Diluncurkan, Peta Hijau Jakarta - Kompas.com

Diluncurkan, Peta Hijau Jakarta

Kompas.com - 15/03/2009, 13:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Peta Hijau Jakarta 2009 diluncurkan, Minggu (15/3) di Jakarta, oleh gabungan beberapa organisasi dan komunitas, seperti Sahabat Museum, Komunitas Historia, Bike to Work, Green Lifestyle, Green Monster Jakarta, Institute for Transportation and Development Policy, dan Bank Dunia.

Peluncuran peta ini ditandai dengan kunjungan seluruh pihak yang terlibat dalam penerbitan ke Taman Krida Loka, yang berdekatan dengan halte bus transjakarta Polda Metro Jaya, serta Museum Taman Prasasti, yang berdekatan dengan halte bus transjakarta Monas dan Stasiun KA Tanah Abang.

Menurut Koordinator Peta Hijau Jakarta Nirwono Joga, peta kali ini memang memuat lokasi-lokasi tujuan wisata yang berdekatan dengan jalur transportasi publik ramah lingkungan, seperti bus transjakarta, kereta api, serta sepeda. Untuk bus transjakarta, tim penyusun peta setidaknya mencantumkan 13 lokasi wisata bersejarah dan alam, seperti Museum Taman Prasasti di dekat Transjakarta jurusan Blok-M-Kota hingga Kebun Binatang Ragunan di dekat Halte Ragunan.

Untuk jalur kereta api, tim penyusun juga menginformasikan beberapa tempat yang patut dikunjungi, seperti Sanggar Ciliwung di dekat Stasiun KA Jatinegara. Sementara itu, untuk jalur sepeda ada Gor Bulungan dan Gelanggang Remaja Jakarta Selatan. "Tujuan akhir peta ini adalah meningkatkan kebiasaan hidup perkotaan yang sehat dan berkelanjutan," ujar Joga kepada para wartawan di Museum Prasasti Taman Prestasi, Jakarta. Sebelum Peta Hijau Jakarta 2009 telah dibuat Peta Hijau Jakarta Kawasan Kemang (2001), Kebayoran Baru (2002), Menteng (2003), dan Kota Tua (2005).

Menurut Joga, Peta Hijau menempatkan sarana transportasi massal tidak hanya sekadar sebagai alat penghantar dari rumah ke tempat kerja, tetapi juga sebagai wahana pembelajaran menikmati dan menjelajahi kehidupan kota.

Selain itu, lokasi-lokasi obyek wisata dalam peta tersebut dapat dicapai dengan mudah dari jalur  bus transjakarta atau jalur kereta. "Dengan demikian, pemakaian kendaraan pribadi dapat dikurangi. Ini merupakan salah satu solusi jitu mengurangi benang kusut kemacetan dan pencemaran udara berbiaya rendah," ujar Joga.

Bank Dunia, yang turut membantu mengeluarkan 5.000 dollar AS, sepakat bahwa peta tersebut dapat mendorong masyarakat mengalihkan penggunaan kendaraan pribadi ke kendaraan umum. "Program ini sejalan dengan program Bank Dunia yang bertekad untuk mengurangi efek rumah kaca, termasuk yang berasal dari kendaraan bermotor," ujar Spesialis Lingkungan dan Kebijakan Bank Dunia Virza Sasmitawidjaja.


Editor

Terkini Lainnya

Uang Suap Bupati Pakpak Bharat Diduga untuk Amankan Kasus Hukum Istrinya

Uang Suap Bupati Pakpak Bharat Diduga untuk Amankan Kasus Hukum Istrinya

Nasional
Bupati Pakpak Bharat Diduga Terima Suap Rp 550 Juta dari Kontraktor

Bupati Pakpak Bharat Diduga Terima Suap Rp 550 Juta dari Kontraktor

Nasional
Kim Jong Un Ingin Memodernisasi Pabrik Kaca Taegwan

Kim Jong Un Ingin Memodernisasi Pabrik Kaca Taegwan

Internasional
Titik Terang Misteri Kematian Bapak dan Anak Asal Lahat di Sukabumi

Titik Terang Misteri Kematian Bapak dan Anak Asal Lahat di Sukabumi

Regional
KPK Tetapkan Bupati Pakpak Bharat dan Kepala Dinas PUPR sebagai Tersangka

KPK Tetapkan Bupati Pakpak Bharat dan Kepala Dinas PUPR sebagai Tersangka

Nasional
Warga Keluhkan Pasangan Mesum di Rumah Kos, Polisi Amankan 4 Mahasiwa

Warga Keluhkan Pasangan Mesum di Rumah Kos, Polisi Amankan 4 Mahasiwa

Regional
Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Dalam Drum Ditemukan Pemulung di Bogor

Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Dalam Drum Ditemukan Pemulung di Bogor

Regional
Puting Beliung Terjang Madiun, Empat Rumah Rata dengan Tanah

Puting Beliung Terjang Madiun, Empat Rumah Rata dengan Tanah

Regional
Tunawisma Pahlawan dalam Serangan Melbourne Kini Diseret ke Pengadilan

Tunawisma Pahlawan dalam Serangan Melbourne Kini Diseret ke Pengadilan

Internasional
Tiba di Surabaya dari Papua, Ini Agenda Kunjungan Kerja Jokowi Senin Besok

Tiba di Surabaya dari Papua, Ini Agenda Kunjungan Kerja Jokowi Senin Besok

Nasional
3 Fakta Unik Harimau Sumatera 'Atan Bintang', Disebut Pintar hingga Sulit Dievakuasi

3 Fakta Unik Harimau Sumatera 'Atan Bintang', Disebut Pintar hingga Sulit Dievakuasi

Regional
1.443 Warga Mengungsi Akibat Banjir Bandang di Sigi

1.443 Warga Mengungsi Akibat Banjir Bandang di Sigi

Regional
Sembuh, Turis Rusia yang Sempat Tidur di Kuburan Berangkat ke Bali

Sembuh, Turis Rusia yang Sempat Tidur di Kuburan Berangkat ke Bali

Regional
Polisi: Motor Belok Kanan tapi Sein Kiri, Pelanggaran Kecil yang Sebabkan Kecelakaan Fatal

Polisi: Motor Belok Kanan tapi Sein Kiri, Pelanggaran Kecil yang Sebabkan Kecelakaan Fatal

Regional
Teridentifikasi dari Sidik Jari, Jenazah Pegawai Kejati Babel Korban Lion Air Dipulangkan

Teridentifikasi dari Sidik Jari, Jenazah Pegawai Kejati Babel Korban Lion Air Dipulangkan

Regional

Close Ads X