Air Pernah Ditangkap Usai Bom Marriott I

Kompas.com - 09/08/2009, 13:13 WIB
Editor

JAKARTA, KOMPAS.com — Korban tewas dalam penggerebekan Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, Air Setiawan pernah ditangkap seusai peristiwa pengeboman di Hotel JW Marriott I pada 2003 silam. Dia ditangkap selama satu bulan 10 hari.

"Air satu bulan 10 hari pernah ditangkap. Tapi tidak terbukti, jadi dikembalikan," ujar pengacara orangtua Eko dan Air, Endro Sudarsono, kepada wartawan ketika menyambangi Mabes Polri, Jakarta, Minggu (9/8).

Sampai saat ini, lanjutnya, status hukum Air belum jelas. Aparat hukum harus menjelaskan tentang hal tersebut. "Kok ini tiba-tiba terbunuh. Tidak ada cara lain misal persidangan," kata dia.

Oleh karena itu, orangtua Air, Agus Purwanto, mengaku syok saat tahu pemuda itu tewas di Jatiasih, Bekasi. Agus datang ke Mabes Polri bersama pengacaranya dan orangtua Eko Joko Sarjono, Slamet Widodo, untuk memastikan identitas jenazah yang saat ini masih berada di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.