Gerbong Pembangkit KA Argo Bromo Terbakar di Cikampek

Kompas.com - 19/06/2009, 19:00 WIB
Editor

KARAWANG, KOMPAS.com — Gerbong pembangkit KA Agro Bromo Anggrek jurusan Jakarta-Surabaya terbakar menjelang Stasiun Cikampek, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Jumat (19/6) sore. Tidak ada korban dalam kejadian itu, tetapi perjalanan kereta terpaksa dilanjutkan tanpa pembangkit hingga Stasiun Cirebon.

Kepala Stasiun Cikampek Suprapto mengatakan, gerbong pembangkit terlihat mengeluarkan asap sejak menjelang Stasiun Cikampek. Belum diketahui penyebab terbakarnya gerbong tersebut, tetapi api tidak sampai menjalar ke loko dan gerbong penumpang yang bergandengan langsung dengan gerbong pembangkit.

Suprapto mengatakan, untuk efisiensi waktu, penggantian gerbong pembangkit akan dilakukan di Stasiun Cirebon. Dengan demikian, pendingin udara pada tujuh gerbong penumpang dipastikan tidak berfungsi hingga Cirebon.

Seluruh tabung pemadam yang ada dikerahkan untuk memadamkan api, tetapi api tak juga padam. "Api baru padam setelah satu mobil pemadam kebakaran Kabupaten Karawang membantu pemadaman," ujar Suprapto.


KA Argo Bromo Anggrek jurusan Gambir Jakarta-Pasar Turi Surabaya itu diperkirakan berpenumpang 350 orang. Menurut Suprapto, beberapa saat setelah gerbong pembangkit berhasil dipisahkan, gerbong lain langsung dikaitkan dan melanjutkan perjalanan menuju Cirebon.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tembak Mati Pengedar Sabu di Cipayung

Polisi Tembak Mati Pengedar Sabu di Cipayung

Megapolitan
Anies: Oposisi Sangat Keras pada TGUPP karena Efektif Bekerja

Anies: Oposisi Sangat Keras pada TGUPP karena Efektif Bekerja

Megapolitan
Bantah Ada Bocoran Ujian di SMAN 1 Depok, Kepala Sekolah Sebut Berawal dari Ribut Siswa

Bantah Ada Bocoran Ujian di SMAN 1 Depok, Kepala Sekolah Sebut Berawal dari Ribut Siswa

Megapolitan
Pemkot Jakut Uji Coba Pembatasan Kontainer di Jalan Cilincing Raya Awal 2020

Pemkot Jakut Uji Coba Pembatasan Kontainer di Jalan Cilincing Raya Awal 2020

Megapolitan
Sakit Hati Ditegur, Pria di Ciracas Aniaya Tetangga dengan Celurit

Sakit Hati Ditegur, Pria di Ciracas Aniaya Tetangga dengan Celurit

Megapolitan
PT KAI Klaim Sudah Koordinasi dengan Dishub soal Penutupan Lay Bay Stasiun Bekasi

PT KAI Klaim Sudah Koordinasi dengan Dishub soal Penutupan Lay Bay Stasiun Bekasi

Megapolitan
Area Lay Bay Stasiun Bekasi Ditutup Selamanya

Area Lay Bay Stasiun Bekasi Ditutup Selamanya

Megapolitan
Maling Motor Terjebak Macet Dihakimi Warga hingga Tewas

Maling Motor Terjebak Macet Dihakimi Warga hingga Tewas

Megapolitan
Diduga Cemburu, Suami Bacok Istri hingga Tewas di Pamulang

Diduga Cemburu, Suami Bacok Istri hingga Tewas di Pamulang

Megapolitan
Anies Ingin Seluruh Transportasi Ramah Perempuan

Anies Ingin Seluruh Transportasi Ramah Perempuan

Megapolitan
Damkar Jaktim Evakuasi 7 Sarang Tawon Vespa dalam Sehari

Damkar Jaktim Evakuasi 7 Sarang Tawon Vespa dalam Sehari

Megapolitan
Viral Video Keributan Ormas dengan Manajemen Perusahaan di MGK Kemayoran, Ini Kata Polisi

Viral Video Keributan Ormas dengan Manajemen Perusahaan di MGK Kemayoran, Ini Kata Polisi

Megapolitan
Pemkot Akan Batas Jam Operasional Truk Kontainer di Jakarta Utara

Pemkot Akan Batas Jam Operasional Truk Kontainer di Jakarta Utara

Megapolitan
Unit Pajak Kendaraan Bermotor Minta Pengelola Parkir Bantu Tagih Tunggakan Pajak

Unit Pajak Kendaraan Bermotor Minta Pengelola Parkir Bantu Tagih Tunggakan Pajak

Megapolitan
Fakta Kematian Bayi 40 Hari karena Tersedak Potongan Kecil Pisang

Fakta Kematian Bayi 40 Hari karena Tersedak Potongan Kecil Pisang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X