Polisi Masih Buru Penusuk Jemaat HKBP

Kompas.com - 20/09/2010, 16:18 WIB
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya masih memburu pelaku penusukan dua jemaat Huria Kristen Batak Protestan atau HKBP di Ciketing, Mustika Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat.

"Proses penyidikan masih berjalan. Pelaku penusukan masih dicari," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Boy Rafli Amar di Jakarta, Senin (20/9/2010).

Boy mengatakan, pihak penyidik belum bisa menyebutkan inisial atau identitas pelaku yang diduga sebagai penusuk anggota jemaat HKBP karena masih dalam proses pencarian.

Walau demikian, pelaku bukan berasal dari kelompok masyarakat atau jemaat HKBP, melainkan masyarakat biasa.

Perwira menengah kepolisian itu menambahkan, penyidik tidak memiliki bukti yang cukup untuk menetapkan 10 tersangka sebelumnya sebagai pelaku penusukan.

Boy juga mengatakan bahwa pelaku belum tentu menusuk korban menggunakan pisau karena, berdasarkan sifat luka pada tubuh korban, bisa saja bagian itu tertusuk benda lainnya yang ujungnya tajam.

Seperti dikabarkan, dua anggota jemaat HKBP, Asiah Lumbuan Toruan (49) dan Pendeta jemaat HKBP Luspida (40), menjadi korban penusukan dan penganiayaan di di Kelurahan Ciketing, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Minggu (12/9/2010) sekitar pukul 08.45.

Asiah Lumbuan Toruan menderita luka tusuk di bagian perut kanan, sedangkan Pendeta Luspida menderita luka memar pada bagian kening sebelah kiri.

Kedua korban tindak kekerasan itu dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Mitra Keluarga Bekasi Timur.

Seusai insiden penganiayaan itu, polisi menyelidiki kasus itu dengan memeriksa beberapa saksi yang melihat kejadian di lokasi.

Halaman:
Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Bima Arya Akan Minta Kepastian Penyelesaian TPST Nambo ke Ridwan Kamil

    Bima Arya Akan Minta Kepastian Penyelesaian TPST Nambo ke Ridwan Kamil

    Megapolitan
    Pemprov DKI Dorong GrabWheel Beroperasi di Kawasan Tertentu seperti GBK atau Ancol

    Pemprov DKI Dorong GrabWheel Beroperasi di Kawasan Tertentu seperti GBK atau Ancol

    Megapolitan
    Pengusaha Akan Sampaikan Keberatan ke Gubernur Terkait UMK Bekasi 2020

    Pengusaha Akan Sampaikan Keberatan ke Gubernur Terkait UMK Bekasi 2020

    Megapolitan
    Pemprov DKI Dinilai Lemah dalam Mengawasi Pengoperasian Skuter Listrik

    Pemprov DKI Dinilai Lemah dalam Mengawasi Pengoperasian Skuter Listrik

    Megapolitan
    Pemerintah Dinilai Lalai, Apindo Kota Bekasi Tak Setuju UMK 2020

    Pemerintah Dinilai Lalai, Apindo Kota Bekasi Tak Setuju UMK 2020

    Megapolitan
    Proses Perizinan Panjang, Bus Listrik Transjakarta Belum Bisa Angkut Penumpang

    Proses Perizinan Panjang, Bus Listrik Transjakarta Belum Bisa Angkut Penumpang

    Megapolitan
    Penetapan UMK Bekasi 2020 Alot karena Pengusaha Tak Ingin Ada UMK

    Penetapan UMK Bekasi 2020 Alot karena Pengusaha Tak Ingin Ada UMK

    Megapolitan
    Serikat Buruh dan Pemkot Bekasi Sepakat UMK 2020 Sebesar Rp 4,589 Juta

    Serikat Buruh dan Pemkot Bekasi Sepakat UMK 2020 Sebesar Rp 4,589 Juta

    Megapolitan
    Pembangunan Skatepark di Kolong Flyover Pasar Rebo Hampir Kelar

    Pembangunan Skatepark di Kolong Flyover Pasar Rebo Hampir Kelar

    Megapolitan
    Tas Mencurigakan di Depok, Isinya Ternyata Jas Hujan

    Tas Mencurigakan di Depok, Isinya Ternyata Jas Hujan

    Megapolitan
    Polisi Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras di Jakbar yang Terjadi Dua Kali dalam Seminggu

    Polisi Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras di Jakbar yang Terjadi Dua Kali dalam Seminggu

    Megapolitan
    Sirkus hingga Cosplay Bakal Meriahkan Jakarta Akhir Pekan Ini

    Sirkus hingga Cosplay Bakal Meriahkan Jakarta Akhir Pekan Ini

    Megapolitan
    Iuran BPJS Naik, DKI Usul Anggaran Rp 2,5 T untuk Subsidi 5,1 Juta Warga

    Iuran BPJS Naik, DKI Usul Anggaran Rp 2,5 T untuk Subsidi 5,1 Juta Warga

    Megapolitan
    Flyover Tanjung Barat di Depan IISIP Akan Selesai Akhir 2020

    Flyover Tanjung Barat di Depan IISIP Akan Selesai Akhir 2020

    Megapolitan
    Mengulik Cikal Bakal Keberadaan Bangunan Belanda di Pinggir Jalan TB Simatupang

    Mengulik Cikal Bakal Keberadaan Bangunan Belanda di Pinggir Jalan TB Simatupang

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X