Baru Kematian Sekeluarga di Kalideres, Putri Pemilik Rumah Diduga Tewas Terakhir

Megapolitan
KCI Evakuasi KRL yang Anjlok di Kampung Bandan, Ini Rekayasa Perjalanan Kereta

KCI Evakuasi KRL yang Anjlok di Kampung Bandan, Ini Rekayasa Perjalanan Kereta

Megapolitan
Tertarik Coba Jasa 'Sleep Call' agar Tak Kesepian? Simak Tarifnya

Tertarik Coba Jasa "Sleep Call" agar Tak Kesepian? Simak Tarifnya

Megapolitan
Pelanggan Ini Pesan Layanan 'Sleep Call Setahun Penuh, Biaya Pelayanan Capai Rp 10 Juta

Pelanggan Ini Pesan Layanan "Sleep Call Setahun Penuh, Biaya Pelayanan Capai Rp 10 Juta

Megapolitan
9 Pohon di Jakarta Tumbang Imbas Hujan Deras dan Angin Kencang, Timpa Kabel PLN hingga Gereja

9 Pohon di Jakarta Tumbang Imbas Hujan Deras dan Angin Kencang, Timpa Kabel PLN hingga Gereja

Megapolitan
Pensiunan Polri yang Tabrak Lari Mahasiswa UI di Jagakarsa Dikenakan Wajib Lapor

Pensiunan Polri yang Tabrak Lari Mahasiswa UI di Jagakarsa Dikenakan Wajib Lapor

Megapolitan
16 Rumah Semi Permanen di Jelambar Roboh Akibat Hujan dan Angin Kencang

16 Rumah Semi Permanen di Jelambar Roboh Akibat Hujan dan Angin Kencang

Megapolitan
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.