Jakarta Sudah Mulai Tenggelam

Kompas.com - 22/09/2010, 20:20 WIB
EditorR Adhi KSP

JAKARTA, KOMPAS.com - Peristiwa ambrolnya sebagian badan Jalan RE Martadinata merupakan pertanda bahwa fenomena penurunan permukaan tanah di Jakarta terus berlangsung. Fenomena ini menunjukkan bahwa Jakarta sebetulnya sudah mulai tenggelam.

Direktur Eksekutif Indonesia Water Institute Firdaus Ali mengatakan, penurunan tanah tersebut terjadi karena berbagai faktor, termasuk pengambilan air tanah dalam yang sudah melebihi batas. Jika masalah ini tak segera ditangani, maka pada tahun 2012, Jakarta akan tenggelam.

"Sekarang pun sudah mulai tenggelam. Kalau bicara mundur ke belakang, sejak delapan tahun terakhir keadaan kita sudah mulai ambles. Mulai kritis sejak lima tahun terakhir," kata Firdaus Ali usai mengikuti rapat pembahasan amblesnya Jalan RE Martadinata di kantor Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah DKI Jakarta, Rabu (22/9/2010) sore.

"Anda lihat tanggul kita sudah tidak mampu lagi di Muara Baru menahan bangunan dan pasang air laut maksimum," tambahnya. Ali menambahkan, wilayah-wilayah di Jakarta mengalami penurunan tanah dengan kedalaman bervariasi.

Dalam kurun 1995-2003, wilayah Jakarta Utara mengalami penurunan rata-rata 18-26 cm per tahun. Adapun muka tanah Jakarta Pusat rata-rata merosot 8-14 cm setiap tahun. Kondisi ini diperparah dengan kenaikan permukaan air laut setinggi 0,8 cm per tahun, beban bangunan di atas tanah, serta gerakan tektonik. Kalaupun ada pengisian air tanah dalam melalui sumur-sumur injeksi, hal tersebut tidak akan menaikkan permukaan tanah.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Pemkot Bogor Dalami Dugaan Pelanggaran Prosedur Tes Swab Rizieq Shihab

    Pemkot Bogor Dalami Dugaan Pelanggaran Prosedur Tes Swab Rizieq Shihab

    Megapolitan
    Wali Kota Jakpus dan Kadis LH Dicopot karena Pinjamkan Toilet Portable untuk Acara Rizieq

    Wali Kota Jakpus dan Kadis LH Dicopot karena Pinjamkan Toilet Portable untuk Acara Rizieq

    Megapolitan
    Update 28 November: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.370

    Update 28 November: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.370

    Megapolitan
    Wali Kota Bogor Tegur Keras RS Ummi Soal Kasus Tes Swab Rizieq Shihab

    Wali Kota Bogor Tegur Keras RS Ummi Soal Kasus Tes Swab Rizieq Shihab

    Megapolitan
    KPAI: Faktor Ibu Kurang Teredukasi dan Kesulitan Ekonomi Berperan pada Kasus Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis

    KPAI: Faktor Ibu Kurang Teredukasi dan Kesulitan Ekonomi Berperan pada Kasus Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis

    Megapolitan
    Fasilitasi Kerumunan Rizieq Shihab,  Wali Kota Jakpus Dicopot Anies, Kini Jadi Anggota TGUPP

    Fasilitasi Kerumunan Rizieq Shihab, Wali Kota Jakpus Dicopot Anies, Kini Jadi Anggota TGUPP

    Megapolitan
    UPDATE 28 November: Tambah 38, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang 2.836

    UPDATE 28 November: Tambah 38, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang 2.836

    Megapolitan
    Stadion Persija Ditargetkan Rampung pada 2021

    Stadion Persija Ditargetkan Rampung pada 2021

    Megapolitan
    KPAI Sebut Ibu yang Ajak Anak Mengemis hingga Meninggal Berpotensi Dipidana

    KPAI Sebut Ibu yang Ajak Anak Mengemis hingga Meninggal Berpotensi Dipidana

    Megapolitan
    Gubernur Anies Copot Wali Kota Jakpus dan Kadis Lingkungan Hidup Terkait Kerumunan Rizieq Shihab

    Gubernur Anies Copot Wali Kota Jakpus dan Kadis Lingkungan Hidup Terkait Kerumunan Rizieq Shihab

    Megapolitan
    Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, KPAI Minta Polisi Perjelas Status Sang Ibu

    Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, KPAI Minta Polisi Perjelas Status Sang Ibu

    Megapolitan
    UPDATE 28 November: Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 2.624

    UPDATE 28 November: Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 2.624

    Megapolitan
    Pemprov DKI Raih Dua Penghargaan Bhumandala Award 2020

    Pemprov DKI Raih Dua Penghargaan Bhumandala Award 2020

    Megapolitan
    Cengkareng Timur Jadi Pilot Project Kampung Tangguh Covid-19

    Cengkareng Timur Jadi Pilot Project Kampung Tangguh Covid-19

    Megapolitan
    Fraksi PAN: Jangan Cabut Perda PPIJ

    Fraksi PAN: Jangan Cabut Perda PPIJ

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X