DPR Setuju Tower dan BTS Kena Retribusi

Kompas.com - 07/09/2008, 22:34 WIB
Editor

JAKARTA, MINGGU - DPR mengusulkan pemungutan restribusi daerah untuk menara (tower) dan stasiun penerima sinyal telekomunikasi BTS telekomunikasi untuk menambah anggaran daerah, juga sebagai dana asuransi jika terjadi kecelakaan sebagai dampak berdirinya tower tersebut.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pajak Daerah dan Restribusi Daerah (PDRD) Harry Azhar Aziz di Jakarta, akhir pekan ini mengatakan usul pengenaan restribusi untuk pembangunan dan keberadaan tower telekomunikasi dikemukakan oleh beberapa fraksi termasuk Partai Golkar.

"Kita cenderung melihat bahwa yang akan dikenakan bukan pajak tapi restribusi. Banyak pemerintah daerah (pemda) yang mengeluh dengan banyaknya tower yang dibangun tanpa restribusi. Kita setuju ada restribusinya," kata Harry.

Selain itu, tambahnya, retribusi tersebut juga dimaksudkan untuk  menambah ikatan kerja sama antara pemda dengan provider telepon. Mengenai besaran restribusi yang akan dikenakan, Harry mengatakan, akan diserahkan sepenuhnya ke daerah, akan tetapi tidak boleh lebih besar dari pungutan jasa umum.

"Prinsipnya mengacu pada biaya itu digunakan atau yang akan diganti dan nilai pakainya, apakah untuk pengantian lingkungan yang rusak atau asuransi," kata Harry.

Nantinya, pemda harus melakukan pembicaraan dengan operator mengenai besaran restribusi yang akan di kenakan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.