Salin Artikel

Ditangkap, Muncikari yang Sekap dan Paksa Remaja Jadi PSK Menangis di Mapolda Metro Jaya

EMT menangis saat dia dan tersangka lainnya, RR (19), dihadirkan dalam konferensi pers pengungkapan kasus tersebut pada Rabu (21/9/2021) di Mapolda Metro Jaya.

"Kami hadirkan dulu kedua tersangka dalam perkara eksploitasi ekonomi dan juga tindak pidana kekerasan seksual ini," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan.

Pantauan Kompas.com, pelaku EMT dan RR yang mengenakan baju tahanan dan tangan diborgol, dibawa keluar oleh penyidik.

EMT mulanya menolak dibawa keluar, sampai akhirnya dia didampingi oleh polisi wanita. Dia berjalan sambil menunduk dan berusaha menutupi wajahnya menggunakan kain berwarna hitam.

Sesekali muncikari itu terlihat mengusap air matanya, diikuti suara tangis. Setelah itu, kedua tersangka akhirnya dibawa kembali ke ruang penyidik.

Kini, EMT dan RR dijerat pasal dalam Undang-Undang (UU) tentang Perlindungan Anak dan UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (PKS).

"Dijerat Pasal 76 I juncto Pasal 88 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak," ungkap Zulpan.

"Kemudian, Pasal 12 dan Pasal 13 UU Nomor 12 Tahun 2022 tentang TPKS," kata dia.

Sebagai informasi, penyekapan dan eksploitasi yang dialami NAT diduga sudah terjadi selama 1,5 tahun, yakni sejak Januari 2021 dan diketahui pihak keluarga pada Juni 2022.

Kasus itu dilaporkan ke Polda Metro Jaya dengan nomor LP/B/2912/VI/2022/SPKT POLDA METRO JAYA tanggal 14 Juni 2022.

Setelah korban lapor ke polisi, EMT berusaha menghubungi dan meneror korban.

Menurut kuasa hukum korban, M Zakir Rasyidin, EMT mengintimidasi dan mengancam korban agar segera kembali ke apartemen untuk bekerja sebagai PSK.

"Jadi masih sering disampaikan harus balik lagi ke sana, kalau enggak utang Rp 35 juta harus dibayar. Enggak tahu ini utang asal muasalnya dari mana, korban juga enggak tahu," kata Zakir.

https://megapolitan.kompas.com/read/2022/09/21/15515861/ditangkap-muncikari-yang-sekap-dan-paksa-remaja-jadi-psk-menangis-di

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terungkap, Ini Identitas Kompol D, Suami Siri Perempuan di Mobil Audi A6 Penabrak Selvi Amelia

Terungkap, Ini Identitas Kompol D, Suami Siri Perempuan di Mobil Audi A6 Penabrak Selvi Amelia

Megapolitan
Kuasa Hukum Bos KSP Indosurya: Kerugian Korban Hanya Rp 16 Triliun, Bukan Rp 106 Triliun

Kuasa Hukum Bos KSP Indosurya: Kerugian Korban Hanya Rp 16 Triliun, Bukan Rp 106 Triliun

Megapolitan
Rekonstruksi Ulang Bakal Ungkap Siapa yang Lalai, Hasya Atau AKBP (Purn) Eko?

Rekonstruksi Ulang Bakal Ungkap Siapa yang Lalai, Hasya Atau AKBP (Purn) Eko?

Megapolitan
Masalah Stunting yang Masih Menjadi PR di Ibu Kota...

Masalah Stunting yang Masih Menjadi PR di Ibu Kota...

Megapolitan
Kisah Subhil, Pedagang Buku di Kwitang yang Bertahan di Impitan Era Digital dan Pascapandemi

Kisah Subhil, Pedagang Buku di Kwitang yang Bertahan di Impitan Era Digital dan Pascapandemi

Megapolitan
AKBP Eko Setia Diundang ke Rekonstruksi Ulang Kasus Kecelakaan Hasya

AKBP Eko Setia Diundang ke Rekonstruksi Ulang Kasus Kecelakaan Hasya

Megapolitan
Tim SAR Temukan Jenazah ABK yang Tenggelam di Perairan Muara Baru

Tim SAR Temukan Jenazah ABK yang Tenggelam di Perairan Muara Baru

Megapolitan
Kode 'Mainkan Ya Mas' Irjen Teddy Minahasa ke AKBP Dody untuk Tukar Sabu dengan Tawas

Kode 'Mainkan Ya Mas' Irjen Teddy Minahasa ke AKBP Dody untuk Tukar Sabu dengan Tawas

Megapolitan
Rekonstruksi Ulang Mahasiswa UI Ditabrak Pensiunan Polisi Digelar Pagi Ini

Rekonstruksi Ulang Mahasiswa UI Ditabrak Pensiunan Polisi Digelar Pagi Ini

Megapolitan
Pemprov DKI Sebut Penyerapan Rumah DP Rp 0 Baru 43,3 Persen

Pemprov DKI Sebut Penyerapan Rumah DP Rp 0 Baru 43,3 Persen

Megapolitan
Tak Bisa Tunjukkan Karcis Parkir dan STNK, 2 Remaja Gagal Curi Motor di Mal Klender

Tak Bisa Tunjukkan Karcis Parkir dan STNK, 2 Remaja Gagal Curi Motor di Mal Klender

Megapolitan
Isak Tangis Warnai Pemakaman Polisi yang Tewas di Kantornya Sendiri, Penyebab Kematian Masih Misteri

Isak Tangis Warnai Pemakaman Polisi yang Tewas di Kantornya Sendiri, Penyebab Kematian Masih Misteri

Megapolitan
Ibu Eny Akhirnya Pulang, Hidup Berdua Lagi dengan Tiko di Rumah Mewah Mereka

Ibu Eny Akhirnya Pulang, Hidup Berdua Lagi dengan Tiko di Rumah Mewah Mereka

Megapolitan
Kompol D Bukan Selingkuh, tapi Nikah Siri dengan Wanita di Mobil Audi A6: Bagaimana Aturannya di Polri?

Kompol D Bukan Selingkuh, tapi Nikah Siri dengan Wanita di Mobil Audi A6: Bagaimana Aturannya di Polri?

Megapolitan
Misteri Selimuti Kematian Polisi di Ruang Kerjanya Sendiri...

Misteri Selimuti Kematian Polisi di Ruang Kerjanya Sendiri...

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.