LDII Tebar Kurban Untuk Daerah Bencana

Kompas.com - 17/11/2010, 17:35 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

JAKARTA, KOMPAS.com - Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia atau DPP LDII bekerjasama dengan Dewan Masjid Indonesia atau DMI menggelar acara ”Tebar Paket Daging Qurban” bagi masyarakat yang terkena musibah di letusan Gunung Merapi di Jawa Tengah dan bencana tsunami di Kepulauan Mentawai serta banjir bandang Wasior, Rabu (17/11/2010)

Ketua Umum DPP LDII Abdullah Syam dalam rilis yang diterima Kompas.com menuturkan,
guna membantu masyarakat yang terkena bencana seluruh warga LDII di daerah terdekat diperintahkan untuk memberikan daging kurban kepada korban bencana alam.

“Ini merupakan wujud kesetikawanan sosial warga LDII kepada saudara kita yang terlena musibah. Ibarat badan kalau kaki kita sakit maka anggota badan lainnya juga merasakan, begitu pula dengan bencana yang menimpa negeri ini, kita juga merasakan kesulitan saudara-saudara kita
didaerah bencana tersebut," kata Abdullah Syam.

Menurut Abdullah Syam lebih dari 500 sapi di potong di daerah dekat bencana. ”Untuk daerah tersebut pengiriman daging kurbannya melalui pengurus DPD LDII setempat. Untuk kerjasama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) ini dalam hal pendistribusian," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pengkajian MUI Nahar mengatakan acara pembagian hewat kurban ini merupakan wujud kepedulian umat Islam kepada masyarakat dan lingkungan di sekitarnya. "Berkurban merupakan kewajiban bagi umat Islam yang mampu serta dengan mencontoh apa yang telah dilakukan Nabi Ibrahim terhadap anaknya Ismail. Pembagian daging kurban kepada masyarakat ini merupakan bentuk kesetiakawanan yang dicontohkan Nabi Muhamad," katanya.

Untuk wilayah DKI acara pembagian paket daging kurban secara simbolis dilaksanakan di halaman kantor DPP LDII, Jalan Tentara Pelajar Nomor 28, Patal Senayan, Jakarta Selatan. Acara dimulai pukul 13.00.

Bersamaan dengan itu, sekitar 100 buah “motor tebar qurban” yang totalnya mengangkut sekitar 5 ribu paket daging qurban ini langsung meluncur ke masing-masing sasaran yang telah ditentukan. Mereka membagikan daging kepada tukang sampah, tukang sapu jalan, pemulung dan masyarakat dhuafa di pelosok daerah yang belum tersentuh.

Acara pelepasan motor tersebut dilakukan langsung oleh Abdullah Syam didampingi Ketua Komisi Pengkajian MUI Pusat Nahar Nahrowi dan sejumlah pengurus Dewan masjid Indonesia beserta para perwakilan pengurus ormas lainnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenang Ahmad Yani, Jenderal yang Dibunuh dalam Peristiwa G30S

Mengenang Ahmad Yani, Jenderal yang Dibunuh dalam Peristiwa G30S

Megapolitan
Jelang Hari Kesaktian Pancasila, Bendera Setengah Tiang Dikibarkan di Kantor Wali Kota Jaksel

Jelang Hari Kesaktian Pancasila, Bendera Setengah Tiang Dikibarkan di Kantor Wali Kota Jaksel

Megapolitan
Cegah Kerumunan, Pemprov DKI Akan Dirikan Banyak Tenda Pengungsian jika Terjadi Banjir

Cegah Kerumunan, Pemprov DKI Akan Dirikan Banyak Tenda Pengungsian jika Terjadi Banjir

Megapolitan
Depok Curhat, Pemprov Jabar Minim Intervensi saat Kasus Covid-19 Melonjak di Bodebek

Depok Curhat, Pemprov Jabar Minim Intervensi saat Kasus Covid-19 Melonjak di Bodebek

Megapolitan
Pemilik Bimbel Jualan Pepes Ikan demi 400 Pengajarnya yang Dirumahkan

Pemilik Bimbel Jualan Pepes Ikan demi 400 Pengajarnya yang Dirumahkan

Megapolitan
Dokter yang Jadi Tersangka Praktik Aborsi Ilegal di Raden Saleh Meninggal

Dokter yang Jadi Tersangka Praktik Aborsi Ilegal di Raden Saleh Meninggal

Megapolitan
Walkot Sebut Satu Hotel di Bekasi Sudah Disetujui BNPB Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Walkot Sebut Satu Hotel di Bekasi Sudah Disetujui BNPB Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
5 Wilayah Jakarta Catat Kasus Kematian akibat Covid-19 Lebih dari 100 Orang, Ini Sebarannya

5 Wilayah Jakarta Catat Kasus Kematian akibat Covid-19 Lebih dari 100 Orang, Ini Sebarannya

Megapolitan
Sebelumnya Rp 32 Miliar, KPU Akan Koreksi Batas Maksimal Dana Kampanye Paslon Pilkada Tangsel

Sebelumnya Rp 32 Miliar, KPU Akan Koreksi Batas Maksimal Dana Kampanye Paslon Pilkada Tangsel

Megapolitan
Ridwan Kamil Mau Tinjau Langsung Penanganan Covid-19 Bodebek, Depok: Selama Ini Kami Tunggu-tunggu

Ridwan Kamil Mau Tinjau Langsung Penanganan Covid-19 Bodebek, Depok: Selama Ini Kami Tunggu-tunggu

Megapolitan
Benyamin-Pilar Setor Rp 526 Juta sebagai Dana Awal Kampanye Pilkada Tangsel

Benyamin-Pilar Setor Rp 526 Juta sebagai Dana Awal Kampanye Pilkada Tangsel

Megapolitan
Ridwan Kamil Akan Berkantor di Depok, Gugus Tugas Covid-19 Mengaku Belum Diberi Tahu

Ridwan Kamil Akan Berkantor di Depok, Gugus Tugas Covid-19 Mengaku Belum Diberi Tahu

Megapolitan
Dituntut Tiga Tahun, Lucinta Luna Jalani Sidang Vonis Hari Ini

Dituntut Tiga Tahun, Lucinta Luna Jalani Sidang Vonis Hari Ini

Megapolitan
Ambulans bagi Pasien Covid-19 Gratis, Begini Prosedurnya

Ambulans bagi Pasien Covid-19 Gratis, Begini Prosedurnya

Megapolitan
PSMBK Kota Bogor, Zona Merah, dan Angka Kematian yang Meningkat

PSMBK Kota Bogor, Zona Merah, dan Angka Kematian yang Meningkat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X