Salami Foke, Warga Dapat Uang dan Bingkisan

Kompas.com - 21/09/2009, 10:17 WIB
Editor

JAKARTA, KOMPAS.com — Ada yang berbeda di Balai Kota Jakarta pada H+2 Lebaran ini. Ribuan warga dengan pakaian sederhana mengantre untuk bersalaman dengan Bang Foke, sapaan Gubernur DKI Jakarta, dan mendapatkan bingkisan beserta uang darinya. "Kenikmatan Allah menurun pada dia (Bang Foke) karena inget sama rakyat kecil," kata Ali (75), salah satu warga yang menerima bingkisan pada Senin (21/9) pagi.

Ali mengaku dirinya miskin dan tidak memiliki rumah di Jakarta. Dalam keseharian ia tidur dari satu masjid ke masjid lain. "Nek aku ra kere, yo ra rene (kalau saya tidak miskin, ya tidak datang ke sini)," katanya yang asli Surabaya.

Kegembiraan juga dirasakan oleh Sundari (19), asal Pulogadung, Jakarta. "Saya enggak mimpi ketemu Bang Foke," ujarnya. Ia mengaku mendapat uang Rp 20.000 lalu ada satu paket yang berisi sebungkus permen, susu, kacang, air mineral, dan biskuit. "Mudah-mudahan tahun depan bisa dilakukan lagi," tuturnya, yang datang bersama anaknya, Ridho.

Lebih lanjut, Ali mengungkapkan bahwa hanya pejabat yang memerhatikan rakyat kecillah yang menurutnya bagus. "Mudah-mudahan bisa seterusnya (Bang Foke). Karena banyak yang berpangkat, tetapi lupa pada anak-anaknya seperti saya," papar Ali sambil mengacungkan jempolnya yang berlumur tinta biru.

Ali dan Sundari hanya 2 orang yang menanti rezeki. Mereka diterima oleh Bang Foke, Wakil Gubernur Prijanto, dan Sekda Muhayat beserta istri.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 4 Juni, Pasien Positif Covid-19 di Kota Bekasi Mencapai 321, 255 di Antaranya Sembuh

UPDATE 4 Juni, Pasien Positif Covid-19 di Kota Bekasi Mencapai 321, 255 di Antaranya Sembuh

Megapolitan
Fakta yang Terungkap dalam Kasus Pembunuhan oleh Aulia Kesuma, Terlampau Sadis hingga Dituntut Mati

Fakta yang Terungkap dalam Kasus Pembunuhan oleh Aulia Kesuma, Terlampau Sadis hingga Dituntut Mati

Megapolitan
Masih Zona Merah, 25 RW di Depok Ini Belum Bisa Transisi Menuju New Normal

Masih Zona Merah, 25 RW di Depok Ini Belum Bisa Transisi Menuju New Normal

Megapolitan
Shalat Jumat di Masjid Sudah Diperbolehkan, Ini Protokol Kesehatan yang Harus Diikuti

Shalat Jumat di Masjid Sudah Diperbolehkan, Ini Protokol Kesehatan yang Harus Diikuti

Megapolitan
Hari Pertama PSBB Transisi, Jakarta Cerah Berawan, Bodebek Diprediksi Hujan

Hari Pertama PSBB Transisi, Jakarta Cerah Berawan, Bodebek Diprediksi Hujan

Megapolitan
Mulai Hari Ini, Jam Operasional KRL Diperpanjang hingga Pukul 20.00 WIB

Mulai Hari Ini, Jam Operasional KRL Diperpanjang hingga Pukul 20.00 WIB

Megapolitan
Hiraukan Imbauan Penghuni Kos, ART Nekat Mudik, Dipaksa Isolasi Saat Kembali

Hiraukan Imbauan Penghuni Kos, ART Nekat Mudik, Dipaksa Isolasi Saat Kembali

Megapolitan
Wali Kota Depok: PSBB Proposional Bukan Berarti Euforia Aktivitas Kembali Bebas

Wali Kota Depok: PSBB Proposional Bukan Berarti Euforia Aktivitas Kembali Bebas

Megapolitan
Masjid Istiqlal Masih Tiadakan Shalat Jumat Selama PSBB Transisi Jakarta

Masjid Istiqlal Masih Tiadakan Shalat Jumat Selama PSBB Transisi Jakarta

Megapolitan
Aulia Kesuma dan Anaknya Dituntut Mati, Pengacara: Tuntutan Terlalu Sadis

Aulia Kesuma dan Anaknya Dituntut Mati, Pengacara: Tuntutan Terlalu Sadis

Megapolitan
Jam Operasional MRT Jakarta Masa PSBB Transisi Pukul 5.00-21.00 WIB

Jam Operasional MRT Jakarta Masa PSBB Transisi Pukul 5.00-21.00 WIB

Megapolitan
PSBB Transisi, Toko di Jakarta Diterapkan Sistem Ganjil Genap, Begini Pengaturannya

PSBB Transisi, Toko di Jakarta Diterapkan Sistem Ganjil Genap, Begini Pengaturannya

Megapolitan
Mulai Jumat Ini, MRT Kembali Beroperasi Normal dan Buka Semua Stasiun

Mulai Jumat Ini, MRT Kembali Beroperasi Normal dan Buka Semua Stasiun

Megapolitan
Anies Imbau Utamakan Jalan Kaki dan Bersepeda untuk Mobilitas di Jakarta

Anies Imbau Utamakan Jalan Kaki dan Bersepeda untuk Mobilitas di Jakarta

Megapolitan
Banjir Rob Landa Permukiman dan Pelabuhan Kaliadem Penjaringan

Banjir Rob Landa Permukiman dan Pelabuhan Kaliadem Penjaringan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X