Salin Artikel

200.000 Warga Kota Tangerang Diprediksi Bakal Mudik pada Lebaran 2022

TANGERANG, KOMPAS.com - Jumlah warga Kota Tangerang yang mudik pada Lebaran 2022 diperkirakan mencapai 200.000 orang.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah berujar, sekitar 20 sampai 30 persen dari total penduduk merupakan warga pendatang.

"Kurang lebih 20-30 persen ya pendatang di Kota Tangerang. Kalau dari jumlah penduduk Kota Tangerang berjumlah 1,8 juta orang, mungkin kurang lebih 200.000-an orang (diperkirakan bakal mudik)," papar Arief, saat memberikan keterangan, Kamis (28/4/2022).

Arief menuturkan, puncak arus mudik di wilayahnya belum terjadi hingga Kamis ini.

Berdasarkan prediksi pemerintah pusat, kata Arief, puncak arus mudik di Indonesia akan terjadi pada 29 April 2022.

Di sisi lain, dia tak menampik bahwa kondisi jalanan di Kota Tangerang kini sudah dipadati pemudik.

Menurut Arief, padatnya jalanan oleh pemudik di wilayah itu terjadi usai pemerintah pusat mengimbau warga agar mudik lebih awal.

"Belum (memasuki puncak arus mudik). Kalau prediksi Kementerian Perhubungan tanggal 29 April (terjadi puncak arus mudik)," sebutnya.

"Tapi kita apresiasi karena ada imbauan dari Presiden (Joko Widodo) untuk mudik lebih awal, kita lihat di jalan sudah mulai padat, dari mulai kemarin sudah berangsur-angsur mulai mudik," sambung dia.

Meski belum memasuki periode puncak arus mudik, Arief menyebutkan, Pemerintah Kota Tangerang, TNI-Polri serta instansi terkait telah bersiaga sejak tujuh hari sebelum Lebaran.

Pemkot juga akan bersiaga selama tujuh hari setelah Lebaran. "Ya kita tetap semua disiapkan H-7, H+7 (lebaran), semua jajaran di lingkungan Kota Tangerang, Polres, Kodim, jajaran Dishub, Satpol PP, tetap siaga," kata politisi Partai Demokrat itu.

https://megapolitan.kompas.com/read/2022/04/28/18574961/200000-warga-kota-tangerang-diprediksi-bakal-mudik-pada-lebaran-2022

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Boyband Korea WayV Naik Bus Wisata Transjakarta, Penggemar Histeris dan Ingin Ikutan

Boyband Korea WayV Naik Bus Wisata Transjakarta, Penggemar Histeris dan Ingin Ikutan

Megapolitan
Anies Datangi Muskercab PPP DKI, Disambut Meriah dan Dikalungi Sorban Hijau

Anies Datangi Muskercab PPP DKI, Disambut Meriah dan Dikalungi Sorban Hijau

Megapolitan
Niat Berangkat Kondangan, Pengendara Mobil Lepas Kendali dan Terperosok di Depan Halte Puri Beta

Niat Berangkat Kondangan, Pengendara Mobil Lepas Kendali dan Terperosok di Depan Halte Puri Beta

Megapolitan
PPP DKI Buka Pendaftaran Bakal Caleg Pemilu 2024 hingga 3 Bulan

PPP DKI Buka Pendaftaran Bakal Caleg Pemilu 2024 hingga 3 Bulan

Megapolitan
'Enggak Tahu Kenapa, Sekarang Pakai Pertalite Jadi Lebih Boros...'

"Enggak Tahu Kenapa, Sekarang Pakai Pertalite Jadi Lebih Boros..."

Megapolitan
Gelar Muskercab, PPP DKI Buka Pendaftaran Bakal Caleg Jakarta

Gelar Muskercab, PPP DKI Buka Pendaftaran Bakal Caleg Jakarta

Megapolitan
Video Viral Kericuhan di Depan RS Fatmawati Cilandak, Polisi Tangkap 7 Remaja

Video Viral Kericuhan di Depan RS Fatmawati Cilandak, Polisi Tangkap 7 Remaja

Megapolitan
Target Rumah DP Rp 0 Turun, Wagub Riza: Disesuaikan Masa Jabatan Pj Gubernur

Target Rumah DP Rp 0 Turun, Wagub Riza: Disesuaikan Masa Jabatan Pj Gubernur

Megapolitan
Ini Penyebab Amblesnya Trotoar Puspemkot Tangerang Senilai RP 3,7 Miliar meski Baru Dibangun

Ini Penyebab Amblesnya Trotoar Puspemkot Tangerang Senilai RP 3,7 Miliar meski Baru Dibangun

Megapolitan
Sebut Pulau G Bukan Hanya untuk Permukiman, Wagub DKI: Tidak Boleh Ada Wilayah di Jakarta yang Eksklusif!

Sebut Pulau G Bukan Hanya untuk Permukiman, Wagub DKI: Tidak Boleh Ada Wilayah di Jakarta yang Eksklusif!

Megapolitan
UPDATE 24 September: Bertambah 33 Kasus Baru, Pasien Covid-19 yang Dirawat di Tangerang Kini 764

UPDATE 24 September: Bertambah 33 Kasus Baru, Pasien Covid-19 yang Dirawat di Tangerang Kini 764

Megapolitan
Pengembang Wajib Bangun Rusun di Pulau C, Aturannya Masuk di Rencana Pembangunan Jakarta

Pengembang Wajib Bangun Rusun di Pulau C, Aturannya Masuk di Rencana Pembangunan Jakarta

Megapolitan
Wagub Riza Sebut Reklamasi Pulau G Terbuka bagi Warga Jakarta

Wagub Riza Sebut Reklamasi Pulau G Terbuka bagi Warga Jakarta

Megapolitan
Polisi Tangkap Pencuri di Supermarket Kawasan Senen, Pelaku Dua Kali Beraksi di Toko yang Sama

Polisi Tangkap Pencuri di Supermarket Kawasan Senen, Pelaku Dua Kali Beraksi di Toko yang Sama

Megapolitan
Ditinggal Pergi Rapat RT, Rumah di Rajeg Tangerang Terbakar Akibat Korsleting Listrik

Ditinggal Pergi Rapat RT, Rumah di Rajeg Tangerang Terbakar Akibat Korsleting Listrik

Megapolitan
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.