Tanaman di Kamar Tidur, Kenapa Enggak Boleh?

Kompas.com - 30/07/2009, 16:46 WIB
Editor

KOMPAS.com — Seorang teman mengaku bingung ketika ia membaca salah satu buku tentang fengsui yang menyatakan bahwa menyimpan tumbuhan atau tanaman di dalam kamar tidur sebaiknya dihindari.  Hal itu disebabkan tanaman perlu disiram air, sedangkan unsur air seharusnya dihindari di kamar tidur.

Namun yang membuat ia bingung, bukankah tanaman adalah penghasil oksigen yang baik. Mereka dapat menyerap polutan dan karbon dioksida dari udara untuk kemudian mengubahnya menjadi oksigen. Lalu, mengapa dari sisi fengsui tanaman justru tidak direkomendasikan disimpan di kamar tidur?

Bila dianalisis secara praktis, penjelasan sederhana berikut ini mungkin dapat membantu. Tumbuhan adalah makhluk hidup yang melepaskan karbon dioksida ke udara pada malam hari. Adapun pada saat bersamaan, kita justru harus tengah beristirahat dan melepas lelah pada malam hari. Nah oleh karena itulah, menempatkan tanaman di kamar tidur jelas bukan merupakan ide yang baik.

Dari sudut pandang kearifan fengsui, tumbuhan juga merupakan representasi pertumbuhan dan getaran hidup, dan dua hal ini jelas bukanlah energi yang Anda harapkan saat beristirahat di kamar tidur.

Akan tetapi, hal ini juga bukan berarti kehadiran tanaman kecil dalam pot, khususnya pada sebuah kamar tidur yang cukup luas, akan menimbulkan pengaruh buruk dari sisi fengsui.

Perlu dicatat bahwa pengaruh buruk tanaman dalam kamar tidur akan sangat bergantung pada faktor lain, seperti luas dan desain kamar. Bagaimanapun, kehadiran tanaman di dalam rumah sebenarnya membawa efek positif, terutama dengan mempertimbangkan tingkat polusi dalam ruangan.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

14 Orang yang Dikarantina di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan, Salah satunya Istri Lurah di Tangsel

14 Orang yang Dikarantina di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan, Salah satunya Istri Lurah di Tangsel

Megapolitan
UPDATE Covid-19 6 Juni: 271 Positif, 36 Meninggal, 89 Sembuh di Tangsel

UPDATE Covid-19 6 Juni: 271 Positif, 36 Meninggal, 89 Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Kantor, Mal, hingga Stasiun dan Terminal di Jakarta Wajib Siapkan Parkir Khusus Sepeda saat PSBB Transisi

Kantor, Mal, hingga Stasiun dan Terminal di Jakarta Wajib Siapkan Parkir Khusus Sepeda saat PSBB Transisi

Megapolitan
PSBB Transisi di Jakarta, Begini Protokol yang Akan Diterapkan Mal Central Park

PSBB Transisi di Jakarta, Begini Protokol yang Akan Diterapkan Mal Central Park

Megapolitan
[UPDATE] Covid-19 6 Juni di Depok: 1 Kasus Baru, 1 Suspect Meninggal Dunia

[UPDATE] Covid-19 6 Juni di Depok: 1 Kasus Baru, 1 Suspect Meninggal Dunia

Megapolitan
Sempat Dirawat 3 Hari di ICU, Paranormal Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia

Sempat Dirawat 3 Hari di ICU, Paranormal Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia

Megapolitan
UPDATE 6 Juni: Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Bertambah 102 Orang

UPDATE 6 Juni: Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Bertambah 102 Orang

Megapolitan
Sistem Ganjil Genap Belum Berlaku Pekan Depan, Dishub Tunggu Sepekan PSBB Transisi

Sistem Ganjil Genap Belum Berlaku Pekan Depan, Dishub Tunggu Sepekan PSBB Transisi

Megapolitan
Gereja Katedral Jakarta Akan Dibuka Setelah Siap dengan Protokol Kesehatan

Gereja Katedral Jakarta Akan Dibuka Setelah Siap dengan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Tempat Karaoke hingga Spa Kembali Beroperasi, Ketua DPRD Nilai Pemkot Bekasi Tergesa-gesa

Tempat Karaoke hingga Spa Kembali Beroperasi, Ketua DPRD Nilai Pemkot Bekasi Tergesa-gesa

Megapolitan
PSBB Transisi, Anak-anak dan Ibu Hamil Dilarang Masuk Monas

PSBB Transisi, Anak-anak dan Ibu Hamil Dilarang Masuk Monas

Megapolitan
1.600 Warga Pondok Aren yang Belum Dapat Bantuan Terima Sembako dari Kemensos

1.600 Warga Pondok Aren yang Belum Dapat Bantuan Terima Sembako dari Kemensos

Megapolitan
Operasional Transportasi Umum Dibatasi Saat PSBB Transisi di Jakarta, Ini Jadwalnya

Operasional Transportasi Umum Dibatasi Saat PSBB Transisi di Jakarta, Ini Jadwalnya

Megapolitan
Ojol Boleh Beroperasi Mulai 8 Juni, Pengemudi Wajib Pakai Atribut dan Masker

Ojol Boleh Beroperasi Mulai 8 Juni, Pengemudi Wajib Pakai Atribut dan Masker

Megapolitan
PSBB Transisi Jakarta, Aturan Ganjil Genap Tak Berlaku bagi Ojol

PSBB Transisi Jakarta, Aturan Ganjil Genap Tak Berlaku bagi Ojol

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X