Satpam Blowfish yang Minta Bantuan Diperiksa

Kompas.com - 07/04/2010, 16:21 WIB
Editorhertanto

JAKARTA, KOMPAS.com — Polda Metro Jaya memeriksa lima orang saksi terkait perkelahian di kelab malam Blowfish Kitchen Bar, Wisma Mulia, Jakarta Selatan, Minggu (4/4/2010) dini hari. Lima orang itu adalah petugas satuan pengamanan yang bertugas saat peristiwa itu terjadi serta pengelola kelab.

"Lanjutkan pemeriksaan lima saksi," ucap Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli Amar di Polda Metro Jaya, Rabu (7/4/2010).

Boy menjelaskan, salah satu satpam yang diperiksa berinisial A. Dia yang menghubungi empat orang kawannya yang berakhir dengan perkelahian. Keterangan sementara, A berinisiatif sendiri menghubungi sekelompok orang itu.

"Bisa saja dia jadi tersangka," kata Boy.

Garis polisi di lokasi kapan akan dibuka? "Police line minggu ini masih ditutup. Penyidik masih bolak-balik," jawab Boy.

Seperti diberitakan, perkelahian terjadi lantaran kesalahpahaman perihal tempat duduk antardua kelompok tamu. Kepolisian telah menetapkan empat tersangka, yaitu KL (30), RR (25), DO (31), dan BM (29). Mereka dijerat Pasal 351 dan 170 KUHP.

Keempat tersangka itu diduga datang atas permintaan satpam Blowfish saat menghadapi kelompok tamu yang terlibat pertengkaran dengan satpam. "Ini motifnya sakit hati, salah paham, solidaritas teman saja, bukan massa bayaran," ucap Boy.

Akibat perkelahian itu, satu orang tewas ditikam, yaitu M Soleh (28). Selain itu, dua orang mengalami luka berat, yaitu Yopi Ingrat (41) dan Agravianus (33).



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ancol Siapkan Pengibaran Bendera Merah Putih di Dalam Air

Ancol Siapkan Pengibaran Bendera Merah Putih di Dalam Air

Megapolitan
Penusuk Pria hingga Tewas di Warnet Duren Sawit Ditangkap

Penusuk Pria hingga Tewas di Warnet Duren Sawit Ditangkap

Megapolitan
UPDATE 15 Agustus Depok: 47 Kasus Baru Covid-19, Penambahan Tertinggi Selama Pandemi

UPDATE 15 Agustus Depok: 47 Kasus Baru Covid-19, Penambahan Tertinggi Selama Pandemi

Megapolitan
Cegah Kembali Kasus Covid-19, Mal AEON BSD Antar Jemput Karyawan hingga Rapid Test Berkala

Cegah Kembali Kasus Covid-19, Mal AEON BSD Antar Jemput Karyawan hingga Rapid Test Berkala

Megapolitan
UPDATE 15 Agustus: Bertambah 598 Kasus Covid-19 di Jakarta

UPDATE 15 Agustus: Bertambah 598 Kasus Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Pedagang Kelontong di Bekasi Tewas oleh Perampok, Seorang Bocah Sempat Lihat Pelaku

Pedagang Kelontong di Bekasi Tewas oleh Perampok, Seorang Bocah Sempat Lihat Pelaku

Megapolitan
Buat Gaduh di Pesawat Garuda, Mumtaz Diingatkan Hanum Rais

Buat Gaduh di Pesawat Garuda, Mumtaz Diingatkan Hanum Rais

Megapolitan
Pedagang Kelontong di Bekasi Dibunuh, Uang dan Rokok Dirampas Pelaku

Pedagang Kelontong di Bekasi Dibunuh, Uang dan Rokok Dirampas Pelaku

Megapolitan
Airin Minta ASN di Tangsel Ikut Lomba Tiktok Meriahkan HUT ke-75 RI

Airin Minta ASN di Tangsel Ikut Lomba Tiktok Meriahkan HUT ke-75 RI

Megapolitan
Pegawai Giant Positif Covid-19, Jumlah Pengunjung Margo City Depok Menurun

Pegawai Giant Positif Covid-19, Jumlah Pengunjung Margo City Depok Menurun

Megapolitan
Jasad Pria Ditemukan di Kamar Mandi Rumah di Bekasi, Ada Luka di Leher dan Perut

Jasad Pria Ditemukan di Kamar Mandi Rumah di Bekasi, Ada Luka di Leher dan Perut

Megapolitan
Libur Panjang, 167.414 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Jumat Kemarin

Libur Panjang, 167.414 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Jumat Kemarin

Megapolitan
Polisi: Ada Saksi yang Sempat Bicara dengan Penembak Pengusaha di Kelapa Gading

Polisi: Ada Saksi yang Sempat Bicara dengan Penembak Pengusaha di Kelapa Gading

Megapolitan
Bocah 5 Tahun Terjepit di Antara Tiang dan Dinding Saat Main Petak Umpet

Bocah 5 Tahun Terjepit di Antara Tiang dan Dinding Saat Main Petak Umpet

Megapolitan
Urai Kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek, Contraflow Diberlakukan di Km 47

Urai Kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek, Contraflow Diberlakukan di Km 47

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X