Salin Artikel

Untuk Tekan Harga Pangan, Pemkot Jaksel Gandeng Karang Taruna Sediakan 300 Ekor Ayam Murah per Pekan

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) menyediakan protein murah berupa ayam beku untuk menekan harga pangan di wilayah tersebut.

"Setiap minggunya akan disediakan sekitar 200 sampai 300 ayam, untuk menyediakan protein murah untuk masyarakat," kata Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Munjirin dilansir dari Antara, Kamis (22/9/2022).

Munjirin menuturkan penyediaan ayam beku ini merupakan hasil kolaborasi karang taruna dengan salah satu platform digital, yaitu Kaktus. Dengan demikian, kata Munjirin, diperlukan kesepakatan dari awal terkait pengelolaan keuangan bisnis tersebut.

Menurut Munjirin usaha ini dititipkan ke Karang Taruna Jakarta Selatan untuk kepentingan Jakarta Selatan, bukan untuk kepentingan pribadi.

Maka dari itu, besar harapan Munjirin agar bisnis ayam beku ini bisa membawa dampak bagi masyarakat khususnya harga pangan, penambahan gizi masyarakat, hingga membuka lapangan kerja di wilayah Jakarta Selatan.

"Pesan saya karena karang taruna sudah dipilih untuk menjalankan ini semua (menyediakan daging murah), saya menaruh harapan besar untuk mengelola frozen chicken ini," ujar Munjirin.

Ketua Karang Taruna Jakarta Selatan Muhammad Lutfi menambahkan dengan berwirausaha sejak dini diharapkan Jakarta Selatan bisa menjadi contoh bagi wilayah lainnya.

"Diharapkan kami bisa menjadi percontohan baik di tingkat Provinsi DKI Jakarta, ataupun nasional," kata Lutfi.

Sementara itu, Pendiri Kaktus Arya Primanda menegaskan akan berkomitmen agar dalam usaha ini tidak boleh ada unsur politik dan tak hanya mengejar keuntungan semata.

Menurutnya, bisnis ayam beku ini ditujukan untuk memudahkan warga Jakarta Selatan mengakses protein murah untuk menekan harga komoditas itu di pasar.

Hingga saat ini, posisi stok komoditas itu di Sasana Krida Karang Taruna (SKKT) Tebet Barat sekitar 1,6 ton. Kemudian, juga ada 7,6 ton ayam beku tersedia di gudang. Pasokan ini nantinya dipasarkan ke berbagai titik di setiap kecamatan.

"Kemarin harga di pasar Rp40.000 dan di Karang Taruna Jakarta Selatan jual Rp33.000 per ekor. Untuk pekan ini, akan disebar penjualan ayam beku di 35 titik ditambah 10 titik di setiap kecamatan. Jadi total 45 titik," katanya.

https://megapolitan.kompas.com/read/2022/09/22/16101541/untuk-tekan-harga-pangan-pemkot-jaksel-gandeng-karang-taruna-sediakan-300

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Beras Naik, Pedagang di Pasar Cimanggis: Yang Penting Balik Modal...

Harga Beras Naik, Pedagang di Pasar Cimanggis: Yang Penting Balik Modal...

Megapolitan
Ahli Forensik: Tak Ada DNA Pihak Luar di Rumah Sekeluarga Tewas di Kalideres

Ahli Forensik: Tak Ada DNA Pihak Luar di Rumah Sekeluarga Tewas di Kalideres

Megapolitan
Polisi Ungkap Kematian Anggota Keluarga di Kalideres, Margaretha Meninggal karena Kanker Payudara

Polisi Ungkap Kematian Anggota Keluarga di Kalideres, Margaretha Meninggal karena Kanker Payudara

Megapolitan
Sejoli yang Buang Bayi Sendiri di Serang Baru Bekasi Jadi Tersangka

Sejoli yang Buang Bayi Sendiri di Serang Baru Bekasi Jadi Tersangka

Megapolitan
Polisi Ungkap Penyebab Kematian Keluarga di Kalideres, Rudyanto Meninggal karena Gangguan Saluran Cerna

Polisi Ungkap Penyebab Kematian Keluarga di Kalideres, Rudyanto Meninggal karena Gangguan Saluran Cerna

Megapolitan
Ada Vaksinasi Covid-19 Malam Hari di Jakarta, Tersedia di 44 Puskesmas Ini

Ada Vaksinasi Covid-19 Malam Hari di Jakarta, Tersedia di 44 Puskesmas Ini

Megapolitan
Puslabfor Pastikan Tak Ada Zat Beracun dan Berbahaya di Tubuh Sekeluarga Tewas di Kalideres

Puslabfor Pastikan Tak Ada Zat Beracun dan Berbahaya di Tubuh Sekeluarga Tewas di Kalideres

Megapolitan
Begini Urutan Kematian Anggota Keluarga di Kalideres, Sang Kepala Keluarga Rudyanto Meninggal Pertama

Begini Urutan Kematian Anggota Keluarga di Kalideres, Sang Kepala Keluarga Rudyanto Meninggal Pertama

Megapolitan
Truk Tronton Hantam Tiang dan Pembatas Jalan Tol di Kebon Jeruk, Sopir Terluka

Truk Tronton Hantam Tiang dan Pembatas Jalan Tol di Kebon Jeruk, Sopir Terluka

Megapolitan
Jabatan Sekda DKI Definitf Harus Dipilih Pakai Sistem Lelang

Jabatan Sekda DKI Definitf Harus Dipilih Pakai Sistem Lelang

Megapolitan
Polisi Ungkap Ibu di Satu Keluarga yang Tewas di Kalideres Konsumsi Obat Kanker Payudara

Polisi Ungkap Ibu di Satu Keluarga yang Tewas di Kalideres Konsumsi Obat Kanker Payudara

Megapolitan
Polisi Tangkap Pacar Siswi SMA yang Buang Bayinya di Tembok Sekolah

Polisi Tangkap Pacar Siswi SMA yang Buang Bayinya di Tembok Sekolah

Megapolitan
Sebut Relokasi Murid SDN Pondok Cina 1 Dipaksakan, Giring: Cerminan Birokrasi yang Payah

Sebut Relokasi Murid SDN Pondok Cina 1 Dipaksakan, Giring: Cerminan Birokrasi yang Payah

Megapolitan
Buah Manis Pesan Menyentuh Hati dari Penumpang KRL, Mustahila Diangkat Jadi Pegawai Organik di KAI Commuter

Buah Manis Pesan Menyentuh Hati dari Penumpang KRL, Mustahila Diangkat Jadi Pegawai Organik di KAI Commuter

Megapolitan
24 Pasien Positif Omicron BN.1 di DKI Jakarta, Mayoritas Alami Gejala Ringan

24 Pasien Positif Omicron BN.1 di DKI Jakarta, Mayoritas Alami Gejala Ringan

Megapolitan
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.