Salin Artikel

Sembako Bantuan Presiden Dikubur di Depok, Diduga untuk Dibagikan ke Luar Jawa

JAKARTA, KOMPAS.com - Tumpukan sembako bantuan Presiden yang ditemukan terkubur di sebuah tanah kosong di Jalan Tugu Jaya, Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, diduga diperuntukkan bagi warga di luar Pulau Jawa. 

Hal itu diketahui dari kemasan pada sembako tersebut. 

”Tertulis BUMN, Bantuan Presiden dari Kemensos untuk dibagikan. Pembagiannya untuk wilayah Nusa Tenggara Timur, Kalimantan, Papua, dan Maluku,” ujar Rudi Samin, pemilik lahan kosong yang menemukan timbunan sembako tersebut, dilansir dari Kompas.id, Senin (1/8/2022). 

Menurut Rudi, saat barang-barang itu ditemukan, kondisinya masih utuh namun sudah rusak.

Sembako yang ditemukan itu terdiri dari beras dengan ukuran karung 10-20 kilogram, serta kebutuhan pokok lain. 

”Ada tepung terigu juga. Ada juga telur, sudah busuk semua. Jadi, total sembako yang dikubur itu satu kontainer,” ucapnya.

Seusai menemukan bahan pokok tersebut, Rudi kemudian melaporkan temuan tersebut ke pihak Kepolisian Resor Metro Depok dan Kepolisian Sektor Sukmajaya.

Polisi kemudian menindaklanjuti laporan itu dengan memasang garis polisi.

Berawal dari Laporan Pegawai JNE

Rudi Samin mengatakan, ia awalnya mendapat informasi ada bahan pokok yang pernah ditimbun di lahan miliknya dari salah satu orang dalam JNE Express.

Disebutkan bahwa penimbunan beras bantuan sosial itu dilakukan pada Maret 2020.

Lahan kosong tempat temuan sembako yang terkubur itu hanya berjarak sekitar 50 meter dari salah satu gudang JNE.

Lahan kosong itu selama ini juga dijadikan sebagai tempat parkir kendaraan logistik JNE.

”Karena ada informasi dari dalam, ada sembako, maka saya mulai penggalian. Kami mulai penggalian pertama pada 25 Juli 2022,” kata Rudi.

Penggalian yang awalnya dilakukan secara manual menggunakan tenaga manusia tidak membuahkan hasil.

Rudi kemudian melanjutkan penggalian menggunakan alat berat pada 26 Juli 2022. Penggalian dengan alat berat dilakukan selama tiga hari.

Setelah tiga hari penggalian dengan alat berat, pada 29 Juli 2022 sekitar pukul 14.00 ditemukan berbagai karung yang berisi beras.

Pengakuan JNE

JNE mengakui mengubur sembako bantuan presiden di lahan kosong tersebut.

VP of Marketing JNE Express Eri Palgunadi beralasan, sembako bantuan presiden itu dikubur karena rusak.

Ia pun memastikan bahwa penguburan sembako yang rusak itu tak melanggar prosedur karena sesuai dengan perjanjian antara JNE dan pihak pemerintah.

"Kami sudah melalui proses standar operasional penanganan barang yang rusak sesuai dengan perjanjian kerja sama yang telah disepakati dari kedua belah pihak," ujar Eri dalam keterangannya, Minggu (31/7/2022).

Namun, Eri tak menjelaskan lebih jauh kapan penguburan bantuan sembako presiden itu dilakukan.

Pihak Istana Kepresidenan menegaskan tak pernah bekerja sama dengan perusahaan logistik JNE untuk mengirimkan sembako bantuan presiden.

"Istana tidak pernah bekerja sama dengan JNE," kata salah satu pejabat Istana di lingkup Sekretariat Presiden, saat dihubungi Kompas.com, Senin (1/8/2022) pagi.

Pejabat yang enggan disebutkan namanya itu menegaskan, semua bantuan sembako dari presiden dikirimkan langsung ke masyarakat tanpa melalui pihak ketiga.

"Sekretariat Presiden selalu membagikan langsung durasi waktu satu hari selesai dan dengan jumlah yang telah didata oleh pemda setempat, dibantu polres dan kodim," ujarnya.

Pejabat itu pun menduga sembako yang dikubur itu merupakan bantuan presiden yang didistribusikan oleh Kementerian Sosial.

Kompas.com sudah berusaha menghubungi sejumlah pejabat di Kemensos untuk meminta konfirmasi soal temuan timbunan sembako ini, tetapi belum ada yang bersedia berkomentar.

https://megapolitan.kompas.com/read/2022/08/01/10325951/sembako-bantuan-presiden-dikubur-di-depok-diduga-untuk-dibagikan-ke-luar

Terkini Lainnya

Menerka Jalan Politik Ahok, Bertarung Lagi di Pilkada Jakarta atau Tak Jadi Apa-apa

Menerka Jalan Politik Ahok, Bertarung Lagi di Pilkada Jakarta atau Tak Jadi Apa-apa

Megapolitan
Diduga Dehidrasi, Jemaah Haji Asal Bogor Meninggal Dunia di Mekah

Diduga Dehidrasi, Jemaah Haji Asal Bogor Meninggal Dunia di Mekah

Megapolitan
KPU Jakarta Lantik 29.315 Petugas Pantarlih Pilkada 2024 Hari Ini

KPU Jakarta Lantik 29.315 Petugas Pantarlih Pilkada 2024 Hari Ini

Megapolitan
Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling di Jakarta 24 Juni 2024

Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling di Jakarta 24 Juni 2024

Megapolitan
KPU Jakarta Rekapitulasi Ulang Hasil Pileg DPRD di 233 TPS di Cilincing

KPU Jakarta Rekapitulasi Ulang Hasil Pileg DPRD di 233 TPS di Cilincing

Megapolitan
Penonton Bakar Panggung Konser Lentera Festival, Polisi Minta Pertanggungjawaban Panitia

Penonton Bakar Panggung Konser Lentera Festival, Polisi Minta Pertanggungjawaban Panitia

Megapolitan
Panitia Konser Lentera Festival Disebut Tak Bayar Bintang Tamu, Penonton Ngamuk Artis Tak Tampil

Panitia Konser Lentera Festival Disebut Tak Bayar Bintang Tamu, Penonton Ngamuk Artis Tak Tampil

Megapolitan
Bakar Panggung, Penonton Lentera Festival Marah Feel Koplo hingga NDX AKA Tak Kunjung Tampil

Bakar Panggung, Penonton Lentera Festival Marah Feel Koplo hingga NDX AKA Tak Kunjung Tampil

Megapolitan
Daftar Lokasi SIM Keliling di Jakarta 24 Juni 2024

Daftar Lokasi SIM Keliling di Jakarta 24 Juni 2024

Megapolitan
Penonton Konser Lentera Festival Ngamuk hingga Bakar Panggung di Tangerang

Penonton Konser Lentera Festival Ngamuk hingga Bakar Panggung di Tangerang

Megapolitan
Akhirnya Pengelola Lapor Polisi Usai Rusunawa Marunda Tersisa Dinding dan Puing akibat Penjarahan

Akhirnya Pengelola Lapor Polisi Usai Rusunawa Marunda Tersisa Dinding dan Puing akibat Penjarahan

Megapolitan
Kunjungi Indonesia, Paus Fransiskus Ingin Lihat Kerukunan Antar-umat Beragama

Kunjungi Indonesia, Paus Fransiskus Ingin Lihat Kerukunan Antar-umat Beragama

Megapolitan
Uskup Agung Jakarta: Saya Minta yang Lebih Besar dari Sekadar Izin Tambang...

Uskup Agung Jakarta: Saya Minta yang Lebih Besar dari Sekadar Izin Tambang...

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Senin 24 Juni 2024 dan Besok: Tengah Malam Ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Senin 24 Juni 2024 dan Besok: Tengah Malam Ini Cerah Berawan

Megapolitan
Polisi Tangkap Pembunuh Pedagang Perabot di Duren Sawit, Ternyata Anak Kandung Sendiri

Polisi Tangkap Pembunuh Pedagang Perabot di Duren Sawit, Ternyata Anak Kandung Sendiri

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke