Salin Artikel

Warga: Pembangunan Jembatan Mampang Depok Bikin Tambah Macet

DEPOK, KOMPAS.com - Pembangunan Jembatan Mampang di Jalan Sawangan Raya Depok dikeluhkan warga karena membuat wilayah tersebut makin macet.

“Sebelum perbaikan memang sudah sering macet, tapi ya pas perbaikan tentu makin semrawut macetnya,” kata salah seorang warga, Nardi (31), Senin (5/2/2024).

Menurut Nardi, salah satu solusi yang dilakukan Pemerintah Kota Depok untuk mengurai kemacetan di wilayah Mampang, Depok dengan memberlakukan sistem buka tutup jalur.

“Sebenarnya mau tidak mau harus buka-tutup. Karena kalau enggak gitu, enggak ada yang mengalah dan kendaraan di perempatan jadi semakin enggak beraturan,” ungkap Nardi.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Doni (39) yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online. Menurutnya, kemacetan akibat pembangunan Jembatan Mampang berimbas ke jalur alternatif.

“Tentu saja berpengaruh. Lebih tepatnya jadi ada kemacetan juga di jalan kecil sekitar pembangunan,” terang Doni kepada Kompas.com.

Dia mengaku, harus rela membuang waktunya selama 15 menit demi menerjang kemacetan di Jalan Raya Sawangan.

“Kurang lebih bisa sampai 15 menit, itu kalau macetnya agak lowong ya. Kalau pas waktu pagi itu bisa sekitar 30 menit dan macetnya sudah pasti mengular,” tambahnya.

Berdasarkan pernyataan Doni, puncak kemacetan biasa terjadi saat pagi dan malam hari sekitar pukul 18.00 WIB hingga 19.00 WIB.

Menurut dia, penerapan sistem buka tutup jalur di wilayah tersebut tak bisa sepenuhnya mengurai kemacetan.

“Ya mau bagaimana lagi, itu satu-satu nya jalan juga. Kan jalurnya masih sepotong yang sudah di cor,” imbuh Doni.

Seorang pengemudi ojek online lainnya, Wahyu (35), berharap pembangunan jembatan Mampang Depok bisa rampung sesuai target agar wilayah tersebut tak lagi macet.

“Saya berharap pembangunan segera diselesaikan saja. Kan sudah molor dari Desember 2023 tuh, seharusnya bisa bulan ini selesai biar tiap pagi juga pas macet enggak semakin padat karena pembangunan ini,” tutur Wahyu.

https://megapolitan.kompas.com/read/2024/02/05/21081741/warga-pembangunan-jembatan-mampang-depok-bikin-tambah-macet

Terkini Lainnya

Polisi Pastikan Tak Ada Intervensi Dalam Penyidikan Kasus Dugaan Pemerasan Firli Bahuri

Polisi Pastikan Tak Ada Intervensi Dalam Penyidikan Kasus Dugaan Pemerasan Firli Bahuri

Megapolitan
Siswi SMP Jakarta yang Olok-olok Palestina Akan Dibina dan Diberikan Wawasan Kebangsaan

Siswi SMP Jakarta yang Olok-olok Palestina Akan Dibina dan Diberikan Wawasan Kebangsaan

Megapolitan
Ketika Jokowi Blusukan ke Stan Jakarta Fair di Malam Pembukaan, Pengunjung Langsung Berkerumun

Ketika Jokowi Blusukan ke Stan Jakarta Fair di Malam Pembukaan, Pengunjung Langsung Berkerumun

Megapolitan
Polisi Tangkap Paman yang Diduga Cabuli Kakak-Beradik di Tapos Depok

Polisi Tangkap Paman yang Diduga Cabuli Kakak-Beradik di Tapos Depok

Megapolitan
Heru Budi: Berawal dari Pameran Kecil, PRJ Bertransformasi Jadi Modern

Heru Budi: Berawal dari Pameran Kecil, PRJ Bertransformasi Jadi Modern

Megapolitan
Temukan Mie Berformalin di Kota Tua, BBPOM Peringatkan Masyarakat Hati-hati Beli Mie Kuning Kiloan

Temukan Mie Berformalin di Kota Tua, BBPOM Peringatkan Masyarakat Hati-hati Beli Mie Kuning Kiloan

Megapolitan
Kanit K9: Kalau Anjing Tantrum, Bisa Jadi Ada yang Salah dengan Pawangnya

Kanit K9: Kalau Anjing Tantrum, Bisa Jadi Ada yang Salah dengan Pawangnya

Megapolitan
Bahagianya Pedagang Kerak Telor Menyambut Jakarta Fair 2024: Senang Bisa Dagang Lagi...

Bahagianya Pedagang Kerak Telor Menyambut Jakarta Fair 2024: Senang Bisa Dagang Lagi...

Megapolitan
Sidak Pedagang di Kota Tua, BBPOM Temukan Makanan Mengandung Boraks dan Formalin

Sidak Pedagang di Kota Tua, BBPOM Temukan Makanan Mengandung Boraks dan Formalin

Megapolitan
Toko Jam Tangan Mewah di PIK 2 Rugi Rp 14 Miliar akibat Dirampok

Toko Jam Tangan Mewah di PIK 2 Rugi Rp 14 Miliar akibat Dirampok

Megapolitan
Tak Terima Motornya Dilempari Batu, Pria di Koja Aniaya Empat Orang dengan Parang

Tak Terima Motornya Dilempari Batu, Pria di Koja Aniaya Empat Orang dengan Parang

Megapolitan
Kanit K9: Sebenarnya Anjing Itu Tidak Perlu Dipukul...

Kanit K9: Sebenarnya Anjing Itu Tidak Perlu Dipukul...

Megapolitan
Polisi Tangkap Tiga Pelaku Curanmor di Bogor, Ada yang Ditembak karena Melawan

Polisi Tangkap Tiga Pelaku Curanmor di Bogor, Ada yang Ditembak karena Melawan

Megapolitan
Siswi SMP Jakarta yang Olok-olok Palestina Disebut Ketakutan Usai Videonya Viral di Medsos

Siswi SMP Jakarta yang Olok-olok Palestina Disebut Ketakutan Usai Videonya Viral di Medsos

Megapolitan
Diperiksa Bawaslu, ASN Depok Mengaku Ada di Lokasi Deklarasi Imam Budi karena Dipanggil Wali Kota

Diperiksa Bawaslu, ASN Depok Mengaku Ada di Lokasi Deklarasi Imam Budi karena Dipanggil Wali Kota

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke