Salin Artikel

Polisi Amankan Pria di Lokasi Kebakaran Gedung di Duri Kosambi dengan Barang Bukti Tabung Gas dan Alat Bor

Kebakaran itu membakar area bakal tangga dari lantai 13 hingga lantai 23 gedung tersebut.

Polisi telah mengamankan seorang pria yang diduga berada di lokasi kejadian saat kebakaran terjadi.

"Sejauh ini kami mengamankan satu orang. Saat kejadian dia diduga ada di lokasi tersebut, masih diduga," kata Kapolsek Cengkareng Jakarta Barat Kompol Ardhie Demastyo saat dikonfirmasi Sabtu (12/2/2022).

Selain satu orang pria tersebut, Ardhie mengatakan, polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa alat bor besi.

"Kami menemukan barang bukti berupa dua tabung gas, satu tabung oksigen, berserta alat linggis bor," ungkap Ardhie.

Kendati demikian, ia belum bisa menyimpulkan penyebab kebakaran tersebut. Ia mengatakan, pihaknya masih mendalami peristiwa kebakaran tersebut.

"Kami belum bisa menyimpulkan dugaan-dugaan, proses penyelidikan masih berlangsung," imbuhnya.

Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Barat Sjukri Bahanan mengatakan, petugas langsung menuju lokasi dan segera membuka jalur setelah menerima laporan kebakaran.

Sebab, api terlihat berada di lantai atas.

"Obyek terbakar itu kayu-kayu pencetak dak untuk cor tangga dari lantai 13 hingga lantai 23," kata Sjukri saat dikonfirmasi.

Pihaknya juga menduga bahwa api berasal dari percikan api saat aktivitas mengelas besi yang kemudian mengenai tumpukan kayu di lantai 13 konstruksi gedung tersebut.

"Titik api diduga dari lantai 13 konstruksi apartemen itu. Diduga penyebabnya itu percikan api alat las, yang kemudian membakar tumpukan kayu bekas, lalu merambat ke atas," jelas Sjukri.

Api di dalam gedung dengan luas tanah 180 meter persegi itu berhasil dipadamkan oleh 50 personel beserta 10 unit pemadam kebakaran.

Sejak pemadaman dimulai pukul 19.20 WIB, api berhasil dipadamkan 1 jam 40 menit kemudian.

Selanjutnya, petugas masih harus memastikan bahwa lokasi kebakaran benar-benar aman dengan melakukan proses pendinginan hingga pukul 21.53 WIB. Operasi pemadaman pun dinyatakan selesai.

Selain itu, petugas juga berhasil mengevakuasi korban yang terjebak dalam kebakaran di lantai atas.

"Benar ada orang yang terjebak. Jumlah pasti korbannya belum ketahuan karena kebakaran masih dalam proses, tapi korban sudah berhasil dievakuasi," ungkap Sjukri semalam.

Belum dikonfirmasi, apakah orang yang dievakuasi tersebut merupakan orang yang sama dengan yang diamankan polisi.

https://megapolitan.kompas.com/read/2022/03/12/10020381/polisi-amankan-pria-di-lokasi-kebakaran-gedung-di-duri-kosambi-dengan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Metro Minta Kementan Perketat Pengawasan Pohon Koka di Balai Penelitian Lembang agar Tak Disalahgunakan

Polda Metro Minta Kementan Perketat Pengawasan Pohon Koka di Balai Penelitian Lembang agar Tak Disalahgunakan

Megapolitan
Satu Bulan Buron, Sopir Taksi yang Cabuli Anak di Kebayoran Lama Ditangkap

Satu Bulan Buron, Sopir Taksi yang Cabuli Anak di Kebayoran Lama Ditangkap

Megapolitan
UPDATE 11 Agustus: Tambah 275 Kasus Covid-19 di Depok, 7.187 Pasien Dirawat

UPDATE 11 Agustus: Tambah 275 Kasus Covid-19 di Depok, 7.187 Pasien Dirawat

Megapolitan
2 Tahun Ditiadakan, Lomba Panjat Pinang di Aliran Kalimalang Kembali Digelar Warga Cipinang Melayu

2 Tahun Ditiadakan, Lomba Panjat Pinang di Aliran Kalimalang Kembali Digelar Warga Cipinang Melayu

Megapolitan
Diduga Depresi, Wanita Lompat dari Lantai 12 Apartemen Kawasan Kebon Jeruk

Diduga Depresi, Wanita Lompat dari Lantai 12 Apartemen Kawasan Kebon Jeruk

Megapolitan
Saat Kebakaran Landa Bengkel Sekaligus Rumah di Tangerang, Satu Tewas

Saat Kebakaran Landa Bengkel Sekaligus Rumah di Tangerang, Satu Tewas

Megapolitan
Banyak Cat Terkelupas di Sirkuit Formula E, Pengelola: Akibat Pencopotan Iklan

Banyak Cat Terkelupas di Sirkuit Formula E, Pengelola: Akibat Pencopotan Iklan

Megapolitan
Sidang Perdana Kasus Binomo Indra Kenz Bakal Digelar di PN Tangerang Hari Ini

Sidang Perdana Kasus Binomo Indra Kenz Bakal Digelar di PN Tangerang Hari Ini

Megapolitan
UPDATE 11 Agustus 2022: Bertambah 279 Kasus Covid-19, Pasien Dirawat di Tangsel Kini 940

UPDATE 11 Agustus 2022: Bertambah 279 Kasus Covid-19, Pasien Dirawat di Tangsel Kini 940

Megapolitan
14 Agustus, Jakarnaval 2022 Digelar di Sirkuit Formula E

14 Agustus, Jakarnaval 2022 Digelar di Sirkuit Formula E

Megapolitan
Tangkap Menteri Khilafatul Muslimin, Polisi Sita Uang Rp 2,3 Miliar dari Brankas

Tangkap Menteri Khilafatul Muslimin, Polisi Sita Uang Rp 2,3 Miliar dari Brankas

Megapolitan
Fakta-fakta Soal Tarif Integrasi Transportasi Umum di Jakarta: Biaya Maksimal Rp 10,000 untuk 180 Menit Perjalanan

Fakta-fakta Soal Tarif Integrasi Transportasi Umum di Jakarta: Biaya Maksimal Rp 10,000 untuk 180 Menit Perjalanan

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Aksi Intoleran di Sekolah Jakarta | Detik-detik Sebelum Penembakan Brigadir J

[POPULER JABODETABEK] Aksi Intoleran di Sekolah Jakarta | Detik-detik Sebelum Penembakan Brigadir J

Megapolitan
Sesosok Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Terbungkus Karung di Kali Ciliwung Bojonggede

Sesosok Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Terbungkus Karung di Kali Ciliwung Bojonggede

Megapolitan
Kronologi dan Motif Pembunuhan Brigadir J Berdasarkan Pengakuan Ferdy Sambo

Kronologi dan Motif Pembunuhan Brigadir J Berdasarkan Pengakuan Ferdy Sambo

Megapolitan
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.