Polisi Tangkap Dua WNA Pelaku Hipnotis

Kompas.com - 26/08/2010, 13:25 WIB
EditorTri Wahono

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah Metro Jaya telah meringkus dua warga negara asing yang diduga para pelaku serangkaian tindak pencurian bermodus hipnotis di Lampung. Para pelaku akan segera dibawa ke Lampung.

Hal ini dibenarkan Kepala Polda Lampung Brigjen Pol. Sulistyo Ishak ketika ditemui Kamis (26/8/2010). "Dari hasil koordinasi dengan Polda Metro Jaya, betul ditangkap dua pelaku yang melakukan perampokan dengan modus hipnotis," ungkapnya.

Kedua pelaku yang seluruhnya laki-laki ini merupakan bagian komplotan pencuri bermodus hipnotis di sejumlah minimarket dan toko emas di Lampung. Kawanan yang diduga warga negara asing asal Turki dan Suriah ini berjumlah setidaknya empat orang.

Namun, polisi belum mengungkapkan identitas pasti dari kedua pelaku yang ditangkap. Sulistyo tidak menampik dugaan para pelaku ini merupakan para imigran gelap. Sebelumnya, sejumlah pihak, salah satunya kriminolog Adrianus Meliala, mengungkapkan indikasi ini.

Dalam kesempatan sama, Direktur Reserse Kriminal Polda Lampung Kombes Joko Hartanto mengungkapkan, anggota Reskrim Polda Lampung sudah di Jakarta untuk mendalami kasus itu dengan berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya. "Ada empat yang ditangkap di Jakarta, dua yang melakukan di Lampung," ungkapnya.

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    KCIC hingga Tol Kalimalang Dianggap Penyebab Banjir, Ini Solusi Pemkot Bekasi

    KCIC hingga Tol Kalimalang Dianggap Penyebab Banjir, Ini Solusi Pemkot Bekasi

    Megapolitan
    70 Persen Warga Binaan di Lapas Pemuda Tangerang Terkait Kasus Narkoba

    70 Persen Warga Binaan di Lapas Pemuda Tangerang Terkait Kasus Narkoba

    Megapolitan
    Jasad Dua Orang Tenggelam Saat Banjir di Bekasi Ditemukan

    Jasad Dua Orang Tenggelam Saat Banjir di Bekasi Ditemukan

    Megapolitan
    Kelebihan Kapasitas di Lapas Pemuda Tangerang Hampir 3 Kali Lipat

    Kelebihan Kapasitas di Lapas Pemuda Tangerang Hampir 3 Kali Lipat

    Megapolitan
    Kronologi Penangkapan Vitalia Sesha dan Kekasihnya Terkait Narkoba

    Kronologi Penangkapan Vitalia Sesha dan Kekasihnya Terkait Narkoba

    Megapolitan
    Ray Rangkuti: Banjir Makin Parah, Pemprov DKI Hanya Menyelamatkan Formula E

    Ray Rangkuti: Banjir Makin Parah, Pemprov DKI Hanya Menyelamatkan Formula E

    Megapolitan
    Proyek Revitalisasi TIM Dibawa ke Senayan, Anies Klaim Tak Cari Untung hingga Dimoratorium

    Proyek Revitalisasi TIM Dibawa ke Senayan, Anies Klaim Tak Cari Untung hingga Dimoratorium

    Megapolitan
    Diisi Pejabat DKI yang Tak Capai Target, TGUPP Dianggap Tempat Pembuangan

    Diisi Pejabat DKI yang Tak Capai Target, TGUPP Dianggap Tempat Pembuangan

    Megapolitan
    Pemukulan Sopir Ambulans, Emosi Sesaat yang Berujung Jadi Tersangka

    Pemukulan Sopir Ambulans, Emosi Sesaat yang Berujung Jadi Tersangka

    Megapolitan
    Fakta Penangguhan Kunjungan Umrah dari Arab Saudi, Ribuan Jemaah Batal Terbang

    Fakta Penangguhan Kunjungan Umrah dari Arab Saudi, Ribuan Jemaah Batal Terbang

    Megapolitan
    [POPULER JABODETABEK] Jemaah Umrah Telantar di Bandara | Sekda DKI Minta Warga Nikmati Banjir

    [POPULER JABODETABEK] Jemaah Umrah Telantar di Bandara | Sekda DKI Minta Warga Nikmati Banjir

    Megapolitan
    Panitia Pemilihan Wagub DKI Ditetapkan, Berikut Daftar Nama Anggota dan Tugasnya

    Panitia Pemilihan Wagub DKI Ditetapkan, Berikut Daftar Nama Anggota dan Tugasnya

    Megapolitan
    Koalisi PKS dan Golkar di Pilkada Depok 2020 Bakal Terjadi?

    Koalisi PKS dan Golkar di Pilkada Depok 2020 Bakal Terjadi?

    Megapolitan
    Kronologi Pelecehan Seksual Mahasiswi UI di Lingkungan Kampus

    Kronologi Pelecehan Seksual Mahasiswi UI di Lingkungan Kampus

    Megapolitan
    Uji Coba Aspal Formula E Selesai, Komisi Pengarah Ingatkan soal Syarat yang Belum Dipenuhi

    Uji Coba Aspal Formula E Selesai, Komisi Pengarah Ingatkan soal Syarat yang Belum Dipenuhi

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X