Brimob Diterjunkan ke PN Jaksel

Kompas.com - 29/09/2010, 14:12 WIB
EditorA. Wisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com Pasukan Brigade Mobil Polri diterjunkan di sekitar Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk mengamankan lokasi yang menjadi titik bentrokan di antara dua kelompok pemuda. Aksi ini diduga terkait kasus perkelahian di kelab Blowfish yang akan dipidanakan pada Rabu (29/9/2010) siang.

Seperti diberitakan, sekitar pukul 12.30, terjadi kericuhan di depan PN Jakarta Selatan. Sekelompok orang terlibat dalam perkelahian dengan menggunakan senjata tajam, seperti parang. Dalam peristiwa itu, terdengar juga tembakan senjata api yang mengakibatkan seorang laki-laki terluka di bagian kaki. Akibat kericuhan ini, seorang laki-laki tewas akibat luka bacok, sedangkan beberapa orang lain mengalami luka bacok di bagian wajah dan di bagian dada.

Kericuhan ini diduga sebagai aksi balas kelompok tertentu terhadap kelompok lainnya, di mana pada sidang minggu lalu terjadi juga tindakan pemukulan terhadap terdakwa.

Akibat kericuhan ini, akses jalan menuju PN Jakarta Selatan ditutup, baik dari Kemang menuju Ampera maupun dari Trakindo menuju Ampera.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    UPDATE 14 Agutstus: Bertambah 11, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 678

    UPDATE 14 Agutstus: Bertambah 11, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 678

    Megapolitan
    Selain Bom Molotov, Polisi Sita Bendera Anarko dari Gerombolan yang Ingin Susupi Demo di DPR

    Selain Bom Molotov, Polisi Sita Bendera Anarko dari Gerombolan yang Ingin Susupi Demo di DPR

    Megapolitan
    Alun-alun Bekasi Menyimpan Kisah Tuntutan Rakyat Pisahkan Diri dari Batavia

    Alun-alun Bekasi Menyimpan Kisah Tuntutan Rakyat Pisahkan Diri dari Batavia

    Megapolitan
    Diizinkan Kemendikbud, Puluhan Sekolah di Kabupaten Bekasi Akan Gelar KBM Tatap Muka

    Diizinkan Kemendikbud, Puluhan Sekolah di Kabupaten Bekasi Akan Gelar KBM Tatap Muka

    Megapolitan
    Diduga Penyusup, Ratusan Orang Ditangkap Polisi Saat Ingin Gabung Demo di Depan DPR

    Diduga Penyusup, Ratusan Orang Ditangkap Polisi Saat Ingin Gabung Demo di Depan DPR

    Megapolitan
    UPDATE 14 Agustus: Bertambah 10 Kasus Positif Covid-19 dan 17 Pasien Sembuh di Tangsel

    UPDATE 14 Agustus: Bertambah 10 Kasus Positif Covid-19 dan 17 Pasien Sembuh di Tangsel

    Megapolitan
    Dapat Rekomendasi PKS di Pilkada Tangsel, Azizah-Ruhamaben Bakal Lebih Gencar Cari Dukungan

    Dapat Rekomendasi PKS di Pilkada Tangsel, Azizah-Ruhamaben Bakal Lebih Gencar Cari Dukungan

    Megapolitan
    2 Cara Tebus SIM di Kejaksaan yang Tak Perlu Antre, Bahkan SIM Dikirim ke Rumah

    2 Cara Tebus SIM di Kejaksaan yang Tak Perlu Antre, Bahkan SIM Dikirim ke Rumah

    Megapolitan
    Anies Lantik Kepala Badan Pendapatan Daerah dan Kepala Biro Kerjasama Daerah yang Baru

    Anies Lantik Kepala Badan Pendapatan Daerah dan Kepala Biro Kerjasama Daerah yang Baru

    Megapolitan
    Pemuda 19 Tahun Tewas Tertabrak Kereta di Menteng, Tinggalkan Sepucuk Surat Wasiat

    Pemuda 19 Tahun Tewas Tertabrak Kereta di Menteng, Tinggalkan Sepucuk Surat Wasiat

    Megapolitan
    Susul Demokrat, PKS Resmi Dukung Azizah Ma'ruf-Ruhamaben di Pilkada Tangsel

    Susul Demokrat, PKS Resmi Dukung Azizah Ma'ruf-Ruhamaben di Pilkada Tangsel

    Megapolitan
    11.000 Warga Antre di Kejari Jakbar, Pelayanan Dibatasi karena Khawatir Covid-19

    11.000 Warga Antre di Kejari Jakbar, Pelayanan Dibatasi karena Khawatir Covid-19

    Megapolitan
    Cerita di Balik Monumen Kali Bekasi, tentang Pembantaian Tentara Jepang dan Sungai yang Memerah

    Cerita di Balik Monumen Kali Bekasi, tentang Pembantaian Tentara Jepang dan Sungai yang Memerah

    Megapolitan
    BKD Depok Telah Pakai Rp 90 M untuk Tangani Covid-19

    BKD Depok Telah Pakai Rp 90 M untuk Tangani Covid-19

    Megapolitan
    Ada Panjat Pinang Virtual di #PestaSatu7an dari Grab, Ikut Yuk

    Ada Panjat Pinang Virtual di #PestaSatu7an dari Grab, Ikut Yuk

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X