Salin Artikel

Tanam Bibit Cabai di RPTRA Duren Sawit, Heru Budi: Untuk Ketahanan Pangan

JAKARTA, KOMPAS.com - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono meninjau Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (24/1/2023).

Dalam peninjauan itu, Heru menyempatkan diri menanam bibit cabai di RPTRA Duren Sawit.

Pantauan Kompas.com, Heru yang mengenakan kemeja cokelat menanam bibit cabai di sisi utara RPTRA tersebut.

Setelah itu, para pegawai penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) turut menanam bibit cabai di lokasi yang sama.

Heru berujar, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membagikan 6.000 bibit cabai dan 4.000 bibit terong ke seluruh kecamatan se-Ibu Kota.

"Dan siang hari ini, sebagian (bibit) ditanam di RPTRA Kelurahan Duren Sawit," tuturnya di RPTRA Duren Sawit, Selasa.

Heru lalu meminta para wali kota se-Ibu Kota agar menanam setidaknya 10 bibit cabai atau terong per hari di wilayah masing-masing.

Ia mempersilakan bibit itu ditanam di RPTRA atau di lokasi lain.

Eks Wali Kota Jakarta Utara itu mengungkapkan, penanaman bibit tersebut bertujuan meningkatkan ketahanan pangan di Ibu Kota.

"Kepada seluruh masyarakat, mari menyukseskan program pemerintah dalam rangka ketahanan pangan," ucap Heru.

Dalam kesempatan itu, ia turut mengaku hendak mengunjungi 2-3 RPTRA di Jakarta Selatan pada Jumat (27/1/2023).

Di RPTRA itu, Heru hendak melihat progres penanaman bibit dalam rangka menjaga ketahanan pangan.

https://megapolitan.kompas.com/read/2023/01/24/13233271/tanam-bibit-cabai-di-rptra-duren-sawit-heru-budi-untuk-ketahanan-pangan

Terkini Lainnya

Pekerja Harian Lepas di Bekasi Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Atap Toko

Pekerja Harian Lepas di Bekasi Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Atap Toko

Megapolitan
Keluarga ODGJ yang Bacok Pemilik Warung di Koja Tanggung Biaya Pengobatan Korban

Keluarga ODGJ yang Bacok Pemilik Warung di Koja Tanggung Biaya Pengobatan Korban

Megapolitan
Minta Pedemo Tak ke Istana Negara, Kapolda Metro: Enggak Boleh Macam-macam...

Minta Pedemo Tak ke Istana Negara, Kapolda Metro: Enggak Boleh Macam-macam...

Megapolitan
Tak Jadi Kepung Istana Negara, Massa Aksi yang Kontra Hasil Pilpres 2024 Membubarkan Diri

Tak Jadi Kepung Istana Negara, Massa Aksi yang Kontra Hasil Pilpres 2024 Membubarkan Diri

Megapolitan
Perempuan yang Tewas di Kali Mookervart Sempat Minta Tolong Sebelum Tenggelam

Perempuan yang Tewas di Kali Mookervart Sempat Minta Tolong Sebelum Tenggelam

Megapolitan
UU DKJ: Kelurahan di Jakarta Wajib Dapat Anggaran 5 Persen dari APBD

UU DKJ: Kelurahan di Jakarta Wajib Dapat Anggaran 5 Persen dari APBD

Megapolitan
Buntut Cekcok dengan Pria Difabel, Oknum Sopir Taksi 'Offline' di Terminal Kampung Rambutan Langsung Dibina

Buntut Cekcok dengan Pria Difabel, Oknum Sopir Taksi "Offline" di Terminal Kampung Rambutan Langsung Dibina

Megapolitan
Dua Orang Daftar Penjaringan Cawalkot Bekasi dari PDI-P, Salah Satunya Dosen dari Luar Partai

Dua Orang Daftar Penjaringan Cawalkot Bekasi dari PDI-P, Salah Satunya Dosen dari Luar Partai

Megapolitan
Jenazah Perempuan di Kali Mookervart Cengkareng, Korban Tewas Tenggelam

Jenazah Perempuan di Kali Mookervart Cengkareng, Korban Tewas Tenggelam

Megapolitan
Pemda DKJ Berwenang Batasi Jumlah Kendaraan Milik Warga Jakarta

Pemda DKJ Berwenang Batasi Jumlah Kendaraan Milik Warga Jakarta

Megapolitan
Massa Aksi Demo di Patung Kuda Hendak 'Long March' Kepung Istana Negara

Massa Aksi Demo di Patung Kuda Hendak "Long March" Kepung Istana Negara

Megapolitan
Pedemo yang Kontra Hasil Pilpres 2024 Bakar Sampah di Patung Kuda

Pedemo yang Kontra Hasil Pilpres 2024 Bakar Sampah di Patung Kuda

Megapolitan
Belasan Tahun PKS Kuasai Depok, PAN: Masyarakat Jenuh, Ingin Ganti Rezim

Belasan Tahun PKS Kuasai Depok, PAN: Masyarakat Jenuh, Ingin Ganti Rezim

Megapolitan
Polisi: Toko Bingkai 'Saudara Frame' yang Kebakaran Tak Punya Pintu Darurat

Polisi: Toko Bingkai "Saudara Frame" yang Kebakaran Tak Punya Pintu Darurat

Megapolitan
Disuruh Jalan Jauh untuk Naik Mobil 'Online', Pria Tunadaksa Cekcok dengan Sopir Taksi di Terminal

Disuruh Jalan Jauh untuk Naik Mobil "Online", Pria Tunadaksa Cekcok dengan Sopir Taksi di Terminal

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke