Salin Artikel

Dibungkus Kemasan Teh, 25 Kilogram Sabu di Legok Diduga dari Jaringan China-Malaysia

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 25 kilogram narkoba jenis sabu diamankan dari kurir dan pengedar di Serdang Wetan, Legok, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Selasa (11/1/2022) dini hari.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Widowo mengatakan, polisi menduga sabu tersebut berasal dari jaringan internasional.

"Kalau dari kemasan yang ada ini, ini biasanya adalah packaging dari wilayah Cina-Malaysia. Jadi, kalau boleh kita sampaikan ini adalah jaringan internasional yang masuk di wilayah Indonesia dan kita bisa dapatkan 25 kg sabu ini," ungkap Ady di Mapolrestro Jakarta Barat, Senin (17/1/2022).

Namun, ia tidak merinci bagaimana ciri khas bungkusan paket sabu yang diduga dari negara tersebut.

Sementara itu, barang bukti yang diperlihatkan di hadapan wartawan, terlihat barang bukti sabu tersebut dibungkus plastik hijau dengan merk teh asal China, Qing Shan.

Ia menambahkan, harga sabu yang diamankan tersebut bernilai fantastis di pasar gelap. Rencananya, sabu itu akan diedarkan di kawasan Jabodetabek.

"Kalau di pasar gelap, kalau dirupiahkan menjadi sekitar Rp 25 miliar nilai dari pada 25 kilogram sabu tersebut," jelas Ady

Akibat perbuatannya, kedua tersangka dikenai Pasal 114, Pasal 112, Pasal 111, dan Pasal 132 Undang-Undang Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Di mana ancaman pidana paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda maksimal Rp 10 miliar," pungkas Ady.

https://megapolitan.kompas.com/read/2022/01/18/05100031/dibungkus-kemasan-teh-25-kilogram-sabu-di-legok-diduga-dari-jaringan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meriahnya Jakarta Hajatan ke-495 di JIS, Penonton: Tempatnya Megah

Meriahnya Jakarta Hajatan ke-495 di JIS, Penonton: Tempatnya Megah

Megapolitan
Polisi Ringkus Penjambret Ibu dan Anak di Bekasi Hasil Identifikasi Rekaman CCTV

Polisi Ringkus Penjambret Ibu dan Anak di Bekasi Hasil Identifikasi Rekaman CCTV

Megapolitan
Anies Klaim Jakarta Kota Global: Stadion hingga Transportasinya Berstandar Internasional

Anies Klaim Jakarta Kota Global: Stadion hingga Transportasinya Berstandar Internasional

Megapolitan
Penghuni Kos di Tangsel Ditemukan Tewas, Polisi Temukan Pisau Saat Olah TKP

Penghuni Kos di Tangsel Ditemukan Tewas, Polisi Temukan Pisau Saat Olah TKP

Megapolitan
Hadiri Malam Puncak Jakarta Hajatan, Anies: Anda Orang Pertama yang Rasakan JIS Hampir Penuh

Hadiri Malam Puncak Jakarta Hajatan, Anies: Anda Orang Pertama yang Rasakan JIS Hampir Penuh

Megapolitan
Anies-Ariza Didesak Cabut Izin Usaha Holywings, Buntut Dugaan Kasus Penistaan Agama

Anies-Ariza Didesak Cabut Izin Usaha Holywings, Buntut Dugaan Kasus Penistaan Agama

Megapolitan
Elvis Cafe Disegel karena Jual Minuman Beralkohol di Atas 5 Persen

Elvis Cafe Disegel karena Jual Minuman Beralkohol di Atas 5 Persen

Megapolitan
PKL Bongkar Lapak Imbas Wacana Pelebaran Jalan Pelintasan Sebidang Rawa Geni

PKL Bongkar Lapak Imbas Wacana Pelebaran Jalan Pelintasan Sebidang Rawa Geni

Megapolitan
Pengunjung Malam puncak Jakarta Hajatan ke-495 Berdatangan Gunakan Berbagai Transportasi

Pengunjung Malam puncak Jakarta Hajatan ke-495 Berdatangan Gunakan Berbagai Transportasi

Megapolitan
Pemkot Bogor Segel Elvis Cafe Selama 14 Hari ke Depan

Pemkot Bogor Segel Elvis Cafe Selama 14 Hari ke Depan

Megapolitan
Diduga Jadi Korban Pembunuhan, Penghuni Kamar Kos di Tangsel Tewas Bersimbah Darah

Diduga Jadi Korban Pembunuhan, Penghuni Kamar Kos di Tangsel Tewas Bersimbah Darah

Megapolitan
Malam Puncak Jakarta Hajatan ke-495, Pengunjung Mulai Ramaikan JIS

Malam Puncak Jakarta Hajatan ke-495, Pengunjung Mulai Ramaikan JIS

Megapolitan
Polda Metro Peringatkan Ormas Tak Konvoi dan 'Sweeping' ke Holywings

Polda Metro Peringatkan Ormas Tak Konvoi dan "Sweeping" ke Holywings

Megapolitan
Warga Rawa Geni Tingkatkan Keamanan di Pelintasan Sebidang yang Dibuka Sepihak

Warga Rawa Geni Tingkatkan Keamanan di Pelintasan Sebidang yang Dibuka Sepihak

Megapolitan
Sabtu Malam, GP Ansor DKI Jakarta Akan Konvoi Lagi ke Holywings

Sabtu Malam, GP Ansor DKI Jakarta Akan Konvoi Lagi ke Holywings

Megapolitan
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.