Erupsi Merapi 2010 Lebih Besar dari 1872

Kompas.com - 09/11/2010, 15:57 WIB
EditorBenny N Joewono

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Surono mengatakan, ada beberapa ahli vulkanologi dan geologi dari negara asing yang ingin membantu melakukan pemantauan terhadap aktivitas Merapi.

"Kami persilakan saja. Merapi adalah sebuah laboratorium dunia sehingga siapa pun bisa melakukan penyelidikan, apalagi letusan Merapi tidak terjadi satu tahun sekali," katanya.

Sejumlah ahli vulkanologi dan geologi asing tersebut berasal dari Jepang, Amerika Serikat, dan juga Perancis.

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif mengimbau agar masyarakat tetap mengikuti instruksi pemerintah untuk berada di radius aman, yaitu 20 kilometer (km) dari puncak Gunung Merapi.

Selain itu, masyarakat juga diminta tidak beraktivitas di jarak 500 meter dari tiap sisi sungai, khususnya sungai yang berhulu di Gunung Merapi, untuk menghindari bahaya lahar dingin.

Berdasarkan data dari BNPB, jumlah korban yang meninggal dunia akibat letusan Gunung Merapi sejak 26 Oktober telah mencapai 151 orang yang terdiri atas 135 orang di DIY dan 16 orang di Jawa Tengah dan total pengungsi mencapai 320.090 jiwa.

Letusan Gunung Merapi tersebut juga merusak 291 rumah. Satu tanggul jebol di Desa Ngepos akibat luapan lahar dingin.

Halaman:
Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    TACB Minta Pemkot Bekasi Hentikan Proses Pembongkaran Struktur Bata yang Diduga Cagar Budaya

    TACB Minta Pemkot Bekasi Hentikan Proses Pembongkaran Struktur Bata yang Diduga Cagar Budaya

    Megapolitan
    Wifi Gratis untuk Sekolah Daring, Wali Kota Jakbar Harap Banyak Pihak Membantu

    Wifi Gratis untuk Sekolah Daring, Wali Kota Jakbar Harap Banyak Pihak Membantu

    Megapolitan
    Babak Baru Kasus Pemerkosaan Perempuan Bangun Tidur di Bintaro Setelah Viral di Media Sosial

    Babak Baru Kasus Pemerkosaan Perempuan Bangun Tidur di Bintaro Setelah Viral di Media Sosial

    Megapolitan
    Fakta Petugas Diusir dan Dipaksa Lepas APD Saat Makamkan Pasien Probable Covid-19 di Bekasi

    Fakta Petugas Diusir dan Dipaksa Lepas APD Saat Makamkan Pasien Probable Covid-19 di Bekasi

    Megapolitan
    [POPULER JABODETABEK] Dalih Polisi Baru Tangkap Pemerkosa di Bintaro Setelah Viral | 28 RW Zona Merah di Bekasi

    [POPULER JABODETABEK] Dalih Polisi Baru Tangkap Pemerkosa di Bintaro Setelah Viral | 28 RW Zona Merah di Bekasi

    Megapolitan
    Lima Fakta Sidang Perdana Putra Siregar: Beli Handphone Ilegal hingga Penyitaan

    Lima Fakta Sidang Perdana Putra Siregar: Beli Handphone Ilegal hingga Penyitaan

    Megapolitan
    Jaga Ketahanan Pangan di Masa Pandemi, ASN di Kota Tangerang Dilatih Berkebun

    Jaga Ketahanan Pangan di Masa Pandemi, ASN di Kota Tangerang Dilatih Berkebun

    Megapolitan
    Pemprov DKI Belum Buka Proses Belajar Tatap Muka di Pesantren

    Pemprov DKI Belum Buka Proses Belajar Tatap Muka di Pesantren

    Megapolitan
    Kolega Positif Covid-19, 75 Pegawai Giant Margo City Akan Swab Hari ini

    Kolega Positif Covid-19, 75 Pegawai Giant Margo City Akan Swab Hari ini

    Megapolitan
    UPDATE 10 Agustus: Bertambah 1, Total 634 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

    UPDATE 10 Agustus: Bertambah 1, Total 634 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

    Megapolitan
    [UPDATE] Depok Zona Merah Nasional, Kasus Aktif Terbanyak Dijumpai di Cimanggis dan Beji

    [UPDATE] Depok Zona Merah Nasional, Kasus Aktif Terbanyak Dijumpai di Cimanggis dan Beji

    Megapolitan
    [UPDATE] Grafik Covid-19 10 Agustus: Temuan Kasus di Depok Melonjak Lagi, 334 Pasien Masih Dirawat

    [UPDATE] Grafik Covid-19 10 Agustus: Temuan Kasus di Depok Melonjak Lagi, 334 Pasien Masih Dirawat

    Megapolitan
    Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jabodetabek Kemungkinan Hujan

    Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jabodetabek Kemungkinan Hujan

    Megapolitan
    Polemik Pasar Mayestik, Pasar Jaya Diminta Tidak Tutupi Informasi Pedagang Terpapar Covid-19

    Polemik Pasar Mayestik, Pasar Jaya Diminta Tidak Tutupi Informasi Pedagang Terpapar Covid-19

    Megapolitan
    Penumpang KRL Tak Tertib hingga Rusak Pagar, PT KCI Tutup Akses Selatan Stasiun Tanah Abang

    Penumpang KRL Tak Tertib hingga Rusak Pagar, PT KCI Tutup Akses Selatan Stasiun Tanah Abang

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X