Tip Sebelum Membeli Tempat Tidur

Kompas.com - 24/08/2009, 11:25 WIB
Editor

KOMPAS.com -  Tempat tidur yang nyaman adalah kunci mendapat istirahat yang sehat dan berkualitas. Istirahat yang berkualitas tentu akan memperbesar produktivitas. Oleh karena itu, memilih tempat tidur yang tepat sangat penting artinya.

Bila Anda kebetulan akan membeli tempat tidur baru, ada baiknya jangan terlalu terburu-buru. Luangkan sedikit waktu untuk berpikir tentang apa yang Anda inginkan. Pastikan pilihan Anda tidak keliru, supaya tak menyesal di kemudian hari.

Selain harus mengutamakan faktor kenyamanan, Anda pun tak boleh mengabaikan fakta bahwa ranjang merupakan focal point atau titik pusat dari sebuah kamar tidur. Penampilan tempat tidur boleh dibilang sama penting dengan kenyamanannya. Bagaimana pun, ranjang adalah tempat terakhir yang Anda lihat pada malam hari sebelum terlelap, dan yang pertama ketika terjaga di pagi hari.

Tentukan Ukuran
Seberapa besar tempat tidur yang anda perlukan tergantung pada ukuran kamar tidur, serta berapa luas yang Anda butuhkan. Kadang-kadang Anda juga dapat memesan tempat tidur sesuai ukuran diinginkan, tetapi perlu diketahui bahwa menemukan kasur dan seprai untuk jenis tempat tidur yang tak standar relatif lebih sulit.

Sebagai gambaran, berikut ini adalah beragam ukuran standar tempat tidur yang ada di pasaran :

Twin Bed : 39 inci (lebar) x 75 inci  (panjang)
Extra Long Twin Bed : 39 inci x 80 inci
Duoble Bed : 54 inci  x 75 inci
Ukuran Queen  60 inci  x 80 inci
Standar King  : 76 inci x 80 inci
California King/Western King : 72 inci x 84 inci

Tentukan Jenis
Setelah menentukan ukuran, barulah Anda memutuskan jenis tempat tidur seperti apa yang diinginkan. 

- Ada jenis tempat tidur standar yang menyediakan ruang penyimpanan extra di bawah, di dalam atau di ujung tempat tidur. 

- Jenis trundle bed yang lebif fleksibel (pada umumnya disimpan di bawah suatu tempat tidur untuk dua orang).  Jenis tempat tidur ini dapat digunakan untuk kamar anak atau atau kamar tamu. 

- Jenis ranjang bertingkat (bunk bed) untuk anak-anak atau remaja yang dapat menghemat ruang, selain juga menyediakan tempat tidur extra. 

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aparat Belum Bantu Pembatasan Pengunjung di Sejumlah Pasar di Jaksel

Aparat Belum Bantu Pembatasan Pengunjung di Sejumlah Pasar di Jaksel

Megapolitan
UPDATE 2 Juli: Bertambah 13, Total 414 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

UPDATE 2 Juli: Bertambah 13, Total 414 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Dishub DKI: Jumlah Kendaraan di Jalanan Jakarta Mendekati Sebelum Covid-19

Dishub DKI: Jumlah Kendaraan di Jalanan Jakarta Mendekati Sebelum Covid-19

Megapolitan
UPDATE 2 Juli, Sisa 19 Pasien Positif Covid-19 di Kota Bekasi, 12 RW Masih di Zona Merah

UPDATE 2 Juli, Sisa 19 Pasien Positif Covid-19 di Kota Bekasi, 12 RW Masih di Zona Merah

Megapolitan
Kasus Penusukan Anggota Babinsa Serda Saputra, Polisi Tangkap Seorang Tersangka

Kasus Penusukan Anggota Babinsa Serda Saputra, Polisi Tangkap Seorang Tersangka

Megapolitan
PT MRT Jakarta Bakal Tambah Durasi Jam Sibuk bila Jumlah Penumpang Melonjak

PT MRT Jakarta Bakal Tambah Durasi Jam Sibuk bila Jumlah Penumpang Melonjak

Megapolitan
Orderan Kurir Sepeda Jakarta Melonjak Selama Pandemi Covid-19

Orderan Kurir Sepeda Jakarta Melonjak Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Orangtua Keluhkan Titik Koordinat PPDB Jalur Zonasi yang Salah, Pemkot Bekasi: Human Error

Orangtua Keluhkan Titik Koordinat PPDB Jalur Zonasi yang Salah, Pemkot Bekasi: Human Error

Megapolitan
Besok Kota Bogor Masuki Fase Pra-Adaptasi Kebiasaan Baru

Besok Kota Bogor Masuki Fase Pra-Adaptasi Kebiasaan Baru

Megapolitan
Garuda Indonesia Beri Penjelasan Berkait Penumpangnya yang Sesak Napas Lalu Meninggal

Garuda Indonesia Beri Penjelasan Berkait Penumpangnya yang Sesak Napas Lalu Meninggal

Megapolitan
Kegiatan Belajar Mengajar di Kota Tangerang Dimulai 13 Juli secara Daring

Kegiatan Belajar Mengajar di Kota Tangerang Dimulai 13 Juli secara Daring

Megapolitan
Sejumlah Orangtua Datangi Kantor Disdik Kota Bekasi Keluhkan Data Jalur Zonasi Tak Valid

Sejumlah Orangtua Datangi Kantor Disdik Kota Bekasi Keluhkan Data Jalur Zonasi Tak Valid

Megapolitan
Pedagang Sebut Larangan Penggunaan Plastik Sekali Pakai Bisa Kurangi Sampah di Jakarta

Pedagang Sebut Larangan Penggunaan Plastik Sekali Pakai Bisa Kurangi Sampah di Jakarta

Megapolitan
KPAI Sebut Penggunaan Akreditasi Sekolah Asal Bisa Rugikan Lulusan Sekolah Negeri

KPAI Sebut Penggunaan Akreditasi Sekolah Asal Bisa Rugikan Lulusan Sekolah Negeri

Megapolitan
Pemotongan Hewan Kurban di Zona Merah Dilakukan di Rumah Penjagalan

Pemotongan Hewan Kurban di Zona Merah Dilakukan di Rumah Penjagalan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X