Salin Artikel

Camat Taman Sari Akan Tata 250 PKL di Jalan Mangga Besar Raya

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 250 pedagang kaki lima (PKL) akan dilakukan penataan di sepanjang Jalan Mangga Besar Raya, Jakarta.

Kata Camat Taman Sari Agus Sulaeman,  rencananya para PKL akan ditata dengan konsep tendanisasi.

"Rencana kami di Kecamatan Taman Sari melakukan penataan PKL existing hampir 250 PKL di sepanjang jalan Mangga Besar Raya. Ini baru wacana yang akan kita usulkan ke tingkat kota. Kemudian konsepnya adalah tendanisasi," ujar Agus saat dihubungi, Sabtu (19/2/2022).

Dengan konsep tendanisasi yang digagas Agus, nantinya pedagang mulai beroperasi pada pukul 17.00 WIB hingga malam hari di trotoar.

"Jadi disebut tendanisasi dari jam 5 atau jam 6 sampai malam hari, karena di situ kan pedagangnya mulai buka pada malam hari. Makanya nanti kita akan coba angkat isu tentang sentra buah dan kuliner malam hari di Mangga Besar," ujarnya.

Dikatakan Agus, kondisi PKL di sepanjang Jalan Mangga Besar Raya dinilai tak karuan. Para pedagang yang sudah berjualan hingga puluhan tahun ini bahkan tak memiliki kontribusi pada pemerintah.

"Sekarang kondisi begini, semrawut tendanya belang-belang, buang minyak sembarangan, listrik pada nyolok, masuk ke bahu jalan. Sarana pohon kita sebagian pada mati. Jadi enggak selamanya seperti ini. Harus kita perbaiki," kata Agus.

"Karena selama ini berpuluh-puluh tahun konrtibusinya gak ada sama sekali mereka kepada pemerintah," lanjutnya.

Agus juga tak memungkiri bahwa penataan PKL akan berdampak pada akses pejalan kaki dan transportasi. Oleh Karenanya, Agus mengatakan Pemkot Jakarta Barat juga meminta agar untuk diperhatikan juga akses buat pejalan kaki.

"Akan kita usulkan supaya menjadi lokasi sementara dengan kondisi yang lebih rapi tentunya, ditata lah. Kemudian konsepnya juga masih dalam tahap pembahasan. Karena pemerintah tingkat kota minta aksesibilitas pejalan kaki diperhitungkan, aksesibilitas jalan juga tetap harus ada," tutur Agus.

Meski masih dalam tahap wacana, Agus berharap penataan PKL di sepanjang Jalan Mangga Besar Raya akan memulihkan ekonomi.

"Buat kami kepentingan penataan PKL ini bagaimana mereka nanti keberadaan hotel, resto di situ harmonis dengan para PKL yang ada. Kemudian nanti tingkat penghuni hotel meningkat, tingkat penjualan meningkat kira- kira begitu," imbuhnya.

https://megapolitan.kompas.com/read/2022/02/19/22403621/camat-taman-sari-akan-tata-250-pkl-di-jalan-mangga-besar-raya

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lokasi Vaksin Booster di Jabodetabek 8-14 Agustus 2022

Lokasi Vaksin Booster di Jabodetabek 8-14 Agustus 2022

Megapolitan
Penjenamaan Rumah Sehat Dinilai untuk Bikin Warga Kunjungi RS Saat Bugar

Penjenamaan Rumah Sehat Dinilai untuk Bikin Warga Kunjungi RS Saat Bugar

Megapolitan
LPSK Sebut Tidak Ada Ancaman Serius terhadap Istri Ferdy Sambo untuk Syarat Dapat Perlindungan

LPSK Sebut Tidak Ada Ancaman Serius terhadap Istri Ferdy Sambo untuk Syarat Dapat Perlindungan

Megapolitan
Mengenang 30 Hari Kematian Brigadir J, Warga Gelar Aksi 3.000 Lilin di Taman Ismail Marzuki

Mengenang 30 Hari Kematian Brigadir J, Warga Gelar Aksi 3.000 Lilin di Taman Ismail Marzuki

Megapolitan
Santri Tewas Dianiaya Teman, Korban Mengeluh Sakit Kepala lalu Tidak Sadarkan Diri

Santri Tewas Dianiaya Teman, Korban Mengeluh Sakit Kepala lalu Tidak Sadarkan Diri

Megapolitan
Bengkel Motor di Kebon Jeruk Terbakar, 65 Personel Dikerahkan untuk Padamkan Api

Bengkel Motor di Kebon Jeruk Terbakar, 65 Personel Dikerahkan untuk Padamkan Api

Megapolitan
Penyidik KPK Tinggalkan Plaza Summarecon Bekasi Usai Penggeledahan Berkait Kasus Suap Haryadi Suyuti

Penyidik KPK Tinggalkan Plaza Summarecon Bekasi Usai Penggeledahan Berkait Kasus Suap Haryadi Suyuti

Megapolitan
Komplotan Begal Bersajam di Jakarta Barat Tertangkap, Tak Segan Bacok Korban yang Melawan

Komplotan Begal Bersajam di Jakarta Barat Tertangkap, Tak Segan Bacok Korban yang Melawan

Megapolitan
Kondisi Air Tanah di Jakarta Kritis, PAM Jaya Targetkan Layanan SPAM 100 Persen pada 2030

Kondisi Air Tanah di Jakarta Kritis, PAM Jaya Targetkan Layanan SPAM 100 Persen pada 2030

Megapolitan
Urai Kepadatan Jalan Daan Mogot, Pengalihan Arus Lalu Lintas akan Diberlakukan di Simpang Casa Jardin

Urai Kepadatan Jalan Daan Mogot, Pengalihan Arus Lalu Lintas akan Diberlakukan di Simpang Casa Jardin

Megapolitan
Komplotan Begal Bersenjata Tajam di Tanjung Duren Tertangkap, Kerap Beraksi di Jakarta Barat

Komplotan Begal Bersenjata Tajam di Tanjung Duren Tertangkap, Kerap Beraksi di Jakarta Barat

Megapolitan
Babak Baru Penjenamaan Rumah Sehat, Komisi E DPRD DKI Akan Panggil Dinkes

Babak Baru Penjenamaan Rumah Sehat, Komisi E DPRD DKI Akan Panggil Dinkes

Megapolitan
Santri Tewas Dianiaya Temannya di Tangerang, Keluarga Duga Ada Kelalaian Pondok Pesantren

Santri Tewas Dianiaya Temannya di Tangerang, Keluarga Duga Ada Kelalaian Pondok Pesantren

Megapolitan
Jakarta Terancam Tenggelam pada 2050 Akibat Eksploitasi Air Tanah

Jakarta Terancam Tenggelam pada 2050 Akibat Eksploitasi Air Tanah

Megapolitan
Kades Terjerat Pungli PTSL, Begini Nasib Pemerintahan Desa Lambangsari

Kades Terjerat Pungli PTSL, Begini Nasib Pemerintahan Desa Lambangsari

Megapolitan
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.