Menata Ulang Kamar Tidur, Ini Dia Caranya

Kompas.com - 11/05/2009, 18:30 WIB
Editor

Menata ulang kamar tidur tidak harus menghabiskan energi. Menata ulang kamar tidur dapat dilakukan secara sederhana, tidak melelahkan, dan tidak menguras kantong.

Membuat kamar tidur menjadi lebih menarik bisa dilakukan secara sederhana. Tak perlu sampai membongkar-bongkar elemen ruangan seperti plafon, dinding, atau lantai. Langkah paling sederhana, cukup dengan menata ulang furnitur, memberi warna-warna yang berbeda, dan menempatkan satu-dua elemen yang membuat ruang menjadi lebih nyaman. Semua itu dapat dilakukan kapan saja. Bisa saat senggang di hari kerja, atau saat akhir pekan, dimana kita biasanya memiliki waktu lebih lowong lebih banyak.

Galilah ide baru
Dalam menata ulang kamar tidur, hal penting yang perlu dilakukan adalah mencari ide penataan yang baru. Ide ini bisa didapatkan dari mana saja: literatur di buku, majalah, internet, atau dari teman. Yang juga tak kalah penting adalah: ide-ide ini hendaknya sesuai dengan kepribadian dan kebutuhan kita. Hindari mengaplikasikan ide yang ternyata tak cocok dan tak membuat kamar tidur menjadi lebih nyaman.

Ubahlah corak dan warna
Untuk memperoleh tampilan baru kamar tidur dalam waktu singkat, dapat dilakukan dengan cara-cara mudah. Misalnya mengubah corak warna beddings. Jika dulu lebih sering menggunakan tampilan beddings yang polos, maka untuk selanjutnya bisa dipilih corak warna yang berpola lain. Pilihan mana yang tepat terpulang kembali ke kepribadian kita masing-masing.

Ubah posisi furnitur 
Selain berbicara soal corak dan warna, mengubah suasana pada kamar tidur juga dapat dilakukan dengan menata ulang posisi furnitur. Dalam hal menata furnitur, paling tidak perhatikan ukuran dan desain furniturnya. Sebuah lemari berpintu ayun membutuhkan ruang lowong di hadapannya agar pintu dapat dibuka maksimal. Sebuah ranjang membutuhkan area lowong di kedua sisinya agar dapat berfungsi maksimal. Meja televisi hendaklah ditempatkan di hadapan ranjang agar siaran televisi dapat dinikmati sambil tiduran.

Gambarlah denah ruang
Dalam menata kamar tidur, kondisi ruang sangat berpengaruh. Karenanya, solusi penataan sebuah kamar tidur dengan kamar tidur lainnya bisa jadi berbeda. Untuk memudahkan dalam penataan ulang furnitur, coba gambarkan denah ruang. Tentukan posisi pintu dan jendela, atau elemen-elemen lain yang tidak atau sulit dipindahkan. Setelahnya, reka-reka dulu posisi seluruh funitur pada sebuah gambar denah.

Gambarlah denah, lengkap dengan ukuran ruang dan seluruh furnitur. Dengan demikian, ketika memang memutuskan untuk menggeser posisi furnitur, maka upaya geser menggeser itu tak akan sia-sia. Dengan begitu, kegiatan menata ulang dapat lebih cepat selesai dan kita bisa segera menikmati hasilnya. (tatang/iDEA)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pesepeda Dibegal di Jalan Latumenten Jakbar, 1 Unit Ponsel Raib

Pesepeda Dibegal di Jalan Latumenten Jakbar, 1 Unit Ponsel Raib

Megapolitan
Dua Pekan Pelaksanaan PSBB Ketat, 237 Tempat Usaha Dijatuhi Sanksi

Dua Pekan Pelaksanaan PSBB Ketat, 237 Tempat Usaha Dijatuhi Sanksi

Megapolitan
33.340 WNA Masuk Indonesia Lewat Bandara Soekarno-Hatta di Masa Pembatasan Kedatangan Warga Asing

33.340 WNA Masuk Indonesia Lewat Bandara Soekarno-Hatta di Masa Pembatasan Kedatangan Warga Asing

Megapolitan
Wagub DKI: Tanpa Warga Luar Jakarta, Okupansi RS di Jakarta Hanya 60 Persen

Wagub DKI: Tanpa Warga Luar Jakarta, Okupansi RS di Jakarta Hanya 60 Persen

Megapolitan
Pemprov DKI Diminta Libatkan Tokoh Agama Cegah Penyebaran Covid-19

Pemprov DKI Diminta Libatkan Tokoh Agama Cegah Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 2.314, Angka Kematian Kembali Tertinggi

Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 2.314, Angka Kematian Kembali Tertinggi

Megapolitan
UPDATE 26 Januari: Ada 46 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, 69 Orang Sembuh

UPDATE 26 Januari: Ada 46 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, 69 Orang Sembuh

Megapolitan
UPDATE 26 Januari: Bertambah 39 Kasus Covid-19 di Tangsel, 3 Pasien Meninggal

UPDATE 26 Januari: Bertambah 39 Kasus Covid-19 di Tangsel, 3 Pasien Meninggal

Megapolitan
Polisi Masih Lengkapi Berkas Perkara Kasus Video Syur Gisel dan Michael Yukinobu

Polisi Masih Lengkapi Berkas Perkara Kasus Video Syur Gisel dan Michael Yukinobu

Megapolitan
Ditanya Alasan Beraksi Mesum di Halte Senen, MA: Emang Kenapa?

Ditanya Alasan Beraksi Mesum di Halte Senen, MA: Emang Kenapa?

Megapolitan
Seberangi Kali Pesanggrahan, Seorang Pria Terpeleset dan Hanyut

Seberangi Kali Pesanggrahan, Seorang Pria Terpeleset dan Hanyut

Megapolitan
Pembegal Perwira Marinir Sudah 11 Kali Beraksi di Jakarta

Pembegal Perwira Marinir Sudah 11 Kali Beraksi di Jakarta

Megapolitan
Dua Pekan PSBB, Satpol PP Jakbar Kumpulkan Denda Rp 47,6 Juta dari Warga Tak Pakai Masker

Dua Pekan PSBB, Satpol PP Jakbar Kumpulkan Denda Rp 47,6 Juta dari Warga Tak Pakai Masker

Megapolitan
Soal Penggunaan GeNose di Stasiun, Epidemiolog: Terburu-buru, Semuanya Ingin Jokowi Senang

Soal Penggunaan GeNose di Stasiun, Epidemiolog: Terburu-buru, Semuanya Ingin Jokowi Senang

Megapolitan
Wagub DKI: 50 Persen Kapasitas RS Bisa Digunakan untuk Pasien Covid-19

Wagub DKI: 50 Persen Kapasitas RS Bisa Digunakan untuk Pasien Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X