Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Soal Ambalat, Presiden Tidak Akan Kompromi

Kompas.com - 02/06/2009, 09:03 WIB
Editor

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyikapi serius jika masalah kedaulatan Indonesia dilanggar. Presiden menyatakan tidak akan memberikan kompromi, namun penyelesaiannya tidak dengan cara mengobarkan peperangan, tetapi dengan cara yang bermartabat.

Demikian Presiden menanggapi kasus Ambalat, termasuk aksi provokasi oleh Malaysia dengan memasuki wilayah perairan Ambalat, Indonesia.

"Penyelesaian masalah sengketa Indonesia-Malaysia harus betul-betul tepat, sistemik dengan diplomasi yang gigih dan strategi yang tepat. Klaim Malaysia atas Ambalat, sejengkal apa pun, kita tidak akan bisa terima," tegas Presiden dalam konferensi pers seusai pertemuan ASEAN-ROK Commemorative Summit di Pulau Jeju, Korsel, Selasa (2/6).

SBY mengaku telah bertemu dengan pemimpin Malaysia dan mendorong untuk pelaksanaan pembicaraan intensif mengenai batas wilayah.

Terkait dengan insiden yang baru ini terjadi, Presiden telah menginstruksikan Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Subandrio untuk peningkatan operasi pengamanan wilayah. Sekarang sudah ada enam kapal perang dan tiga pesawat udara yang kita operasionalkan di wilayah itu.

Sementara mengenai sengketa soal budaya seperti klaim Malaysia terhadap Reog Ponorogo, batik, dan lagu Rasa Sayange, menurut SBY, pemerintah menyelesaikannya secara kekeluargaan dengan semangat. "Tapi dalam hal kedaulatan kita tidak ada kompromi," tandas Presiden.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Terkini Lainnya

Mahfud Nyatakan Satgas TPPU Masih Bekerja, Kasus Rafael Alun Dibuka Terus

Mahfud Nyatakan Satgas TPPU Masih Bekerja, Kasus Rafael Alun Dibuka Terus

Nasional
Update 6 Juni: Kasus Covid-19 Bertambah 362 dalam Sehari, Totalnya Jadi 6.809.130

Update 6 Juni: Kasus Covid-19 Bertambah 362 dalam Sehari, Totalnya Jadi 6.809.130

Nasional
Pemerintah Terima 36 Mobil Listrik BMW Seri 7 untuk KTT ASEAN Plus

Pemerintah Terima 36 Mobil Listrik BMW Seri 7 untuk KTT ASEAN Plus

Nasional
KPU: Sumbangan Dana Kampanye Tetap Wajib Dilaporkan

KPU: Sumbangan Dana Kampanye Tetap Wajib Dilaporkan

Nasional
Senyum Merekah Megawati Beri Kado untuk Jokowi, Foto Deklarasi Ganjar Capres

Senyum Merekah Megawati Beri Kado untuk Jokowi, Foto Deklarasi Ganjar Capres

Nasional
KPK Tahan Eks Komisaris PT Wika Beton yang Jadi Penghubung Suap Hakim Agung

KPK Tahan Eks Komisaris PT Wika Beton yang Jadi Penghubung Suap Hakim Agung

Nasional
Usulan Kenaikan Anggaran Polri untuk Amankan Pemilu 2024 dan DOB Papua

Usulan Kenaikan Anggaran Polri untuk Amankan Pemilu 2024 dan DOB Papua

Nasional
BMKG Minta Masyarakat Waspadai Potensi Curah Hujan Sangat Rendah September Nanti

BMKG Minta Masyarakat Waspadai Potensi Curah Hujan Sangat Rendah September Nanti

Nasional
BERITA FOTO: Jokowi Disebut Dukung Penuh Ganjar Saat Pidato di Rakernas PDI-P

BERITA FOTO: Jokowi Disebut Dukung Penuh Ganjar Saat Pidato di Rakernas PDI-P

Nasional
Eks Komisaris Wika Beton Pakai Rompi Oranye KPK

Eks Komisaris Wika Beton Pakai Rompi Oranye KPK

Nasional
BERITA FOTO: Puan Tangkap Pesan Jokowi Ingin Ganjar Lanjutkan Kepemimpinan pada 2024

BERITA FOTO: Puan Tangkap Pesan Jokowi Ingin Ganjar Lanjutkan Kepemimpinan pada 2024

Nasional
Jokowi Disebut Beri Ganjar Dukungan Penuh Saat Pidato Tertutup di Rakernas PDI-P

Jokowi Disebut Beri Ganjar Dukungan Penuh Saat Pidato Tertutup di Rakernas PDI-P

Nasional
Jemaah Haji Khusus Berdatangan ke Madinah

Jemaah Haji Khusus Berdatangan ke Madinah

Nasional
Pesan Muhadjir ke Jemaah Haji: Jangan Paksakan Diri Kejar Ibadah Sunnah

Pesan Muhadjir ke Jemaah Haji: Jangan Paksakan Diri Kejar Ibadah Sunnah

Nasional
Wamenkes: Jemaah Haji yang Rawat Jalan Capai 236 Orang, Rawat Inap 256 Orang

Wamenkes: Jemaah Haji yang Rawat Jalan Capai 236 Orang, Rawat Inap 256 Orang

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com