Mantan Pangkostrad Kemal Idris Wafat - Kompas.com

Mantan Pangkostrad Kemal Idris Wafat

Kompas.com - 28/07/2010, 10:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Pangkostrad Letnan Jenderal TNI (Purn) Achmad Kemal Idris meninggal dunia pada Rabu (28/7/2010) dini hari di Rumah Sakit Abdi Waluyo dalam usia 87 tahun.

"Kakak ipar saya meninggal sekitar pukul 03.30 di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta Pusat, karena komplikasi dan infeksi paru-paru," kata adik ipar almarhum Kemal, Kurie Alim, kepada Antara, Rabu.

Saat ini, jenazah Kemal masih berada di rumah duka di Jalan Duta Indah I No 11, Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Rencananya, pada Rabu siang jenazah almarhum Kemal Idris akan diberangkatkan menuju pemakaman keluarga di Citapen, Ciawi, Bogor, Jawa Barat, untuk dimakamkan.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dikabarkan juga akan melayat almarhum Kemal Idris yang merupakan tokoh Petisi 50 itu di rumah duka.

Almarhum Kemal Idris lahir pada 10 Februari 1923. Dia tentara yang dibesarkan oleh satuan militer Jawa Barat, Siliwangi. Dia pulalah yang mengajak mantan opsir Belanda, HJC Princen, untuk bergabung ke pihak pejuang Indonesia. Walaupun Kemal pernah menjadi diplomat dan pengusaha, tak dapat disangkal titik berat perjalanan hidupnya ada di bidang militer.

Kariernya bermula dari pemuda Seinendan pada zaman Jepang dan berakhir sebagai Jenderal TNI Angkatan Darat.

Sepanjang karier militernya, posisinya yang paling penting adalah ketika pada 1967 dipercaya menjadi Pangkostrad. Di situ dia berperan besar dalam mendukung gerakan mahasiswa yang menentang Orde Lama.

Kemal Idris juga merupakan mantan Pangkowilhan dan Dubes RI untuk Yugoslavia merangkap Yunani. Dia juga dijuluki "Jenderal Sampah" karena setelah pensiun mengelola usaha penanggulangan sampah.

Buku tentang kehidupan Kemal Idris pernah ditulis oleh H Rosihan Anwar bersama Ramadhan KH, Ray Rizal, dan Din Madjid dan diterbitkan Pustaka Sinar Harapan, 1996.

Buku itu berjudul Bertarung dalam Revolusi yang berisi memoar Kemal Idris. Buku itu dipersembahkan sebagai syukur atas HUT ke-50 perkawinannya dengan sang istri, Herwinur Bandiani Singgih Kemal, yang jatuh pada 13 Juli 1996.

Buku itu mengurai jalan hidup dan perjuangannya sejak revolusi hingga kini. Kemal dikenal sebagai salah satu di antara tiga serangkai motor Orde Baru bersama HR Dharsono dan Sarwo Edhie Wibowo. Keduanya sudah almarhum.


EditorHertanto Soebijoto

Terkini Lainnya

Analisis Gestur: Makna Senyuman Jokowi dan Perubahan Gaya Prabowo...

Analisis Gestur: Makna Senyuman Jokowi dan Perubahan Gaya Prabowo...

Nasional
Lima Rencana Pembangunan Stadion BMW, Rumah Masa Depan bagi Persija

Lima Rencana Pembangunan Stadion BMW, Rumah Masa Depan bagi Persija

Megapolitan
Awali Tur Asia, MBS Sepakati Investasi Rp 282 Triliun dengan Pakistan

Awali Tur Asia, MBS Sepakati Investasi Rp 282 Triliun dengan Pakistan

Internasional
BPN: Prabowo Lebih Rileks dan Kuasai Panggung

BPN: Prabowo Lebih Rileks dan Kuasai Panggung

Nasional
Seputar Larangan Operasional Sepeda Listrik Migo di Jakarta..

Seputar Larangan Operasional Sepeda Listrik Migo di Jakarta..

Megapolitan
Alami Trauma, Dua Korban Ledakan di GBK Dirawat Inap di RSAL

Alami Trauma, Dua Korban Ledakan di GBK Dirawat Inap di RSAL

Megapolitan
Siswi SMA Dikeroyok Temannya di Luwu Timur, Korban Lapor Polisi

Siswi SMA Dikeroyok Temannya di Luwu Timur, Korban Lapor Polisi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Instruksi Gubernur Edy Jelang Pilpres | Penusukan Pebalap M Zaky Gara-gara Serempetan

[POPULER NUSANTARA] Instruksi Gubernur Edy Jelang Pilpres | Penusukan Pebalap M Zaky Gara-gara Serempetan

Regional
TKN Jokowi: Prabowo Bukan Salah Jawab soal Unicorn, tapi Salah Pahami Pertanyaan

TKN Jokowi: Prabowo Bukan Salah Jawab soal Unicorn, tapi Salah Pahami Pertanyaan

Nasional
[POPULER INTERNASIONAL] Penerus El Chapo | Wilayah ISIS di Suriah

[POPULER INTERNASIONAL] Penerus El Chapo | Wilayah ISIS di Suriah

Internasional
Beda Cara Pandang Jokowi dan Prabowo Atasi Masalah Lubang Bekas Galian Tambang

Beda Cara Pandang Jokowi dan Prabowo Atasi Masalah Lubang Bekas Galian Tambang

Nasional
BMKG: Waspada Hujan Petir dan Angin Kencang di Jaksel dan Jaktim, Hari Ini

BMKG: Waspada Hujan Petir dan Angin Kencang di Jaksel dan Jaktim, Hari Ini

Megapolitan
Jawab Prabowo, JK Sebut Bangun Infrastruktur Harus Cepat karena Tertinggal Jauh

Jawab Prabowo, JK Sebut Bangun Infrastruktur Harus Cepat karena Tertinggal Jauh

Nasional
Wiranto Sebut Ledakan di GBK Ulah Orang Usil Nyalakan Petasan Besar

Wiranto Sebut Ledakan di GBK Ulah Orang Usil Nyalakan Petasan Besar

Nasional
Prabowo Mengaku Bakal Tindak Tegas Perusahaan Perusak Lingkungan

Prabowo Mengaku Bakal Tindak Tegas Perusahaan Perusak Lingkungan

Nasional

Close Ads X