Lelang Bus Pengumpan Digelar April

Kompas.com - 07/03/2011, 04:41 WIB
Editor

jakarta, kompas - Untuk memudahkan masyarakat mencapai halte busway, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menyediakan bus pengumpan (feeder) dengan tiga rute. Ketiga rute adalah Sentra Primer Barat (Duri Kembangan-Wali Kota Jakarta Barat), Tanah Abang-Balaikota, dan Sudirman Center Business District-Senayan.

Bus pengumpan ini juga diharapkan bisa meningkatkan jumlah pengguna bus transjakarta yang telah mencapai 300.000 orang per hari ini. ”Rencananya, lelang pengadaan feeder busway akan dibuka April 2011 dan hasilnya diumumkan 45 hari kemudian,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono, Minggu (6/3).

Untuk tahap awal, ketiga rute ini baru akan dilayani oleh 15 bus. Sebanyak enam unit akan melayani rute Sentra Primer Barat, empat unit melayani Tanah Abang-Balaikota, dan lima unit melayani rute SCBD-Senayan. Sistem pengoperasian bus pengumpan menggunakan integrasi penuh dengan bentuk melingkar (looping) untuk memudahkan pengoperasian.

Pristono mengakui, jumlah bus pengumpan ini belum ideal. Seharusnya jumlah idealnya, setiap rute dilayani delapan bus atau total 24 bus. ”Ini, kan, baru tahap awal. Kami akan evaluasi dahulu operasionalnya,” kata Pristono.

Menurut dia, lelang pengadaan bus pengumpan akan dibagi menjadi tiga paket pengerjaan, yaitu paket investasi, paket operator, dan paket pemeliharaan bus. Tujuannya, pengoperasian dan pemeliharaan bus pengumpan lebih terkoordinasi serta berjalan dengan baik. ”Saya belum tahu nilai pengadaan bus karena masih dihitung. Namun yang pasti, dalam pelaksanaan awal, feeder ini tak akan mengubah trayek angkutan umum yang telah ada. Secara kelembagaan juga akan terpisah dengan BLU Transjakarta,” ujarnya.

Dia memaparkan, rute bus pengumpan Sentra Primer Barat memiliki panjang 14,38 kilometer (km). Jika kecepatan rata-rata bus ini saat jam sibuk 21,01 km per jam dengan sembilan titik pemberhentian, lama perjalanan bus mencapai 41,1 menit.

Rute bus pengumpan Tanah Abang dan SCBD masing-masing memiliki panjang 6,5 km dan 8,23 km. ”Pada jam-jam sibuk, lama perjalanan mereka rata-rata hanya 25,7 menit dan 38,9 menit. Ini cukup menghemat waktu,” kata Pristono. (ARN)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.