Jakarta Akan Tarik Pajak Juragan Warteg

Kompas.com - 02/12/2010, 06:17 WIB
Editoryuli

JAKARTA, KOMPAS.com — Anda suka makan di warung pinggir jalan yang lazim disebut warteg, akronim dari warung tegal?

Bersiaplah membayar harga makanan lebih tinggi karena mulai tahun depan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menyuruh juragan warteg membayar pajak daerah.

Ketentuan itu berlaku setelah DPRD DKI Jakarta menyetujui rencana penerapan pajak restoran terhadap segala jenis tata boga di Jakarta sebesar 10 persen.

Penetapan tersebut didasarkan pada Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Pajak ini berlaku untuk seluruh jenis rumah makan dengan omzet Rp 60 juta per tahun atau Rp 5 juta per bulan atau sekitar Rp 167.000 per hari.


"Mulai Januari 2011, harga setiap makanan dan minuman yang ada di warung tegal akan menjadi lebih mahal karena dikenai pajak sebesar 10 persen dari harga biasanya. Itu termasuk warteg, rumah makan padang, dan rumah makan yang usahanya maju," kata Kepala Bidang Peraturan dan Penyuluhan Dinas Pelayanan Pajak DKI Jakarta Arief Susilo, Rabu (1/12/2010).

"Warteg kan penghasilannya cukup baik, ini untuk menaikkan penerimaan daerah. Kami tidak melihat informal atau formal, yang pasti di atas 60 juta rupiah," tambah Arief.

Arief mengimbau pemilik rumah makan yang sesuai dengan ketentuan pemberlakuan pajak itu untuk mendaftarkan diri sebagai obyek pajak.

Jika memenuhi syarat, para pemilik usaha rumah makan ini akan mendapatkan nomor wajib pajak. Dengan demikian, lanjut Arief, mereka dapat menyetorkan pajak ke kantor Badan Pengelola Keuangan Daerah melalui unit kas daerah di setiap kecamatan.

Ketua Komisi Keuangan DPRD DKI Ridho Kamaludin membenarkan, penerapan pajak ini tidak dispesifikasikan pada jenis usaha kuliner tertentu. Namun, ia meragukan optimalisasi kebijakan tersebut karena belum ada sosialisasi ke usaha boga berskala kecil.

"Untuk itu jika ada usaha boga yang hendak melakukan protes atas kebijakan ini, dapat disampaikan kepada Dinas Pelayanan Pajak," kata Ridho.

Baca tentang


    Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Akhir Pekan di Hutan Kota GBK, Warga Harus Bersabar karena Sedang Direnovasi

    Akhir Pekan di Hutan Kota GBK, Warga Harus Bersabar karena Sedang Direnovasi

    Megapolitan
    Sabtu Dini Hari, 129 Rumah di 2 Kelurahan di Jatinegara Terbakar

    Sabtu Dini Hari, 129 Rumah di 2 Kelurahan di Jatinegara Terbakar

    Megapolitan
    Menyusuri Jalur Sepeda Velodrome-Balai Kota, Diserobot Motor hingga Harus Naik ke Trotoar...

    Menyusuri Jalur Sepeda Velodrome-Balai Kota, Diserobot Motor hingga Harus Naik ke Trotoar...

    Megapolitan
    Akhir Pekan di Bogor, Menyusuri Kampung Tematik Ala Kota Tua di Jepang

    Akhir Pekan di Bogor, Menyusuri Kampung Tematik Ala Kota Tua di Jepang

    Megapolitan
    5 Kesulitan yang Dihadapi Lies karena Pertahankan Rumah di Tengah Apartemen Mewah

    5 Kesulitan yang Dihadapi Lies karena Pertahankan Rumah di Tengah Apartemen Mewah

    Megapolitan
    Cerita Pemilik Rumah Reyot di Dalam Kompleks Apartemen Mewah, Diteror Preman agar Pindah

    Cerita Pemilik Rumah Reyot di Dalam Kompleks Apartemen Mewah, Diteror Preman agar Pindah

    Megapolitan
    Ironi Rumah Reyot di Tengah Apartemen Mewah di Thamrin...

    Ironi Rumah Reyot di Tengah Apartemen Mewah di Thamrin...

    Megapolitan
    Mantan Pekerja di Pembakaran Arang di Cilincing Diusulkan Jadi PPSU

    Mantan Pekerja di Pembakaran Arang di Cilincing Diusulkan Jadi PPSU

    Megapolitan
    Satpol PP Akui Banyak PSK Berpangkal di Taman Tubagus Angke

    Satpol PP Akui Banyak PSK Berpangkal di Taman Tubagus Angke

    Megapolitan
    Dari 50 DPRD Tangsel, Hampir Setengahnya Gadaikan SK ke Bank BJB

    Dari 50 DPRD Tangsel, Hampir Setengahnya Gadaikan SK ke Bank BJB

    Megapolitan
    Ini Alasan Jakarta Dipilih Jadi Tuan Rumah Formula E 2020

    Ini Alasan Jakarta Dipilih Jadi Tuan Rumah Formula E 2020

    Megapolitan
    Polisi Tunggu Hasil Tes Laboratorium Sebelum Tetapkan Tersangka Kasus Industri Peleburan Alumunium

    Polisi Tunggu Hasil Tes Laboratorium Sebelum Tetapkan Tersangka Kasus Industri Peleburan Alumunium

    Megapolitan
    Gugup Saat Laporan, Rico Ceper Tabrak Mobil di Polsek Pondok Aren

    Gugup Saat Laporan, Rico Ceper Tabrak Mobil di Polsek Pondok Aren

    Megapolitan
    Kondom Bekas dan Tisu Magic Berserakan di Taman Tubagus Angke

    Kondom Bekas dan Tisu Magic Berserakan di Taman Tubagus Angke

    Megapolitan
    Jalan Panjang Jakarta Jadi Tuan Rumah Formula E 2020

    Jalan Panjang Jakarta Jadi Tuan Rumah Formula E 2020

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X