Polda Kaltim Pastikan 5 Orang Tewas

Kompas.com - 29/09/2010, 13:32 WIB
EditorHeru Margianto

JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Kalimantan Timur memastikan korban tewas dalam bentrokan warga di Tarakan, Kalimantan Timur, mencapai lima orang. "Korban tewas hingga saat ini mencapai lima orang," ujar Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Antonius Wisnu Sutirta kepada wartawan di Bandara Juata, Kaltim, Rabu (29/9/2010).

Dia menjelaskan, pagi tadi ditemukan dua korban tewas atas nama Iwan dan Samsul bin Samsudin. Sebelumnya, korban tewas tercatat atas nama Abdullah, Mursidul Armin dan Pugut (Baca: Inilah Kronologi Bentrok di Tarakan).  Selain korban tewas, polisi juga mencatat empat orang terluka yaitu Rahman, Agus, Taufik, Rudi, dan Fikri.

Pagi tadi, Wakadiv Humas Polri Brigjen (Pol) Untung Ketut Yoga Ana menyampaikan, Mabes Polri mencatat tiga korban tewas.

Sebagaimana diberitakan, Senin (27/9/2010) lalu terjadi bentrokan dan kerusuhan di kota tersebut. Bentrokan melibatkan warga setempat dan warga pendatang.

Bentrokan dipicu kematian seorang tokoh adat yang juga imam masjid bernama Abdullah (45), Minggu malam. Abdullah meninggal dunia akibat menderita banyak luka tusukan setelah berupaya melerai perkelahian yang melibatkan anaknya.

Kepolisian Resor Kota Tarakan kemarin menyatakan telah menahan tiga tersangka penganiayaan/pengeroyokan Abdullah, yaitu Br (20), Aa (16), dan Ln (20).

Penangkapan ketiga tersangka itu terdengar oleh massa yang prihatin dan mendukung pihak korban. Mereka kemudian mendatangi Kantor Polresta Tarakan pukul 14.00 dan menuntut agar tersangka diserahkan kepada mereka. Bentrokan meluas di antara dua kubu yang bertikai.

Baca tentang


    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Jadi Klaster dengan Kasus Covid-19 Tertinggi Kedua di DKI, Kemenhub Klaim Sudah Taat Protokol

    Jadi Klaster dengan Kasus Covid-19 Tertinggi Kedua di DKI, Kemenhub Klaim Sudah Taat Protokol

    Megapolitan
    Akhir Pekan, Kasus Harian Covid-19 Kota Bogor Tembus 1.000 Orang

    Akhir Pekan, Kasus Harian Covid-19 Kota Bogor Tembus 1.000 Orang

    Megapolitan
    UPDATE 19 September: Bertambah 932, Kasus Positif Covid-19 di DKI Jadi 61.807

    UPDATE 19 September: Bertambah 932, Kasus Positif Covid-19 di DKI Jadi 61.807

    Megapolitan
    Ungkap Kasus Pelecehan dan Pemerasan Penumpang, Pihak Bandara Persilakan Polisi Periksa CCTV

    Ungkap Kasus Pelecehan dan Pemerasan Penumpang, Pihak Bandara Persilakan Polisi Periksa CCTV

    Megapolitan
    Rektor IPB University Positif Covid-19

    Rektor IPB University Positif Covid-19

    Megapolitan
    Positif Covid-19, Jenazah Camat Kelapa Gading Dimakamkan di TPU Pondok Ranggon

    Positif Covid-19, Jenazah Camat Kelapa Gading Dimakamkan di TPU Pondok Ranggon

    Megapolitan
    Camat Kelapa Gading Meninggal karena Covid-19

    Camat Kelapa Gading Meninggal karena Covid-19

    Megapolitan
    Hilang Selama Sehari, Jasad Remaja Putri Ditemukan di Sungai Citarum

    Hilang Selama Sehari, Jasad Remaja Putri Ditemukan di Sungai Citarum

    Megapolitan
    Hingga Hari Kelima PSBB DKI, Pemprov Tutup Sementara 37 Perusahaan

    Hingga Hari Kelima PSBB DKI, Pemprov Tutup Sementara 37 Perusahaan

    Megapolitan
    Kimia Farma Telusuri Kasus Dugaan Kekerasan Seksual dan Pemerasan di Bandara Soekarno-Hatta

    Kimia Farma Telusuri Kasus Dugaan Kekerasan Seksual dan Pemerasan di Bandara Soekarno-Hatta

    Megapolitan
    Klaster Dinkes DKI Jakarta, 22 Pegawai Positif Covid-19

    Klaster Dinkes DKI Jakarta, 22 Pegawai Positif Covid-19

    Megapolitan
    6 Pejabat Pemprov DKI Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

    6 Pejabat Pemprov DKI Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

    Megapolitan
    Daftar Klaster Covid-19 Terbesar di Jakarta, 252 Kasus Ada di Kemenkes

    Daftar Klaster Covid-19 Terbesar di Jakarta, 252 Kasus Ada di Kemenkes

    Megapolitan
    Ketika Anggota Ormas Mengaku 'Aparat' Tolak Patuhi Larangan Makan di Tempat...

    Ketika Anggota Ormas Mengaku "Aparat" Tolak Patuhi Larangan Makan di Tempat...

    Megapolitan
    2 Kasus Positif Covid-19 di KPU Tangsel dan Nasib Pilkada 2020...

    2 Kasus Positif Covid-19 di KPU Tangsel dan Nasib Pilkada 2020...

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X