Jelang Ramadhan, TPU Penuh Sesak

Kompas.com - 08/08/2010, 15:00 WIB
EditorA. Wisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com — Mengingat hari Minggu (8/8/2010) ini adalah akhir pekan terakhir menjelang bulan Ramadhan, ribuan peziarah dari Jabodetabek mendatangi Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta Pusat.

Sepanjang pemantauan Kompas.com, tampak kemacetan panjang mewarnai Jalan Penjernihan I, baik dari arah Tanah Abang menuju Slipi maupun sebaliknya. Kemacetan terjadi akibat banyaknya kendaraan peziarah yang parkir serong di sepanjang jalan sekitar pemakaman Karet Bivak.

Menurut Bayu (38), peziarah asal Tanah Abang, datang lebih pagi ke TPU sangat dianjurkan karena kemacetan di sekitar makam selalu terjadi menjelang puasa, terutama pada Minggu siang. "Saya dan keluarga tiba jam 09.00 WIB agar tak kena macet, mudah dapat parkir dan kami bisa masuk ke area makam," kata Bayu.

Hal ini juga diamini peziarah asal Tangerang, Minah (43). Menurut ibu beranak tiga ini, banyaknya pengunjung makam sebelum puasa ini cukup wajar mengingat menyekar sebelum berpuasa sudah menjadi sebuah tradisi tahunan.

Meski begitu, seorang pengunjung lain, Liana, berharap pengelola TPU bersama aparat kepolisian bisa mengatur parkir kendaraan dengan baik. "Saya mengeluhkan ada mobil dan motor yang masuk area makam dan parkir di dalam. Ini akan mengganggu ketenangan ahli kubur dan kedatangan para peziarah," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.