Deteriorating Situation in Tarakan Clashes Kills 5

Kompas.com - 29/09/2010, 13:35 WIB
EditorJimmy Hitipeuw

SAMARINDA, KOMPAS.com - Five people have been reported dead in a deteriorating situation over clashes of two ethnical groups in Tarakan, East Kalimantan. Police backed up by military personnel have been struggling to control the situation.

Police sources mentioned the death toll of clashes erupting on Sunday night increased as they went on last night up to this morning. "The latest clashes took 4 dead casualties from the two groups. So the number of casualties has reached five," said one of Tarakan Police Resort personnel who refused to mention his identity.   The widespread clashes marred by houses burning were triggered by the death of a leading tribesman named Abdullah (45), on Sunday night. Abdullah could not survive from stab wounds he got after trying to stop a brawl involving his child. Police arrested 3 suspects of the murder; Br (20), Aa (16), and Ln (20).

However, the mass supporting and showing concerns on the victim knew the arrest and went to a Tarakan Police station. They demanded police to hand the suspects over to them.  The action sparked the clashes between two ethnical groups supporting the victim and suspects.

Thousands of Tarakan residents began a mass evacuation on Wednesday to hinder themselves from clashes. They chose to settle at four evacuation points, among which is Tarakan Navy Base.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    PSBB Kota Tangerang Diperpanjang Satu Bulan

    PSBB Kota Tangerang Diperpanjang Satu Bulan

    Megapolitan
    Musim Hujan Datang, Pemkot Jaktim Baru Mulai Bersihkan Selokan dan Bangun Sumur Resapan di Cibubur

    Musim Hujan Datang, Pemkot Jaktim Baru Mulai Bersihkan Selokan dan Bangun Sumur Resapan di Cibubur

    Megapolitan
    Wagub DKI: Tempat Pengungsian Korban Banjir Disiapkan Dua Kali Lipat demi Jaga Jarak

    Wagub DKI: Tempat Pengungsian Korban Banjir Disiapkan Dua Kali Lipat demi Jaga Jarak

    Megapolitan
    Pemprov dan DPRD DKI Bahas Rancangan Perda soal Covid-19

    Pemprov dan DPRD DKI Bahas Rancangan Perda soal Covid-19

    Megapolitan
    Gate 13 Stadion Patriot Kini Disulap Jadi Rumah Sakit Darurat Covid-19

    Gate 13 Stadion Patriot Kini Disulap Jadi Rumah Sakit Darurat Covid-19

    Megapolitan
    Anies Terbitkan Ingub Pengendalian Banjir di Musim Pancaroba

    Anies Terbitkan Ingub Pengendalian Banjir di Musim Pancaroba

    Megapolitan
    2.832 Meter Kubik Sampah Diangkut dari 2 Pintu Air di Jakarta, Kemarin

    2.832 Meter Kubik Sampah Diangkut dari 2 Pintu Air di Jakarta, Kemarin

    Megapolitan
    [Update Covid-19 Depok 22 September]: 102 Kasus Baru, 3 Pasien Meninggal

    [Update Covid-19 Depok 22 September]: 102 Kasus Baru, 3 Pasien Meninggal

    Megapolitan
    BMKG: Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Hari Ini, Bogor Hujan

    BMKG: Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Hari Ini, Bogor Hujan

    Megapolitan
    Aliran Sungai Ciliwung Jakarta Sudah Bersih dari Sampah Banjir

    Aliran Sungai Ciliwung Jakarta Sudah Bersih dari Sampah Banjir

    Megapolitan
    Bentrok Kelompok Pemuda di Tebet, Ada yang Bawa Senjata Tajam

    Bentrok Kelompok Pemuda di Tebet, Ada yang Bawa Senjata Tajam

    Megapolitan
    Bakal Pasangan Calon Tak Dihadirkan saat Penetapan Kandidat Pilkada Tangsel 2020

    Bakal Pasangan Calon Tak Dihadirkan saat Penetapan Kandidat Pilkada Tangsel 2020

    Megapolitan
    Jelang Penetapan Paslon, KPU Tangsel Cek Ulang Keabsahan Syarat Pendaftaran

    Jelang Penetapan Paslon, KPU Tangsel Cek Ulang Keabsahan Syarat Pendaftaran

    Megapolitan
    Panti Pijat yang Ketahuan Buka di Kelapa Gading Tutup Pintu Depan untuk Kelabui Satgas Covid-19

    Panti Pijat yang Ketahuan Buka di Kelapa Gading Tutup Pintu Depan untuk Kelabui Satgas Covid-19

    Megapolitan
    57 Kamera ETLE Dipasang Awasi Pelanggar Jakarta, Ini Titik Lokasinya

    57 Kamera ETLE Dipasang Awasi Pelanggar Jakarta, Ini Titik Lokasinya

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X