Jeritan Pilu 3 Orang Asing Korban JW Marriot

Kompas.com - 17/07/2009, 11:36 WIB
Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Ledakan high expolsive yang mengguncang hotel mewah JW Marriott, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (18/7) sekitar pukul 08.00 menimbulkan kepanikan. Jeritan pilu dan panik membahana sesaat setelah ledakan berkekuatan tinggi tersebut merusakkan sebagian lantai dua hotel mewah tersebut.

Di antara jeritan tersebut, Atha, saksi mata ledakan yang sehari-hari bertugas menjaga kantin di lantai dasar JW Marriot, mengaku terngiang dengan erangan tiga orang asing yang menjadi korban. "Mereka berteriak-teriak meminta tolong karena terjebak. Muka mereka udah penuh luka. Tidak lama, mereka diangkat," ujarnya.

Saksi mata yang lain, Subaidi, siswa magang di hotel mewah tersebut, mengiyakan apa yang disampaikan oleh Atha. Ditambahkan, sesaat setelah ledakan, asap mengepul membumbung tinggi. "Orang-orang pada berlarian kemana-mana," ujar Subaidi.

Direktur Utama PT Holcim disebut-sebut sebagai salah satu dari sembilan korban tewas yang dilansir Markas Besar Polri. Hingga kini, sanak-saudara dari orang-orang yang diduga menjadi korban ledakan dashyat tersebut terus berdatangan ke lokasi kejadian.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X