Penumpang Sandera Pilot dan Pramugari Air Asia

Kompas.com - 04/04/2009, 22:14 WIB
Editor

JAKARTA,KOMPAS.com-Karena kecewa terhadap pelayanan maskapai, para penumpang pesawat Air Asia jurusan Jakarta-Kuala Lumpur, Sabtu (4/4) sore tadi hingga malam hari menyandera lima awak kabin Air Asia di terminal 2D Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Sempat terjadi keributan antara petugas dari Air Asia dengan sekitar 140 penumpang yang marah karena tak mendapat kepastian kapan mereka akan diberangkatkan ke tujuan.

Penyanderaan dilakukan para penumpang dengan cara menahan seorang pilot dan empat pramugari Air Asia di ruang tunggu penumpang dalam pintu keberangkatan D4 terminal setempat.

Kejadian itu berlangsung hampir dua jam. Para penumpang marah karena seharusnya sesuai jadual penerbangan Air Asia, mereka berangkat ke Kuala Lumpur hari Sabtu pukul 06.15 tadi pagi. Akan tetapi manajemen Air Asia menunda keberangkatan menjadi pukul 12.00 karena pesawat rusak.

Tak lama, ada pengumuman lagi, pesawat akan berangkat pukul 15.00 namun sampai sore tak ada kabar lebih lanjut. Karena kecewa dan kesal, penumpang menahan lima awak kabin Air Asia yang lewat boarding lounge tempat mereka menunggu.

Kelima awak kabin tak mereka izinkan meninggalkan tempat sampai hampir dua jam kemudian. Insiden itu baru berakhir setelah Kepala Bandara Soekarno-Hatta Hariyanto menjembatani komunikasi antara penumpang dengan pihak Air Asia.

"Station Manager Air Asia Bandara Soekarno-Hatt tak ada di tempat sehingga saya meminta wakil manager datang untuk berunding, Saya juga menelepon pimpinan Air Asia pak Jefri," jelas Hariyanto, usai menunggui penumpang Air Asia.

Pihak Air Asia akhirnya bersedia memberangkatkan para penumpang yang marah ke tujuan dengan pesawat yang baru tiba dari Batam padasekitar pukul 20.00 malam ini.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Remas Payudara Dua Perempuan, Seorang Pemuda di Depok Ditangkap Warga

Remas Payudara Dua Perempuan, Seorang Pemuda di Depok Ditangkap Warga

Megapolitan
Lurah Cakung Timur Pastikan Libur Panjang Tak Hentikan Proses Normalisasi Kali Rawa Rengas

Lurah Cakung Timur Pastikan Libur Panjang Tak Hentikan Proses Normalisasi Kali Rawa Rengas

Megapolitan
Contraflow di Tol Japek Diperpanjangan hingga KM 65 Arah Cikampek

Contraflow di Tol Japek Diperpanjangan hingga KM 65 Arah Cikampek

Megapolitan
Pasien RSUD Tarakan Tewas Bunuh Diri, Petugas Damkar Gagal Menyelamatkan

Pasien RSUD Tarakan Tewas Bunuh Diri, Petugas Damkar Gagal Menyelamatkan

Megapolitan
Terpeleset, Pemancing Tewas Tenggelam di Danau Bekas Tambang Pasir

Terpeleset, Pemancing Tewas Tenggelam di Danau Bekas Tambang Pasir

Megapolitan
Dua Kelompok Tawuran di Jatinegara, Kapolsek: Diduga karena Saling Ejek

Dua Kelompok Tawuran di Jatinegara, Kapolsek: Diduga karena Saling Ejek

Megapolitan
Rumah Kosong di Depok Ambruk Saat Hujan Deras dan Angin Kencang

Rumah Kosong di Depok Ambruk Saat Hujan Deras dan Angin Kencang

Megapolitan
Hujan Deras, Jalan Wadas Raya di Pancoran Mas Depok Longsor

Hujan Deras, Jalan Wadas Raya di Pancoran Mas Depok Longsor

Megapolitan
Dini Hari, Petugas Damkar Bersihkan Ceceran Tanah yang Membahayakan Pengendara

Dini Hari, Petugas Damkar Bersihkan Ceceran Tanah yang Membahayakan Pengendara

Megapolitan
Libur Maulid Nabi, Arus Lalu Lintas di Jakarta Lengang

Libur Maulid Nabi, Arus Lalu Lintas di Jakarta Lengang

Megapolitan
Menunggu Hasil Swab Test, 103 WNA Pencari Suaka di Tangsel Diminta Isolasi Mandiri

Menunggu Hasil Swab Test, 103 WNA Pencari Suaka di Tangsel Diminta Isolasi Mandiri

Megapolitan
Sakit Stroke, Pasien 60 Tahun Tewas Setelah Lompat dari Lantai 5 RSUD Tarakan

Sakit Stroke, Pasien 60 Tahun Tewas Setelah Lompat dari Lantai 5 RSUD Tarakan

Megapolitan
Pesepeda Hendak Dibegal di Kembangan, Ini Kronologinya

Pesepeda Hendak Dibegal di Kembangan, Ini Kronologinya

Megapolitan
Warga Korban Banjir Sebut PT Khong Guan Janjikan CSR dan Pekerjaan

Warga Korban Banjir Sebut PT Khong Guan Janjikan CSR dan Pekerjaan

Megapolitan
PT Khong Guan Tawar Setengah Nilai Ganti Rugi, Ini Respons Warga

PT Khong Guan Tawar Setengah Nilai Ganti Rugi, Ini Respons Warga

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X