PKB Ancam Tarik Dukungan kepada Foke

Kompas.com - 06/12/2010, 15:02 WIB
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com — Rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menerapkan pajak bagi warung tegal alias warteg direspons serius oleh kekuatan politik di DPR. Anggota DPR asal dapil Tegal, Kabupaten Brebes dan Kota Tegal, Bahrudin Nasori, mengatakan, jika rencana itu benar-benar diterapkan, politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini mengancam akan menarik dukungan terhadap Gubernur Fauzi Bowo atau Foke.

"Kalau sampai warteg kena pajak, PKB akan menarik dukungan terhadap Fauzi Bowo," kata Bahrudin dalam jumpa pers di Gedung DPR, Jakarta, Senin (6/12/2010).

Dia mengungkapkan sudah menerima aspirasi dari para pengelola warteg asal Tegal. Perkiraan Pemprov DKI bahwa omzet warteg mencapai Rp 500 miliar tak benar.

"Sehingga Pemprov memperkirakan bisa mendapat pajak sekitar Rp 50 miliar. Padahal, enggak sebesar itu. Kalau benar diterapkan, DKI benar-benar kejam dan pengangguran akan bertambah," kata Bendahara Umum DPP PKB ini.

Bahkan, dia menyerukan agar tak memilih Foke lagi dalam pilkada mendatang jika pajak warteg diberlakukan. "Pilih yang pro warteg saja," katanya.

Demo besar tak hanya mengancam akan menarik dukungan, Bahrudin juga menyatakan siap memobilisasi sekitar 20.000 orang pengelola warteg untuk mendemo kantor Pemprov DKI.

"Kalau alasannya UU Pajak Daerah, akan memelopori untuk dilakukan revisi. Saya juga akan memobilisasi demo besar para pedagang warteg ke Pemprov DKI. Dalam pekan ini kami akan melakukan konsolidasi," ujar Bahrudin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penerapan pajak warteg dinilai tidak adil. Warteg dianggap merupakan usaha kecil yang juga dikonsumsi masyarakat kecil. "Masih banyak restoran besar yang luput dari pajak. Jangan sampai isu warteg ini untuk menutupi isu yang lebih besar," ujarnya.

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.