Wow, Polisi dan Perampok Mobil Baku Tembak

Kompas.com - 18/01/2011, 15:34 WIB
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com — Aksi tembak-menembak bak adegan film action terjadi pada Minggu (16/1/2011) malam di Jalan Alternatif Cibubur menuju Tol Jagorawi di kawasan Cibubur, Jakarta Timur.

Petugas reserse Polrestro Jakarta Barat harus memberondongkan tembakan ke arah mobil perampok untuk menghentikannya. Meski hanya seorang diri, Herman, perampok mobil itu, tak ciut nyali untuk melawan. Dengan bermodalkan sepucuk pistol dan sebilah senjata tajam, dia berani melawan empat polisi dengan melepaskan tembakan.

Dalam peristiwa itu, polisi melepas tembakan sebanyak sembilan kali. Tiga tembakan ke udara dan enam lainnya ke arah bangku pengemudi. Dua dari depan, satu dari kaca sebelah kanan, dan tiga lagi dari arah kiri.

Meski diberondong enam tembakan, Herman tidak mau menyerah begitu saja. Dalam upayanya melarikan diri, dia nekat menabrak seorang petugas hingga terluka. Namun, setelah itu dia tidak bisa kabur karena di depannya ada gerobak pedagang ketoprak. Setelah mobilnya menabrak gerobak, Herman menyerah.

Dari enam tembakan yang dilepaskan polisi, dua peluru mengenai pelipis dan tangan kanan Herman. Hingga Senin (17/1/2011) siang Herman masih dirawat di rumah sakit.

Kapolrestro Jakarta Barat Komisaris Besar Yazid Fanani mengatakan, penangkapan Herman itu berawal dari informasi tentang adanya transaksi mobil curian yang diterima polisi. Transaksi itu akan dilakukan oleh Tarsodi dan Herman dengan seorang penadah.

Tarsodi adalah pencuri mobil yang kerap menjual mobilnya kepada Herman. Adapun Herman, selain menampung mobil curian, juga bisa membuat surat kendaraan palsu. Menurut Tarsodi, Herman juga piawai mencuri mobil.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah mendapatkan informasi tersebut, petugas langsung melakukan penyelidikan. Transaksi yang akan dilakukan di jalan di kawasan Cibubur itu pun terendus. Tarsodi (38) malam itu hendak menjual mobil Toyota Avanza hitam B 1140 WU yang baru dia curi. Mobil ini milik Robert Anthony Komala, warga Jalan Waru, Palmerah, Jakarta Barat.

Ketika Tarsodi menunggu kehadiran Herman di tol, polisi membekuknya.

Begitu Herman datang, polisi berupaya meringkusnya. Namun, Herman, yang saat itu mengendarai mobil Yaris B 1453 TKI sewaan, langsung tancap gas sehingga dikejar.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.