Salin Artikel

Pemprov DKI Beri Insentif PBB, Penerbitan SPPT untuk NJOP di Bawah Rp 2 Miliar Gratis

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali memberikan insentif untuk para wajib pajak yang hendak membayar Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

Insentif tersebut diberikan melalui Peraturan Gubernur Nomor 23 Tahun 2022 tentang kebijakan Penetapan dan Pembayaran Pajak Bumi Dan Bangunan Pedesaan Dan Perkotaan Sebagai Upaya Pemulihan Ekonomi Tahun 2022.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, peraturan tersebut diterbitkan sebagai wujud kepedulian Pemprov DKI kepada masyarakat dan upaya memulihkan ekonomi melalui pajak daerah.

"Seperti diketahui, pajak daerah memiliki peranan penting dalam kehidupan bernegara, sebagai sumber penerimaan daerah yang digunakan untuk membiayai semua pengeluaran daerah. Terlebih, di era pandemi, pemerintah memerlukan anggaran yang tidak sedikit sebagai upaya menanggulangi penyebaran wabah COVID-19 dan pemulihan ekonomi, termasuk di DKI Jakarta,” ujar Gubernur Anies dalam keterangan tertulis, Senin (13/6/2022).

Isi kebijakan insentif fiskal dan kemudahan yang diberikan sebagai berikut:

1. Kebijakan Penerbitan SPPT PBB 2022

a) Objek rumah tinggal milik Orang Pribadi

  • NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) kurang dari Rp 2 miliar dibebaskan 100 persen
  • NJOP lebih dari Rp 2 miliar diberikan Faktor Pengurang (berdasarkan kebutuhan luas minimum lahan dan bangunan untuk Rumah Sederhana Sehat, yaitu seluas 60 meter persegi untuk bumi dan 36 meter persegi untuk bangunan) dan pembebasan 10 persen.

b) Selain rumah tinggal, dibebaskan sebesar 15 persen.

2. Kebijakan Pembayaran PBB 2022

a) Keringanan pokok pajak dan penghapusan sanksi administrasi

Tahun Pajak 2022:

  • Diberikan potongan 15 persen apabila membayar pada bulan Juni - Agustus 2022.
  • Diberikan potongan 10 persen apabila membayar pada bulan September - Oktober 2022.
  • Diberikan potongan 5 persen apabila membayar pada bulan November 2022.
  • Sanksi dihapus 100 persen untuk pembayaran 1 bulan setelah jatuh tempo.

Tahun Pajak 2013-2021:

b) Angsuran pokok pajak dan penghapusan sanksi administrasi untuk wajib pajak dengan ketetapan PBB di atas Rp 100 Juta.

Tahun Pajak 2022:

  • Diberikan potongan 15 persen apabila membayar pada bulan Juni - Agustus 2022.
  • Diberikan potongan 10 persen apabila membayar pada bulan September - Oktober 2022.
  • Diberikan potongan 5 persen apabila membayar pada bulan November 2022.
  • Sanksi dihapus 100 persen untuk pembayaran 1 bulan setelah jatuh tempo.

Tahun Pajak 2013-2021:

Sejalan dengan transformasi digital pembayaran pajak, SPPT PBB-P2 Tahun 2022 dapat diperoleh masyarakat Jakarta secara elektronik melalui e-SPPT pajak online di halaman https://pajakonline.jakarta.go.id/esppt.

Anies mengatakan, pembayaran pajak pada hakikatnya sebagai wujud gotong royong dalam memperkuat ekonomi di DKI Jakarta.

"Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat agar dapat memanfaatkan insentif dan kemudahan tersebut," pungkas Anies.

https://megapolitan.kompas.com/read/2022/06/13/09125281/pemprov-dki-beri-insentif-pbb-penerbitan-sppt-untuk-njop-di-bawah-rp-2

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kekhawatiran Milenial yang Kena PHK Massal soal Ancaman Resesi: Takut Rusuh Kayak 1998

Kekhawatiran Milenial yang Kena PHK Massal soal Ancaman Resesi: Takut Rusuh Kayak 1998

Megapolitan
2 Orang Terjebak dalam Mobil Tenggelam di Cengkerang Drain, Berhasil Diselamatkan Warga

2 Orang Terjebak dalam Mobil Tenggelam di Cengkerang Drain, Berhasil Diselamatkan Warga

Megapolitan
Pemkot Jakut Siapkan Pompa Mobile Antisipasi Banjir Rob hingga 13 Desember 2022

Pemkot Jakut Siapkan Pompa Mobile Antisipasi Banjir Rob hingga 13 Desember 2022

Megapolitan
Ini Jadwal dan Tarif Bus Terminal Kalideres– Palembang Jelang Libur Natal dan Tahun Baru 2023

Ini Jadwal dan Tarif Bus Terminal Kalideres– Palembang Jelang Libur Natal dan Tahun Baru 2023

Megapolitan
Pelajar Raih Medali Emas World Scholar's Cup 2022, Orangtua: Selalu Dukung Anak Gemar Membaca dan Diskusi

Pelajar Raih Medali Emas World Scholar's Cup 2022, Orangtua: Selalu Dukung Anak Gemar Membaca dan Diskusi

Megapolitan
Saat Harga Sejumlah Bahan Pangan di Jabodetabek Naik Jelang Natal dan Tahun Baru

Saat Harga Sejumlah Bahan Pangan di Jabodetabek Naik Jelang Natal dan Tahun Baru

Megapolitan
Pemkot Jakpus Bakal Gelar Kegiatan Cuci Kaki Ibu Saat 'Car Free Day' Terakhir 2022

Pemkot Jakpus Bakal Gelar Kegiatan Cuci Kaki Ibu Saat "Car Free Day" Terakhir 2022

Megapolitan
Penyelesaian Sejumlah Proyek Infrastruktur di Kota Depok Akhir Tahun Ini Terancam Molor

Penyelesaian Sejumlah Proyek Infrastruktur di Kota Depok Akhir Tahun Ini Terancam Molor

Megapolitan
Babak Baru Penggusuran SDN Pondok Cina 1: Orangtua Murid Gugat Wali Kota ke PTUN

Babak Baru Penggusuran SDN Pondok Cina 1: Orangtua Murid Gugat Wali Kota ke PTUN

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Diguyur Hujan Siang-Sore, Potensi Petir di Jaktim dan Jaksel

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Diguyur Hujan Siang-Sore, Potensi Petir di Jaktim dan Jaksel

Megapolitan
3 Pelajar Asal Jakarta Juarai Kompetisi Debat World Scholar's Cup 2022 di Yale University

3 Pelajar Asal Jakarta Juarai Kompetisi Debat World Scholar's Cup 2022 di Yale University

Megapolitan
Proyek Underpass Dewi Sartika Depok Dipastikan Rampung Akhir 2022

Proyek Underpass Dewi Sartika Depok Dipastikan Rampung Akhir 2022

Megapolitan
F-PKS Sebut Ada Sosok di Pemprov DKI yang Penuhi Kriteria Sekda dan Berkomunikasi dengan DPRD

F-PKS Sebut Ada Sosok di Pemprov DKI yang Penuhi Kriteria Sekda dan Berkomunikasi dengan DPRD

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Pemasangan 'Barcode' Pohon Kontroversial | Cerita Eks Pegawai Shopee | Ayah Kandung Balita yang Tewas Dibanting Lapor Polisi

[POPULER JABODETABEK] Pemasangan "Barcode" Pohon Kontroversial | Cerita Eks Pegawai Shopee | Ayah Kandung Balita yang Tewas Dibanting Lapor Polisi

Megapolitan
Saat Heru Budi Bangkitkan Lagi Lelang Jabatan Seperti Era Jokowi-Ahok

Saat Heru Budi Bangkitkan Lagi Lelang Jabatan Seperti Era Jokowi-Ahok

Megapolitan
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.