Pelayat Penuhi Rumah Evert Mokodompis

Kompas.com - 20/07/2009, 10:39 WIB
Editor

JAKARTA, KOMPAS.com — Sejak semalam hingga Senin (20/7) pagi, ratusan orang menyemut di rumah duka, tempat disemayamkannya jenazah Evert Mokodompis (33), di Kompleks Pondok Maharta, Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Evert adalah salah satu korban tewas akibat ledakan bom di JW Marriott, Mega Kuningan, Jakarta, Jumat.

Mereka yang datang antara lain dari kerabat keluarga besar Mokodompis, rekan kerja Evert di JW Marriott, dan juga warga sekitar rumah duka. "Kami sangat berduka atas musibah ini dan wafatnya sahabat kami, Evert,"  kata salah seorang rekan kerja Evert di JW Marriott.

Turut hadir di rumah duka, H Apendi, Camat Pondok Aren. Menurut Apendi, Wali Kota Tangerang Selatan H Mohamad Saleh kemungkinan siang nanti juga akan melayat ke rumah duka.

Dari pantauan Kompas.com, saat ini di rumah duka tengah berlangsung acara ibadat untuk melepas jenazah Evert ke pemakaman. Beberapa anggota keluarga Mokodompis, termasuk anak-istri Evert, terlihat sangat berduka. Bahkan, ibunda Evert sekitar pukul 09.30 sempat pingsan dan mendapatkan perawatan medis karena duka yang mendalam akibat kepergian Evert.

Menurut rencana, jenazah Evert akan dimakamkan siang nanti sekitar pukul 12.00 di TPU Tanah Kusir. "Saat ini masih menunggu kedatangan bapa pendeta," ujar seorang kerabat Evert. (c9-09)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.