Ingin Mencari Petasan? Gampang...

Kompas.com - 16/08/2010, 14:58 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pedagang petasan masih saja menghiasi sisi jalan Kota Jakarta. Peraturan yang sudah ditetapkan ternyata tidak berpengaruh terhadap penjualan petasan secara terbuka. Seperti yang terlihat di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dan Pasar Regional Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (16/8/2010).

Untuk tahun ini, penjualan petasan masih belum terlihat perkembangannya secara signifikan. Itu dikarenakan masih awal bulan Ramadhan sehingga semaraknya belum terlihat. "Hari ini aja jualan saya baru laku dua, Mbak," ujar Diwan (16), penjual petasan di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Penjual petasan akan ramai pembeli saat 10 hari sebelum Lebaran, biasanya konsumen sudah mulai menyemarakkan bulan Ramadhan. Apalagi jika mendekati malam takbiran, penjual petasan sangat laris dan mendapatkan laba yang lumayan. Sebab, penjual bisa mematok harga 2-3 kali lipat dari modal yang dikeluarkan.

Yang paling diminati atau lebih laku terjual adalah kembang api dan air mancur. Harga satu pak kembang api ukuran kecil dibanderol Rp 25.000, sedangkan untuk ukuran besar Rp 40.000 per pak. Satu pak kembang api berisi empat kotak dengan lima batang kembang api di dalamnya.

Untuk jenis petasan jang hwe isi 20 batang dijual Rp 50.000-Rp 75.000. Harga ini dijual jauh dari modal, jadi keuntungan si pedagang lumayan besar. Tetapi, pembeli lebih pintar, mereka akan menawar serendah mungkin.

Jika dilihat dari tahun lalu, harga petasan tahun ini semakin naik. Saat tahun 2009 harga kembang api satu pak hanya Rp 10.000-Rp 15.000, tetapi tahun ini naik menjadi Rp 20.000-Rp 25.000.

"Kira-kira tahun ini naik sekitar 20 persenlah Mbak dari tahun kemarin, pembeli juga banyak yang protes," ujar Diwan.

Saat ini orang lebih memilih kembang api atau air mancur dan sejenisnya ketimbang petasan karena faktor keamanan. "Sekarang yang laku cuma kembang api sama air mancur, kalo petasan udah jarang yang beli," ujarnya.

Minggu (15/8/2010), Polsektro Pasar Minggu mengadakan razia petasan di kawasan tersebut. "Kemarin ada razia, untung saya enggak kena, soalnya yang saya pajang cuma kembang api, air mancur, pokoknya yang enggak meledak deh, jadi saya aman," ujar Diwan.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorHertanto Soebijoto

    Close Ads X