Pameran Persahabatan Pesawat AURI RI002

Kompas.com - 05/05/2009, 20:59 WIB
Editor

JAKARTA, KOMPAS.com — Yayasan Gedung Arsip Nasional RI menyelenggarakan pameran RI002: Napak Tilas Persahabatan. Acara ini merupakan suatu pameran mengenai awal pendirian Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI) dengan pesawat pertamanya, RI002, pada waktu revolusi kemerdekaan.

Direktur Eksekutif Yayasan Arsip Nasional RI Tamalia Alisjahbana di Jakarta, Selasa (5/5), mengatakan, pameran ini diselenggarakan untuk mengingat kembali pesawat RI002 dan krunya serta untuk meminta Pemerintah Indonesia memberi penghargaan kepada seluruh kru pesawat tersebut. Pameran ini bukan saja kisah persahabatan antara Bobby Freeberg dan Petit Muharto Kartodirdjo (pilot dan co-pilot RI002), tetapi juga mengenai persahabatan antara Indonesia dan Amerika, serta melukiskan cara rakyat dapat mengubah kebijakan pemerintah dalam negara demokrasi.

Tamalia menjelaskan, 62 tahun lalu pesawat pertama AURI RI002 itu menghilang. Baru 30 tahun kemudian, dua petani menemukan bagian-bagian pesawat itu di hutan di Lampung.

Pameran ini menceritakan petualangan RI002 dengan pilot Amerikanya dan kru Indonesianya menerobos blokade Belanda serta sumbangan mereka pada revolusi. Di sini juga digambarkan diplomasi yang harus dijalankan para pemimpin Indonesia untuk menarik Amerika, negara adidaya terkuat waktu itu, untuk memihak perjuangan Indonesia.

Pembukaan pameran pada 6 Mei di Gedung Arsip Nasional RI. Masyarakat umum bisa menikmati pameran itu pada 7-16 Mei, pukul 09.00-16.30.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Kampanye Hitam Pilkades, Polresta Tangerang Turunkan Personel Khusus

Antisipasi Kampanye Hitam Pilkades, Polresta Tangerang Turunkan Personel Khusus

Megapolitan
Dihentikan Karena Lintasi Jalur Sepeda, Pengemudi Ojol Protes ke Petugas Dishub

Dihentikan Karena Lintasi Jalur Sepeda, Pengemudi Ojol Protes ke Petugas Dishub

Megapolitan
Pasar Senen Jaya Blok I dan Blok II Akan Dibangun Kembali

Pasar Senen Jaya Blok I dan Blok II Akan Dibangun Kembali

Megapolitan
 Seribu Alasan Pengendara Motor yang Naik JPO Dekat Sudinhub Jakut...

Seribu Alasan Pengendara Motor yang Naik JPO Dekat Sudinhub Jakut...

Megapolitan
CPNS Pemprov DKI, Dua Formasi Ini Masih Belum Ada Pelamar

CPNS Pemprov DKI, Dua Formasi Ini Masih Belum Ada Pelamar

Megapolitan
Hingga 20 November 2019, 18.876 Orang Daftar CPNS Pemprov DKI

Hingga 20 November 2019, 18.876 Orang Daftar CPNS Pemprov DKI

Megapolitan
Polisi Tetapkan Seorang Tersangka Bentrok FBR dan PP

Polisi Tetapkan Seorang Tersangka Bentrok FBR dan PP

Megapolitan
Jelang Kampanye Pilkades, Kapolresta Tangerang Ancam Bakal Proses Hukum Pelaku Kampanye Hitam

Jelang Kampanye Pilkades, Kapolresta Tangerang Ancam Bakal Proses Hukum Pelaku Kampanye Hitam

Megapolitan
Nunung kepada Majelis Hakim: Saya Sangat Salah dan Menyesali Perbuatan

Nunung kepada Majelis Hakim: Saya Sangat Salah dan Menyesali Perbuatan

Megapolitan
Mikrotrans Jak Lingko 80 Layani Rute Rawa Buaya sampai Rawa Kompeni

Mikrotrans Jak Lingko 80 Layani Rute Rawa Buaya sampai Rawa Kompeni

Megapolitan
Bobol Showroom Motor, Dua Pencuri Ditangkap Polisi

Bobol Showroom Motor, Dua Pencuri Ditangkap Polisi

Megapolitan
Tahun 2019 Sisa 40 Hari, PAD Kota Bekasi Masih Minus Rp 1 Triliun

Tahun 2019 Sisa 40 Hari, PAD Kota Bekasi Masih Minus Rp 1 Triliun

Megapolitan
Setu Sawangan akan Dinormalisasi, Pedagang Pasrah Warungnya Digusur

Setu Sawangan akan Dinormalisasi, Pedagang Pasrah Warungnya Digusur

Megapolitan
Agar Tak Dilintasi Motor, Pejalan Kaki Saran Pasang Penghalang di JPO Dekat Sudinhub Jakut

Agar Tak Dilintasi Motor, Pejalan Kaki Saran Pasang Penghalang di JPO Dekat Sudinhub Jakut

Megapolitan
Wali Kota Bekasi Lebih Dulu Berhitung Sebelum Siapkan APAR di Sekolah-sekolah

Wali Kota Bekasi Lebih Dulu Berhitung Sebelum Siapkan APAR di Sekolah-sekolah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X