Besok, "Car Free Day" di Kawasan Kota

Kompas.com - 13/12/2008, 15:22 WIB
Editor

JAKARTA, SABTU — Hari bebas kendaraan bermotor atau car free day akan kembali diberlakukan di kawasan Kota, Jakarta Barat, Minggu (14/12). Ini untuk kedua kalinya kawasan itu jadi sasaran penerapan car free day.

Sejumlah ruas jalan akan ditutup untuk kendaraan bermotor, kecuali bus transjakarta, dari pukul 06.00 sampai pukul 14.00. Ruas jalan yang ditutup yaitu Jalan Tongkol, Jalan Cengkeh, Jalan Kali Besar Timur, Jalan Pintu Besar Utara, dan Jalan Pos Kota.

Selain penutupan jalan, sejumlah kegiatan, seperti sepeda santai, senam, futsal, lomba gambar, panggung hiburan, bazar, pameran, pentas musik, serta pembagian pohon kepada masyarakat juga akan digelar untuk menyemarakkan suasana. Kegiatan-kegiatan itu akan dipusatkan di Taman Fatahillah.

Pelaksanaan car free day itu didukung, antara lain, oleh Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) DKI Jakarta, Pemerintah Kota Jakarta Barat, Polda Metro Jaya, Dinas Perhubungan DKI Jakarta, dan komunitas bike to work (B2W).

Pada tahun lalu, car free day hanya diberlakukan sekali sebulan di Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan MH Thamrin. Namun, setahun terakhir kegiatan itu diberlakukan juga secara begilir di tempat-tempat lain di lima wilayah kota. Kegiatan itu dalam beberapa bulan terakhir sudah diberlakukan, antara lain, di Jalan Suprapto (Jakarta Pusat), Jalan Pramuka (Jakarta Timur), Jalan Danau Sunter (Jakarta Utara), dan Jalan HR Rasuna Said (Jakarta Selatan).

Kepala BPLHD Jakarta Barat Yusiono Supalal mengatakan, pelaksanaan car free day merupakan implementasi dari Perda Nomor 2 Tahun 2005 tentang Pengendalian Pencemaran Udara dan Instruksi Gubernur Nomor 93 Tahun 2007 tentang Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor di Jakarta.

Tujuan kegiatan itu, antara lain, untuk menurunkan beban pencemaran udara, mengendalikan pencemaran udara, menyadarkan masyarakat luas untuk mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan bermotor serta mengajak masyarakat untuk menggunakan kendaraan umum massal dan kendaraan ramah lingkungan atau kendaraan tidak bermotor.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polres Jakbar Amankan 254 Kilogram Ganja di Sumatera Utara

Polres Jakbar Amankan 254 Kilogram Ganja di Sumatera Utara

Megapolitan
Detik-detik Aksi Penodongan di Warteg, Pelaku Awalnya Memesan Makanan

Detik-detik Aksi Penodongan di Warteg, Pelaku Awalnya Memesan Makanan

Megapolitan
KA Tawang Jaya Anjlok, Sejumlah Perjalanan KRL Terganggu

KA Tawang Jaya Anjlok, Sejumlah Perjalanan KRL Terganggu

Megapolitan
Kereta Api Tawang Jaya Anjlok di Perlintasan Pasar Senen

Kereta Api Tawang Jaya Anjlok di Perlintasan Pasar Senen

Megapolitan
Korban Meninggal akibat Kecelakaan Bus Pariwiasata di Subang Bertambah Satu

Korban Meninggal akibat Kecelakaan Bus Pariwiasata di Subang Bertambah Satu

Megapolitan
Pemerintah Hapus Tenaga Honorer, Pemkot Tangsel Prihatin akan Nasib Pegawai

Pemerintah Hapus Tenaga Honorer, Pemkot Tangsel Prihatin akan Nasib Pegawai

Megapolitan
Kejar Tersangka hingga ke Sumatera, Polres Jakbar Ungkap Peredaran Ganja Lintas Provinsi

Kejar Tersangka hingga ke Sumatera, Polres Jakbar Ungkap Peredaran Ganja Lintas Provinsi

Megapolitan
Diduga Peras PNS, Oknum Wartawan di Bogor Ditangkap Polisi

Diduga Peras PNS, Oknum Wartawan di Bogor Ditangkap Polisi

Megapolitan
Modus Pemalak Sopir Truk di Kapuk Kamal, Bagikan Karcis dengan Nama Polisi Fiktif

Modus Pemalak Sopir Truk di Kapuk Kamal, Bagikan Karcis dengan Nama Polisi Fiktif

Megapolitan
Mulai Februari, Tilang Elektronik Berlaku untuk Pengendara Sepeda Motor di Jakarta

Mulai Februari, Tilang Elektronik Berlaku untuk Pengendara Sepeda Motor di Jakarta

Megapolitan
Pemalak Sopir Truk di Kapuk Kamal Ditangkap Setelah Video Pemalakan Viral

Pemalak Sopir Truk di Kapuk Kamal Ditangkap Setelah Video Pemalakan Viral

Megapolitan
Warga Was-was dengan Keberadaan Sarang Tawon Vespa di Bintaro

Warga Was-was dengan Keberadaan Sarang Tawon Vespa di Bintaro

Megapolitan
Dugaan Penyiksaan Lutfi, IPW Sebut Oknum Polisi Lakukan Cara Nazi

Dugaan Penyiksaan Lutfi, IPW Sebut Oknum Polisi Lakukan Cara Nazi

Megapolitan
PKS DKI Sebut Nama Baru Cawagub Tak Perlu Lewati Fit And Proper Test

PKS DKI Sebut Nama Baru Cawagub Tak Perlu Lewati Fit And Proper Test

Megapolitan
Polisi Tembak Polisi di Depok Dituntut Hukuman 13 Tahun Penjara

Polisi Tembak Polisi di Depok Dituntut Hukuman 13 Tahun Penjara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X