Kamar Merah Jingga, Bangkitkan Semangat

Kompas.com - 29/07/2009, 21:19 WIB
Editor

KOMPAS.com - Tak hanya berkesan feminin, merah dan jingga juga terkenal sebagai pembangkit semangat. Pilihan dua warna ini untuk kamar putri cilik Anda.

Mendandani kamar anak-anak, bisa menjadi tantangan bagi para orang tua. Apalagi kamar anak perempuan. Dibandingkan anak laki-laki, anak perempuan cenderung lebih cerewet soal kamar tidurnya.

Anak-anak perempuan berusia kurang lebih tujuh tahun, lazimnya sudah memiliki kamar pribadi. Di kamarnya inilah, ia menghabiskan banyak waktu dengan melakukan berbagai kegiatan. Mulai dari beristirahat, belajar, hingga bermain bersama teman-temannya. Oleh sebab itu, sewajarnya para orang tua membantu menciptakan kamar tidur yang nyaman untuknya.

Untuk memberikan sentuhan karakter personal si putri cilik, biarkan ia memilih warna favoritnya. Anak perempuan biasanya menyukai warna-warna cerah untuk kamar tidurnya. Merah muda, merah, atau jingga. 

Warna-warna tersebut, selain cerah, juga memberikan kesan feminin. Warna-warna shocking seperti ini juga terkenal sebagai pembangkit semangat. Jadi tak hanya berkarakter feminin, dengan aplikasi warna-warna tadi, putri kesayangan pun semakin bersemangat untuk beraktifitas di kamarnya.

Aplikasi Warna Cerah Untuk Aksen
Mengaplikasikan warna-warna cerah pada ruangan, bukan perkara sepele. Kesalahan aplikasi atau memadu warna cerah, bisa jadi membuat kamar tidur tidak sedap dipandang. Tidak hanya itu, lebih parah lagi kesalahan aplikasi warna pun bisa mempengaruhi mood orang yang tinggal di dalamnya.

Ada cara aman untuk mengaplikasikan warna cerah. Aplikasikan warna cerah sebagai aksen pada ruangan. Sebagai gambaran, coba lihat kamar tidur pada foto di atas. Warna merah dan jingga tidak mendominasi ruang. Hanya diaplikasikan pada beddings, karpet, dan gorden.

Meski tidak mendominasi, warna-warna tersebut mampu membuat kamar berukuran 2,8m x 3,2m ini tampil cerah dan penuh semangat. Dengan demikian, mudah-mudahan putri cilik Anda akan betah berada di kamarnya. Dan, jangan heran jika ia selalu membanggakan kamar tidurnya pada teman-temannya. (www.ideaonline.co.id/ Anissa)



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7.666 Orang Ajukan SIKM, Hanya 1.422 yang Disetujui

7.666 Orang Ajukan SIKM, Hanya 1.422 yang Disetujui

Megapolitan
Kepala Bocah WNA Tersangkut di Besi Teralis, Dibebaskan Petugas Damkar

Kepala Bocah WNA Tersangkut di Besi Teralis, Dibebaskan Petugas Damkar

Megapolitan
Siapkan New Normal, Kabupaten Tangerang Izinkan Tempat Ibadah Dibuka

Siapkan New Normal, Kabupaten Tangerang Izinkan Tempat Ibadah Dibuka

Megapolitan
Dua Hari, 160 Kendaraan dari Luar Kota Dipaksa Putar Balik Saat Hendak Masuk Jaksel

Dua Hari, 160 Kendaraan dari Luar Kota Dipaksa Putar Balik Saat Hendak Masuk Jaksel

Megapolitan
Warga Cempaka Putih Timur Panen Bersama Sayuran Hidroponik di Tengah PSBB

Warga Cempaka Putih Timur Panen Bersama Sayuran Hidroponik di Tengah PSBB

Megapolitan
Sopir Bajaj Jadi Tersangka Terkait Tabrakan dengan Bus Transjakarta di Pademangan

Sopir Bajaj Jadi Tersangka Terkait Tabrakan dengan Bus Transjakarta di Pademangan

Megapolitan
Masuk Jakarta Tanpa SKIM, 4 Warga Lenteng Agung Karantina Mandiri, Rumah Dipasang Stiker

Masuk Jakarta Tanpa SKIM, 4 Warga Lenteng Agung Karantina Mandiri, Rumah Dipasang Stiker

Megapolitan
THR TGUPP Tak Dipangkas, Ketua Komisi A DPRD: Ini soal Empati

THR TGUPP Tak Dipangkas, Ketua Komisi A DPRD: Ini soal Empati

Megapolitan
Pemkot Bekasi Bagikan Masker Kain ke Seluruh Tempat Ibadah yang Boleh Beroperasi

Pemkot Bekasi Bagikan Masker Kain ke Seluruh Tempat Ibadah yang Boleh Beroperasi

Megapolitan
Periode PSBB Jawa Barat dan Depok Beda, Asosiasi Mal Bingung

Periode PSBB Jawa Barat dan Depok Beda, Asosiasi Mal Bingung

Megapolitan
Dari Tegal, 4 Warga Lenteng Agung Masuk Jakarta Tanpa SIKM, Lurah Bingung

Dari Tegal, 4 Warga Lenteng Agung Masuk Jakarta Tanpa SIKM, Lurah Bingung

Megapolitan
Asosiasi: Mal di Depok Buka jika PSBB Selesai

Asosiasi: Mal di Depok Buka jika PSBB Selesai

Megapolitan
171.046 Kendaraan Menuju Jakarta Dalam 3 Hari Arus Balik Lebaran

171.046 Kendaraan Menuju Jakarta Dalam 3 Hari Arus Balik Lebaran

Megapolitan
Penjelasan BKD soal Pemotongan Tunjangan PNS DKI Terkait Pandemi Covid-19

Penjelasan BKD soal Pemotongan Tunjangan PNS DKI Terkait Pandemi Covid-19

Megapolitan
Simak Jadwal PPDB SD dan SMP Tahun Ajaran 2020-2021 di Kota Tangerang

Simak Jadwal PPDB SD dan SMP Tahun Ajaran 2020-2021 di Kota Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X