HKBP Jajaki Opsi Pemkot Bekasi

Kompas.com - 20/09/2010, 18:29 WIB

BEKASI, KOMPAS.com — Jemaat Huria Kristen Batak Protestan atau HKBP Pondok Timur Indah, Mustika Jaya, Bekasi, menjajaki kemungkinan menerima opsi tempat ibadah yang ditawarkan Pemerintah Kota Bekasi. Di samping sosialisasi opsi kepada jemaatnya, pihak HKBP juga terus melakukan konsultasi dan pendekatan dengan Pemkot Bekasi agar bisa menjaga kenyamanan dalam ibadah nanti.

"Kami sudah diberi tahu oleh Pemkot dan sedang dalam penjajakan. Biarkan proses tersebut berjalan. Kami masih mencari solusi yang baik," ungkap kuasa hukum HKBP Pondok Timur Indah (PTI), Jimmy Simanjuntak, seusai menggelar pertemuan dengan Pemkot dan DPRD Kota Bekasi di Kantor Wali Kota Bekasi, Senin (20/9/2010).

Pertemuan tersebut juga dihadiri Ephorus HKBP Bonar Napitupulu, Praeses HKBP Distrik Jakarta 2 Esron Tampubolon, dan Sekretaris Jenderal HKBP Ramlan Hutahayan; serta Sekretaris Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bekasi, Hasnul Kholid.

Sementara itu, Ketua Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Kota Bekasi Roy Ahyar mengatakan, HKBP pada dasarnya menerima opsi-opsi Pemkot. Akan tetapi, mereka butuh waktu untuk melakukan sosialisasi kepada jemaatnya.

"HKBP belum menerima atau menolak opsi-opsi itu. HKBP butuh waktu untuk menjelaskan keputusan pemerintah kepada jemaatnya, apakah menerima atau tidak. Paling tidak, butuh 1 minggu," ujar Roy.

Pemerintah akan lepas tangan apabila HKBP tidak setuju dengan opsi Pemkot, baik itu tempat ibadah permanen maupun alternatifnya. "Maksud lepas tangan di sini adalah tidak ada opsi terbaik selain yang di lahan PT Timah dan Yayasan Strada serta di Gedung eks-OPP. Tidak ada tempat yang aman dan nyaman lagi berdasarkan usulan lurah dan camat setempat kepada Wali Kota," papar Roy yang diiyakan oleh Ketua Komisi D Bidang Kesra DPRD Kota Bekasi Heri Koswara.

Rencananya, Selasa (21/9/2010), Komisi A dan D DPRD Kota Bekasi akan mengunjungi lahan PT Timah dan Yayasan Strada yang dijadikan sebagai opsi tempat ibadah permanen Gereja HKBP PTI.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorI Made Asdhiana

    Terkini Lainnya

    Satu Rumah di Komplek Kodam Terbakar

    Satu Rumah di Komplek Kodam Terbakar

    Megapolitan
    Warga Jakarta, CFD Kembali Digelar Minggu Pagi Ini!

    Warga Jakarta, CFD Kembali Digelar Minggu Pagi Ini!

    Megapolitan
    7 Fakta Pengemudi BMW Todongkan Pistol Saat Terjebak Macet di Gambir

    7 Fakta Pengemudi BMW Todongkan Pistol Saat Terjebak Macet di Gambir

    Megapolitan
    Sebuah Rumah di Kemayoran Dilalap Si Jago Merah, 1 Orang Meninggal

    Sebuah Rumah di Kemayoran Dilalap Si Jago Merah, 1 Orang Meninggal

    Megapolitan
    Sudinhub Jakpus Pastikan Lokasi Pengendara BMW yang Todongkan Pistol di Gambir adalah Satu Arah

    Sudinhub Jakpus Pastikan Lokasi Pengendara BMW yang Todongkan Pistol di Gambir adalah Satu Arah

    Megapolitan
    Revitalisasi Trotoar Cikini-Kramat Ditargetkan Rampung Desember 2019

    Revitalisasi Trotoar Cikini-Kramat Ditargetkan Rampung Desember 2019

    Megapolitan
    Bisa Curi Tujuh Motor Sehari, Komplotan Ini Jual Motor Curian Seharga Rp 2 Juta

    Bisa Curi Tujuh Motor Sehari, Komplotan Ini Jual Motor Curian Seharga Rp 2 Juta

    Megapolitan
    Setahun Beroperasi, Komplotan Curanmor Ini Gondol 100-an Motor di Bekasi dan Jaktim

    Setahun Beroperasi, Komplotan Curanmor Ini Gondol 100-an Motor di Bekasi dan Jaktim

    Megapolitan
    Polisi Ringkus Komplotan Curanmor Bekasi dan Jaktim Asal Lampung, Pimpinannya Tewas Didor

    Polisi Ringkus Komplotan Curanmor Bekasi dan Jaktim Asal Lampung, Pimpinannya Tewas Didor

    Megapolitan
    Andi Wibowo, Pengemudi BMW yang Todongkan Pistol di Gambir adalah Seorang Direktur

    Andi Wibowo, Pengemudi BMW yang Todongkan Pistol di Gambir adalah Seorang Direktur

    Megapolitan
     Sambil Menangis, Pengemudi BMW yang Todongkan Pistol di Gambir Mengaku Salah dan Minta Maaf

    Sambil Menangis, Pengemudi BMW yang Todongkan Pistol di Gambir Mengaku Salah dan Minta Maaf

    Megapolitan
    Kivlan Zen Diperiksa Terkait Uang 15.000 Dolar Singapura dari Habil Marati

    Kivlan Zen Diperiksa Terkait Uang 15.000 Dolar Singapura dari Habil Marati

    Megapolitan
    Pengemudi BMW Todongkan Pistol di Gambir karena Tersulut Emosi

    Pengemudi BMW Todongkan Pistol di Gambir karena Tersulut Emosi

    Megapolitan
    Komplotan Bersenjata Api di Tangerang Rampok Emas Senilai Rp 1,6 M, Aksinya Terekam CCTV

    Komplotan Bersenjata Api di Tangerang Rampok Emas Senilai Rp 1,6 M, Aksinya Terekam CCTV

    Megapolitan
    Ini Kronologi Pengendara BMW Keluarkan Pistol Saat Macet di Gambir

    Ini Kronologi Pengendara BMW Keluarkan Pistol Saat Macet di Gambir

    Megapolitan

    Close Ads X