Konsumen Air Harus Dapat Kompensasi

Kompas.com - 11/05/2010, 16:55 WIB
EditorEdj

JAKARTA, KOMPAS.com — Pelanggan air bersih dari Palyja dan Aetra, yang pekan lalu tidak mendapat pasokan air, harus mendapat kompensasi. Terlebih selama air bersih menghilang, para pelanggan harus memutar otak dan berkeringat hanya untuk mencari setetes air.

Demikian dikatakan Mohamad Mova Al 'afghani, PhD Candidate dari UNESCO Centre for Water Law, University of Dundee, Skotlandia, Selasa (11/5/2010), kepada Kompas. Dia menegaskan, konsumen juga harus pro-aktif menggugat perusahaan air minum agar kejadian serupa tidak terulang.

Wilayah Palyja yang mengalami pasokan air terhenti, berdasarkan Harian Kompas, antara lain di Kebon Kelapa, Pasar Baru, Taman Sari, Kartini, Tomang, Grogol, Petojo Selatan, Cideng, Angke, Jembatan Lima, Tambora, Glodok, Mangga Besar, Tanjung Duren, Wijaya Kusuma, Jelambar, Pluit, Penjaringan, dan Kebon Jeruk.

Pihak Aetra dan Palyja mengatakan, terhentinya aliran air bersih karena pasokan air yang berkurang dari PT Jasa Tirta. "Dari pantauan di Instalasi Pengolahan Air Buaran dan Pulogadung, terjadi penurunan pasokan air baku dari Perum Jasa Tirta (PJT) II. Akibatnya, air yang masuk ke instalasi pengolahan air berkurang dari kebutuhan normal," kata Yosua L Tobing, Corporate Secretary PT Aetra Air Jakarta, kepada Kompas.

Namun, bagi Mohamad Mova, dari sisi konsumen, tidak dapat perlu dipersoalkan siapa yang salah dalam kasus ini. Yang jelas, konsumen harus dapat ganti rugi, kecuali itu bencana besar. "Masalah uangnya dari mana, itu ditentukan dari hubungan hukum para pihak yang terlibat penyelenggaraan air, apakah dari PT Jasa Tirta memasok air baku, Palyja/Aetra mengolah air baku menjadi air minum," kata Mova.

Menurut Mova, Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2005 tentang Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum telah mengatur hak-hak pelanggan, terutama Pasal 67 dan 68. Di dalamnya diatur ganti rugi bila ada pelayanan yang merugikan dirinya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Angka Kematian Tinggi, Petugas TPU Jombang Makamkan 6-7 Jenazah Pasien Covid-19 Per Hari

Angka Kematian Tinggi, Petugas TPU Jombang Makamkan 6-7 Jenazah Pasien Covid-19 Per Hari

Megapolitan
Ini yang Harus Dilakukan jika Bergela Covid-19 Saat Faskes di Jakarta Hampir Penuh

Ini yang Harus Dilakukan jika Bergela Covid-19 Saat Faskes di Jakarta Hampir Penuh

Megapolitan
Labkesda Bakal Periksa Spesimen Tiap Hari, Depok Terus Genjot Tes PCR Covid-19

Labkesda Bakal Periksa Spesimen Tiap Hari, Depok Terus Genjot Tes PCR Covid-19

Megapolitan
Cuaca Buruk, Temuan Hasil Operasi SAR Sriwijaya Air Hari Ini Hanya Sedikit

Cuaca Buruk, Temuan Hasil Operasi SAR Sriwijaya Air Hari Ini Hanya Sedikit

Megapolitan
Ada Pegawai Positif Covid-19, Kantor Kelurahan Cipinang Melayu Ditutup Sementara

Ada Pegawai Positif Covid-19, Kantor Kelurahan Cipinang Melayu Ditutup Sementara

Megapolitan
Klaster Keluarga Dominasi Kasus Covid-19 di Depok

Klaster Keluarga Dominasi Kasus Covid-19 di Depok

Megapolitan
Terowongan Istiqlal-Katedral Mulai Dibangun 20 Januari Ini

Terowongan Istiqlal-Katedral Mulai Dibangun 20 Januari Ini

Megapolitan
Perjalanan Terpilihnya Marullah Matali sebagai Sekda DKI Jakarta, Berawal dari Lelang Jabatan oleh Anies

Perjalanan Terpilihnya Marullah Matali sebagai Sekda DKI Jakarta, Berawal dari Lelang Jabatan oleh Anies

Megapolitan
Raffi Ahmad Pesta Usai Disuntik Vaksin, Polisi: Tak Ada Unsur Pelanggaran

Raffi Ahmad Pesta Usai Disuntik Vaksin, Polisi: Tak Ada Unsur Pelanggaran

Megapolitan
Jalan Ditutup Imbas Proyek Terowongan Istiqlal-Katedral, Ini Pengalihan Arusnya

Jalan Ditutup Imbas Proyek Terowongan Istiqlal-Katedral, Ini Pengalihan Arusnya

Megapolitan
Satgas Covid-19: Kepatuhan Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan Makin Turun

Satgas Covid-19: Kepatuhan Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan Makin Turun

Megapolitan
Penerima BST Lansia dan Disabilitas Boleh Diwakilkan Pihak Keluarga

Penerima BST Lansia dan Disabilitas Boleh Diwakilkan Pihak Keluarga

Megapolitan
Tak Ada Fasilitas, Sampah APD di TPU Jombang Dibakar Tanpa Pengelolaan Khusus

Tak Ada Fasilitas, Sampah APD di TPU Jombang Dibakar Tanpa Pengelolaan Khusus

Megapolitan
Berkas Perkara Kasus Video Berkonten Pornografi Gisel dan Nobu Masih Dilengkapi

Berkas Perkara Kasus Video Berkonten Pornografi Gisel dan Nobu Masih Dilengkapi

Megapolitan
Komplotan Pembuat Surat Tes Covid-19 Palsu Patok Harga Rp 1 Juta Per Lembar

Komplotan Pembuat Surat Tes Covid-19 Palsu Patok Harga Rp 1 Juta Per Lembar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X