Apa Alasan Penahanan Ariel?

Kompas.com - 23/06/2010, 08:28 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

JAKARTA, KOMPAS.com — Artis Nazriel Irham alias Ariel resmi ditahan penyidik Bareskrim Polri setelah ditetapkan sebagai tersangka terkait tiga video porno yang diduga diperankannya bersama dua perempuan mirip Luna Maya dan Cut Tari. Ariel resmi ditahan selama dua puluh hari sejak Selasa (22/6/2010) malam. Apa alasan penahanannya?

Wakil Kepala Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Zainuri Lubis mengatakan, penyidik menahan Ariel agar mempercepat penyidikan. Selain itu, ancaman hukuman yang dihadapi Ariel hingga 12 tahun penjara. Syarat obyektif untuk menahan tersangka diatur dalam Pasal 21 Ayat (4) KUHP, yaitu diancam dengan pidana penjara lima tahun atau lebih.

"Jadi alasan obyektifnya ancaman hukuman di atas lima tahun sesuai UU Pornografi (UU Nomor 44 Tahun 2008)," ucap Zainuri ketika dihubungi Kompas.com, Rabu (23/6/2010) pagi.

Zainuri mengatakan, penyidik tidak melihat syarat subyektif untuk menahan Ariel sesuai Pasal 21 Ayat (1) KUHP, seperti dikhawatirkan akan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti, atau mengulangi perbuatan. "Penyidik tidak melihat itu. Selama ini dia kooperatif. Buktinya dia menyerahkan diri bersama pengacaranya," jelas Zainuri.

Mengenai penetapan tersangka, kata dia, telah berdasarkan bukti permulaan yang cukup. "Ada keterangan ahli, keterangan Luna dan Tari, teman-teman Ariel, dan lain-lain. Tapi tetap kami junjung asas praduga tak bersalah. Nanti jika dinyatakan P21 (berkas lengkap) oleh kejaksaan, pembuktiannya di pengadilan," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.