Penghipnotis Juga Beraksi di Toko Emas

Kompas.com - 26/08/2010, 13:36 WIB
EditorAsep Candra

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com — Berdasarkan penelusuran Kompas, komplotan yang beraksi di Lampung ini juga sempat melakukan aksinya di sebuah toko emas di Pasar Bambu Kuning, Bandar Lampung.

"Namun, upaya ini gagal. Pas dia minta dikeluarin seluruh perhiasan dan saya dibikin gubeg (sibuk), buru-buru saja itu (perhiasan) saya masukin. Enggak niat membeli sih tampaknya," ungkap Emma Safari (61), pemilik Toko Emas Safari.

Si pelaku meminta penjaga toko mengeluarkan hingga puluhan perhiasan. Sampai berteriak meminta perhiasan yang besar-besar." Yang digubegin bisa sampai 200 gram. Karena semakin enggak jelas, saya suruh pergi aja. Habis, ditimbang malah enggak mau," ungkapnya.

Emma mengaku, perawakan pelaku yang mendatangi tokonya sepuluh hari lalu itu mirip dengan yang terlihat di rekaman closed circuit television (CCTV) yang diputar di sejumlah stasiun televisi.

"Ada yang tinggi dan satunya lagi perempuan yang gemuk. Mereka ngomong pakai bahasa Inggris dengan logat Arab," ungkapnya kemudian.

Pelaku diduga melakukan modus pencurian dengan cara menyibukkan orang dan menghilangkan konsentrasinya sehingga yang bersangkutan mengalami disorientasi.

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Polisi Tetapkan 8 Tersangka Perusakan AEON Mall Jakarta Garden City

    Polisi Tetapkan 8 Tersangka Perusakan AEON Mall Jakarta Garden City

    Megapolitan
    Jakarta Banjir, Sejumlah Rute Transjakarta Masih Dialihkan dan Tak Beroperasi

    Jakarta Banjir, Sejumlah Rute Transjakarta Masih Dialihkan dan Tak Beroperasi

    Megapolitan
    Polisi Tangkap 8 Terduga Perusak Aeon Mall Jakarta Garden City, Mayoritas Anak

    Polisi Tangkap 8 Terduga Perusak Aeon Mall Jakarta Garden City, Mayoritas Anak

    Megapolitan
    Mall AEON Jakarta Garden City Didemo Massa, Warga Cakung: Dulu Enggak Banjir

    Mall AEON Jakarta Garden City Didemo Massa, Warga Cakung: Dulu Enggak Banjir

    Megapolitan
    Banjir Periuk Kota Tangerang, Gubernur Diminta Turun Tangan, Wali Kota Tuntut Pengembang

    Banjir Periuk Kota Tangerang, Gubernur Diminta Turun Tangan, Wali Kota Tuntut Pengembang

    Megapolitan
    Doa Ibu untuk Sopir Taksi Online Mulia yang Bersedia Bawa Jenazah Bayinya...

    Doa Ibu untuk Sopir Taksi Online Mulia yang Bersedia Bawa Jenazah Bayinya...

    Megapolitan
    Bekasi Butuh Sekitar Rp 4,4 Triliun untuk Atasi Banjir

    Bekasi Butuh Sekitar Rp 4,4 Triliun untuk Atasi Banjir

    Megapolitan
    Viral Kisah Suami Istri Bawa Pulang Jenazah Bayinya dengan Taksi Online Setelah Ditolak Berkali-kali

    Viral Kisah Suami Istri Bawa Pulang Jenazah Bayinya dengan Taksi Online Setelah Ditolak Berkali-kali

    Megapolitan
    BMKG: Rabu Pagi, Jakarta Hujan Merata, Kemudian Hujan Deras Dini Hari

    BMKG: Rabu Pagi, Jakarta Hujan Merata, Kemudian Hujan Deras Dini Hari

    Megapolitan
    Ditanya Solusi Banjir, Anies: Waspada Saja

    Ditanya Solusi Banjir, Anies: Waspada Saja

    Megapolitan
    Remaja 14 Tahun Meninggal Terseret Banjir Usai Selamatkan Dua Bocah

    Remaja 14 Tahun Meninggal Terseret Banjir Usai Selamatkan Dua Bocah

    Megapolitan
    Seorang Santri Tewas, Diduga karena Terseret Arus Kali Mampang

    Seorang Santri Tewas, Diduga karena Terseret Arus Kali Mampang

    Megapolitan
    Anies: Pengungsi akibat Banjir Berkisar 15.000 Jiwa

    Anies: Pengungsi akibat Banjir Berkisar 15.000 Jiwa

    Megapolitan
    Kala Nasi Sarden Menjadi Menu Andalan Posko Banjir Cipinang Melayu

    Kala Nasi Sarden Menjadi Menu Andalan Posko Banjir Cipinang Melayu

    Megapolitan
    Sudah Malam, Banjir di Perumahan Bumi Nasio Indah Masih 2 Meter

    Sudah Malam, Banjir di Perumahan Bumi Nasio Indah Masih 2 Meter

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X