Menjual Keindahan Borobudur di ITB Berlin

Kompas.com - 18/03/2010, 15:15 WIB
Editormade

BERLIN, KOMPAS.com — PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko yang menjadi world heritage (warisan dunia) tampil dalam pameran pariwisata internasional ITB Berlin berlangsung sejak tanggal 10 Maret 2010.

Presiden Direktur PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan dan Ratu Boko Purnomo Siswoprasetjo mengatakan, kehadiran PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko di ITB Berlin adalah dalam upaya memperkenalkan peninggalan sejarah ketiga candi yang terletak di Jawa Tengah tersebut.

Ia ingin memperkenalkan ketiga candi yang ditetapkan oleh UNESCO sebagai world heritage (warisan dunia) kepada wisatawan Eropa, khususnya Jerman yang selama ini tahunya hanya Bali. Informasi tersebut sangat dibutuhkan wisatawan langsung dari Eropa, ujarnya, sambil menambahkan bahwa selama ini umumnya mereka tahunya hanya Bali.

Selama mengikuti pameran, PT Taman Wisata Candi Borobudur juga menampilkan peragaan demo membuat wayang kulit yang dibawakan perajin dari Kraton Yogyakarta, Sagio, yang mendapat banyak perhatian dari pengunjung.

Menurut Purnomo, dengan diadakannya demo membuat wayang akan dapat menarik minat wisatawan yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai kebudayaan Indonesia. Selama pameran berlangsung, ia merasa puas dengan banyaknya respons dari masyarakat Eropa tersebut.

Dalam kesempatan itu, Purnomo juga menceritakan mengenai program multimedia yang tengah dilakukan Dr Titus Leber dari Austria yang menceritakan mengenai seluruh relief yang terdapat di seluruh dinding candi.

Proyek multimedia interaktif Prambanan, Borobudur, dan Candi Boko berisi berbagai cerita mengenai seluruh relief yang terdapat di seluruh dinding candi. Masuk ke dalam multimedia interaktif orang seperti berjalan di lorong-lorong candi.

Ia mengharapkan proyek yang membutuhkan waktu dua sampai tiga tahun itu akan menjadikan kisah Borobudur, Prambanan, dan Candi Boko mudah dipahami dan dimengerti oleh masyarakat ataupun turis asing.

Indonesia dikenal memiliki potensi candi, kini tercatat jumlah wisatawan ke Jawa Tengah dan Yogyakarta khususnya di Borobudur sebanyak 400.000 wisatawan asing Eropa, seperti Perancis, Jerman, dan Belanda; serta Asia, seperti Jepang dan Malaysia.

Selain itu, ia berharap Borobudur dapat menjadi lokasi pengambilan gambar dalam pembuatan film Hollywood dengan keikutsertaan dalam pameran pariwisata terbesar di dunia, ITB Berlin.

Purnomo mengakui, manajemen Borobudur terus berupaya memperbaiki fasilitas dan bahkan diperbarui serta hospitality juga makin ditingkatkan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X