Tarakan Mencekam

Kompas.com - 29/09/2010, 11:30 WIB
EditorErlangga Djumena

TARAKAN, KOMPAS.com — Suasana Kota Tarakan, Kalimantan Timur, Rabu (29/9/2010), terlihat mencekam pasca-bentrokan kembali di antara dua kelompok yang berseteru Selasa malam.

Bahkan, masyarakat yang tiba ke Tarakan melalui Bandara Juwata sempat dilarang keluar bandara itu."Saat masih di udara, pilot mengumumkan bahwa penumpang tidak boleh keluar dari bandara karena Tarakan sedang tegang," sebut Ambrosius Harto, wartawan Kompas yang akan meliput di kota itu.

Sesaat setelah mendarat, saat mencoba keluar dari bandara, petugas gerbang melarangnya. "Dengan alasan, baik wartawan maupun masyarakat lainnya disarankan tidak keluar, apalagi sendirian, karena adanya konsentrasi massa yang bertikai," sebut petugas.

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Banjir di Underpass Toll JORR Surut, Jalanan Dibuka Kembali

    Banjir di Underpass Toll JORR Surut, Jalanan Dibuka Kembali

    Megapolitan
    Dinas BMSDA Bekasi Sebut Banjir di Bintara akibat Luapan Kali Cakung

    Dinas BMSDA Bekasi Sebut Banjir di Bintara akibat Luapan Kali Cakung

    Megapolitan
    Terpleset Saat Lihat Kali Cakung yang Deras, Pemuda di Bekasi Hilang Terbawa Arus

    Terpleset Saat Lihat Kali Cakung yang Deras, Pemuda di Bekasi Hilang Terbawa Arus

    Megapolitan
    Sempat Dimatikan karena Banjir, Sebagian Gardu Listrik Wilayah Tangerang dan Sekitarnya Kembali Menyala

    Sempat Dimatikan karena Banjir, Sebagian Gardu Listrik Wilayah Tangerang dan Sekitarnya Kembali Menyala

    Megapolitan
    Sempat Diliburkan karena Banjir, Aktivitas Seluruh Sekolah di Bekasi Kembali Normal

    Sempat Diliburkan karena Banjir, Aktivitas Seluruh Sekolah di Bekasi Kembali Normal

    Megapolitan
    Sempat Banjir, Tol Jagorawi Sudah Beroperasi Normal

    Sempat Banjir, Tol Jagorawi Sudah Beroperasi Normal

    Megapolitan
    Sebagian Korban Banjir Cipinang Melayu Sudah Kembali ke Rumah

    Sebagian Korban Banjir Cipinang Melayu Sudah Kembali ke Rumah

    Megapolitan
    Rabu Pagi, Masih Ada Tiga Titik Banjir di Kelapa Gading

    Rabu Pagi, Masih Ada Tiga Titik Banjir di Kelapa Gading

    Megapolitan
    Satu Anak yang Terseret Arus Saat Berenang di Kali Ditemukan Tewas

    Satu Anak yang Terseret Arus Saat Berenang di Kali Ditemukan Tewas

    Megapolitan
    Viral Sopir Ambulans Dianiaya Saat Bawa Jenazah, Polisi Jaksel Usut

    Viral Sopir Ambulans Dianiaya Saat Bawa Jenazah, Polisi Jaksel Usut

    Megapolitan
    Jakarta Banjir Lagi: 294 RW Terendam, AEON Mall JGC Diserang, hingga Istana Tergenang

    Jakarta Banjir Lagi: 294 RW Terendam, AEON Mall JGC Diserang, hingga Istana Tergenang

    Megapolitan
    Bocah di Bekasi Tewas Tenggelam Saat Bermain di Selokan Saat Banjir

    Bocah di Bekasi Tewas Tenggelam Saat Bermain di Selokan Saat Banjir

    Megapolitan
    Ditolak Dua Kali Sopir Taksi Online, Vebby Nyaris Naik Transjakarta Bawa Pulang Jenazah Bayinya

    Ditolak Dua Kali Sopir Taksi Online, Vebby Nyaris Naik Transjakarta Bawa Pulang Jenazah Bayinya

    Megapolitan
    Masih Ada Genangan di Jalur KRL, PT KCI Tetap Berlakukan Rekayasa Perjalanan Kereta

    Masih Ada Genangan di Jalur KRL, PT KCI Tetap Berlakukan Rekayasa Perjalanan Kereta

    Megapolitan
    Polisi Tetapkan 8 Tersangka Perusakan AEON Mall Jakarta Garden City

    Polisi Tetapkan 8 Tersangka Perusakan AEON Mall Jakarta Garden City

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X