Nuansa Imlek Mulai Hiasi Pusat Belanja

Kompas.com - 23/01/2011, 09:31 WIB
EditorTri Wahono

JAKARTA, KOMPAS.com - Menjelang Imlek yang jatuh 3 Februari 2011, beberapa mal di Jakarta mulai diramaikan dengan kios-kios penjual pernak-pernik bernuansa warna merah dan keemasan sebagai hiasan saat Tahun Baru China. Misalnya di Mal Pluit Village, sudah dibuatkan tempat khusus untuk menjual hiasan-hiasan tersebut.

Bahkan sudah dimulai acara-acara musik dan fashion show bertemakan Oriental Romance. Sementara itu, pernak-pernik Imlek yang dijual antara lain, lampion, hiasan bunga sakura, lonceng, gantungan lonceng, dan miniatur barongsai.

"Ya memang kios kami ini sudah mulai ramai dikunjungi pembeli. Kiosnya sudah dibuka dari tanggal 12 Januari. Ada yang membeli kartu ucapan Gong Xi Fa Cai, ada juga yang membeli bunga-bunga sakura tiruan. Kebanyakan mereka mengincar gantungan-gantungan khas China dan kartu ucapan serta amplop untuk angpao," kata salah seorang kasir kios hiasan imlek, Yati, Sabtu (22/01/2010).

Ia sudah sejak pagi menjaga kios yang selalu ramai didatangi pembeli. Harga-harga kartu ucapan dan gantungan imlek bervariasi. Kartu ucapan Rp 5.000, sedangkan paling mahal Rp 15.000. Amplop angpao paling murah Rp 4.000 dan paling mahal Rp 6.000. Sementara itu, harga gantungan kunci berkisar Rp 10.000 sampai Rp 100.000. Menurut Yati, dalam sehari kurang lebih 50 pembeli yang mendatangi kios mereka.


Menurut pengakuannya, sehari mereka mendapat keuntungan kurang lebih Rp 4 juta. Sedangkan pada hari Sabtu dan Minggu bisa mencapai omset Rp 10 juta. Pelanggan, lanjutnya senang dengan tawaran harga yang terjangkau di kios tersebut.

"Ya saya beli di sini lumayan murah-murah. Saya tadi beli lampion sedang harganya Rp 60.000. Saya beli empat, buat hiasan Imlek besok, biar rumah tambah meriah," kata salah seorang pembeli, Anti.

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    26 Lokasi Rawan Genangan di Jakarta Utara Saat Musim Hujan

    26 Lokasi Rawan Genangan di Jakarta Utara Saat Musim Hujan

    Megapolitan
    Kronologi Nenek Buta Huruf Ditipu Tetangganya

    Kronologi Nenek Buta Huruf Ditipu Tetangganya

    Megapolitan
    Kronologi Penangkapan Abdul Basith Usai Rapat Perencanaan Peledakan Bom Rakitan Saat Aksi Mujahid 212

    Kronologi Penangkapan Abdul Basith Usai Rapat Perencanaan Peledakan Bom Rakitan Saat Aksi Mujahid 212

    Megapolitan
    Survei Median: 24 Persen Warga Jakarta Enggan Bekasi Bergabung

    Survei Median: 24 Persen Warga Jakarta Enggan Bekasi Bergabung

    Megapolitan
    Nenek Arpah Tak Pernah Menyangka Kehilangan Tanah karena Ditipu Tetangga

    Nenek Arpah Tak Pernah Menyangka Kehilangan Tanah karena Ditipu Tetangga

    Megapolitan
    Dishub DKI Akui Belum Maksimal Tegakkan Aturan Kepemilikan Garasi bagi Pemilik Mobil

    Dishub DKI Akui Belum Maksimal Tegakkan Aturan Kepemilikan Garasi bagi Pemilik Mobil

    Megapolitan
    Ada Jembatan Instagramable Berbentuk Kerang Hijau di Tugu Selatan

    Ada Jembatan Instagramable Berbentuk Kerang Hijau di Tugu Selatan

    Megapolitan
    Mahasiswa Tewas Ditabrak Truk, Pemkot Tangsel Akan Revisi Aturan Operasional Truk

    Mahasiswa Tewas Ditabrak Truk, Pemkot Tangsel Akan Revisi Aturan Operasional Truk

    Megapolitan
    Polisi: Dosen Nonaktif IPB Abdul Basith Terlibat Peledakan Bom Molotov Saat Kerusuhan di Jakarta

    Polisi: Dosen Nonaktif IPB Abdul Basith Terlibat Peledakan Bom Molotov Saat Kerusuhan di Jakarta

    Megapolitan
    Hasil Survei, Lebih Banyak Warga DKI yang Setuju Bekasi Gabung Jakarta

    Hasil Survei, Lebih Banyak Warga DKI yang Setuju Bekasi Gabung Jakarta

    Megapolitan
    Dishub DKI: Warga Tak Perlu Ragu Naik Bus Zhongtong

    Dishub DKI: Warga Tak Perlu Ragu Naik Bus Zhongtong

    Megapolitan
    Satu Bulan Jadi Penyedia Jasa Sepeda Listrik, Wawan Untung Rp 1 Juta

    Satu Bulan Jadi Penyedia Jasa Sepeda Listrik, Wawan Untung Rp 1 Juta

    Megapolitan
    Fans K-pop Sempat Kaget Setelah Billboard Berisi Tampangnya Viral

    Fans K-pop Sempat Kaget Setelah Billboard Berisi Tampangnya Viral

    Megapolitan
    Pemagaran Pelintasan Kereta Dekat Stasiun Palmerah Tak Ada Hubungannya dengan Pelantikan Presiden

    Pemagaran Pelintasan Kereta Dekat Stasiun Palmerah Tak Ada Hubungannya dengan Pelantikan Presiden

    Megapolitan
    Mahasiswa Akan Lapor Ke Ombudsman jika Somasi Tak Digubris Pemkot Tangsel

    Mahasiswa Akan Lapor Ke Ombudsman jika Somasi Tak Digubris Pemkot Tangsel

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X