Salin Artikel

Banjir yang Rendam Puluhan Rumah di Kramatjati Disebabkan Luapan Kali Induk, Camat: Harus Dinormalisasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Banjir di Jalan Sekolahan, RT 003 dan RT 004 RW 002 Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur, disebabkan oleh Kali Induk yang meluap.

Camat Kramatjati Rudy Syahrul mengatakan, Kali Induk harus dinormalisasi untuk mengatasi permasalahan banjir di lokasi tersebut.

"Harus ada normalisasi secara keseluruhan Kali Induk," ujar Rudy kepada wartawan, Senin (16/5/2022).

Saat ini, Kecamatan Kramatjati sudah bersurat ke Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur ihwal permintaan pengerukan dan penyodetan jalur aliran Kali Induk.

Namun, pelaksanaan normalisasi menunggu persetujuan dari Dinas SDA DKI Jakarta.

"Kalau normalisasi kewenangan dari Dinas SDA. Belum dapat informasi (pelaksanaan normalisasi)," ucap Rudy.

Hujan deras membuat puluhan rumah di Jalan Sekolahan, RT 003 dan RT 004 RW 002 Tengah, Kramatjati, terendam banjir, Minggu (15/5/2022).

Ketua RT 004 RW 002 Tengah, Faizatul Islamiyah, mengatakan, ketinggian banjir mencapai 50 sentimeter per pukul 18.00 WIB.

"Tinggi (banjir) 50 sentimeter, enggak sampai satu meter. Masuk ke rumah warga juga," kata Faizatul kepada wartawan, Minggu kemarin.

Faizatul menyebutkan, wilayahnya memang langganan banjir ketika hujan deras mengguyur.

Ia berharap pemerintah, dalam hal ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Jakarta Timur, mengadakan sosialisasi terkait pencegahan banjir.

"Harapannya bisa dibantu oleh pihak terkait mengadakan sosialisasi ke warga bagaimana penanggulangannya. Kemudian dari segi infrastruktur untuk diperbaiki," ujar Faizatul.

Untuk banjir kali, Faizatul mengatakan, ada 25 keluarga dari RT 003 dan 004 yang terdampak.

https://megapolitan.kompas.com/read/2022/05/16/13321391/banjir-yang-rendam-puluhan-rumah-di-kramatjati-disebabkan-luapan-kali

Terkini Lainnya

Belajar dari Kasus Sopir Fortuner Arogan, Jangan Takut dengan Mobil Berpelat Dinas...

Belajar dari Kasus Sopir Fortuner Arogan, Jangan Takut dengan Mobil Berpelat Dinas...

Megapolitan
7 Jenazah Korban Kebakaran Toko Bingkai 'Saudara Frame' di Mampang Telah Dipulangkan

7 Jenazah Korban Kebakaran Toko Bingkai "Saudara Frame" di Mampang Telah Dipulangkan

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] 7 Orang Tewas Terjebak Kebakaran Toko Saudara Frame | Serba-serbi Warung Madura yang Jarang Diketahui

[POPULER JABODETABEK] 7 Orang Tewas Terjebak Kebakaran Toko Saudara Frame | Serba-serbi Warung Madura yang Jarang Diketahui

Megapolitan
3 dari 7 Korban Kebakaran Toko Bingkai 'Saudara Frame' di Mampang adalah ART

3 dari 7 Korban Kebakaran Toko Bingkai "Saudara Frame" di Mampang adalah ART

Megapolitan
Staf Khusus Bupati Kediri Ikut Daftar Bakal Calon Wali Kota Bogor Lewat PDI-P

Staf Khusus Bupati Kediri Ikut Daftar Bakal Calon Wali Kota Bogor Lewat PDI-P

Megapolitan
4 dari 7 Korban Kebakaran Toko Bingkai di Mampang adalah Satu Keluarga

4 dari 7 Korban Kebakaran Toko Bingkai di Mampang adalah Satu Keluarga

Megapolitan
Tangkap Komplotan Pencuri yang Beraksi di Pesanggrahan, Polisi Sita 9 Motor

Tangkap Komplotan Pencuri yang Beraksi di Pesanggrahan, Polisi Sita 9 Motor

Megapolitan
Alami Luka Bakar Hampir 100 Persen, 7 Jenazah Korban Kebakaran 'Saudara Frame' Bisa Diidentifikasi Lewat Gigi

Alami Luka Bakar Hampir 100 Persen, 7 Jenazah Korban Kebakaran "Saudara Frame" Bisa Diidentifikasi Lewat Gigi

Megapolitan
Melawan Saat Ditangkap, Salah Satu Komplotan Pencuri Motor di Pesanggrahan Ditembak Polisi

Melawan Saat Ditangkap, Salah Satu Komplotan Pencuri Motor di Pesanggrahan Ditembak Polisi

Megapolitan
Uang Korban Dipakai 'Trading', Pelaku Dugaan Penipuan Beasiswa S3 ke Filipina Mengaku Siap Dipenjara

Uang Korban Dipakai "Trading", Pelaku Dugaan Penipuan Beasiswa S3 ke Filipina Mengaku Siap Dipenjara

Megapolitan
Siswa SMP yang Gantung Diri di Palmerah Dikenal Aktif Bersosialisasi di Lingkungan Rumah

Siswa SMP yang Gantung Diri di Palmerah Dikenal Aktif Bersosialisasi di Lingkungan Rumah

Megapolitan
Identitas 7 Jenazah Korban Kebakaran Toko Bingkai 'Saudara Frame' Berhasil Diidentifikasi

Identitas 7 Jenazah Korban Kebakaran Toko Bingkai "Saudara Frame" Berhasil Diidentifikasi

Megapolitan
Restorasi Rumah Dinas Gubernur DKI Sebesar Rp 22 Miliar Tak Hanya untuk Perbaikan, tapi Juga Penambahan Fasilitas

Restorasi Rumah Dinas Gubernur DKI Sebesar Rp 22 Miliar Tak Hanya untuk Perbaikan, tapi Juga Penambahan Fasilitas

Megapolitan
Komplotan Pencuri Motor di Pesanggrahan Ditangkap Polisi

Komplotan Pencuri Motor di Pesanggrahan Ditangkap Polisi

Megapolitan
Komisi A DPRD DKI Desak Pemprov DKI Kejar Kewajiban Pengembang di Jakarta soal Fasos Fasum

Komisi A DPRD DKI Desak Pemprov DKI Kejar Kewajiban Pengembang di Jakarta soal Fasos Fasum

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke